AVT vs AVAX: Token Mana yang Memberikan Potensi Investasi Lebih Baik di 2024?

2026-01-27 02:15:05
Altcoin
Blockchain
Wawasan Kripto
DeFi
Berinvestasi dalam Kripto
Peringkat Artikel : 3.5
half-star
182 penilaian
Bandingkan token AVT dan AVAX untuk investasi tahun 2024. Analisis harga historis, kapitalisasi pasar, tokenomics, kekuatan ekosistem, serta proyeksi harga hingga 2031. Token mana yang memberikan potensi imbal hasil lebih baik? Cek harga real-time di Gate.
AVT vs AVAX: Token Mana yang Memberikan Potensi Investasi Lebih Baik di 2024?

Pendahuluan: Perbandingan Investasi antara AVT dan AVAX

Di pasar mata uang kripto, perbandingan antara AVT dan AVAX selalu menjadi perhatian utama para investor. Keduanya tidak hanya menunjukkan perbedaan mencolok dalam peringkat kapitalisasi pasar, skenario aplikasi, dan performa harga, tetapi juga merepresentasikan posisi aset kripto yang berbeda.

Aventus (AVT): Diluncurkan pada 2017, AVT mendapatkan pengakuan pasar sebagai solusi tiket acara berbasis blockchain yang bertujuan menghilangkan penipuan dan praktik manipulatif yang tidak teregulasi melalui mekanisme yang adil, aman, dan transparan.

Avalanche (AVAX): Sejak dirilis pada 2020, AVAX dikenal sebagai platform open-source untuk aplikasi terdesentralisasi dan blockchain interoperable, menjadi salah satu mata uang kripto dengan volume perdagangan dan kapitalisasi pasar terbesar secara global.

Artikel ini akan membahas secara menyeluruh perbandingan nilai investasi antara AVT dan AVAX dari sisi tren harga historis, mekanisme suplai, adopsi institusional, ekosistem teknologi, dan prediksi masa depan, serta menjawab pertanyaan yang paling dicari investor:

"Mana aset yang lebih layak dibeli saat ini?"

I. Perbandingan Harga Historis dan Status Pasar Terkini

  • 2024-03-10: AVT menembus harga signifikan $10,25, menjadi salah satu pencapaian utama dalam sejarah perdagangannya.
  • 2021-11-21: AVAX mencatat rekor tertinggi di $144,96, didorong oleh momentum pasar yang kuat selama reli kripto secara global.
  • 2021-08-27: AVT mencapai titik terendah sepanjang masa di sekitar $0,029, mencerminkan kondisi pasar yang penuh tantangan pada periode tersebut.
  • 2020-12-31: AVAX menyentuh harga terendah historis $2,80, tak lama setelah peluncuran mainnet.
  • Analisis Perbandingan: Dalam siklus pasar terbaru, AVT menghadapi fluktuasi harga besar, dari puncaknya $10,25 hingga ke level saat ini sekitar $0,82. Sementara AVAX juga mengalami volatilitas tinggi, anjlok dari rekor tertinggi $144,96 ke sekitar $11,77, mencerminkan penurunan persentase yang lebih tajam dibanding AVT.

Status Pasar Terkini (2026-01-27)

  • Harga AVT Terkini: $0,8155
  • Harga AVAX Terkini: $11,77
  • Volume Perdagangan 24 Jam: AVT mencatat $12.446,30, sedangkan AVAX mencapai $1.029.466,09
  • Perubahan Harga 24 Jam: AVT turun 0,65%, sementara AVAX naik 1,45%
  • Kinerja 7 Hari: AVT turun 2,05%, AVAX turun lebih dalam sebesar 6,78%
  • Indeks Sentimen Pasar (Fear & Greed Index): 29 (Fear)

Lihat harga real-time:

price_image1 price_image2

II. Faktor Utama yang Mempengaruhi Nilai Investasi AVT vs AVAX

Perbandingan Mekanisme Suplai (Tokenomics)

  • AVAX: AVAX menerapkan model suplai terbatas dengan suplai maksimum yang telah ditetapkan. Suplai beredar bertambah secara bertahap melalui reward staking dan insentif validator. Protokol ini memiliki mekanisme pembakaran biaya, di mana biaya transaksi dihapus secara permanen dari peredaran, menghasilkan tekanan deflasi seiring waktu.

  • AVT: Informasi mekanisme suplai AVT tidak tersedia dalam materi yang disediakan.

  • 📌 Pola Historis: Mekanisme suplai merupakan faktor kunci dalam membentuk siklus harga. Aset dengan suplai yang transparan, terprogram, dan benar-benar langka biasanya menarik permintaan portofolio yang meningkat, khususnya saat risiko mata uang fiat semakin tinggi.

Adopsi Institusional dan Aplikasi Pasar

  • Kepemilikan Institusi: AVAX menarik minat investor institusi seiring meningkatnya kejelasan regulasi. Penerimaan crypto ETP (Exchange-Traded Products) dan kerangka regulasi yang lebih jelas di negara-negara besar menjadi katalis masuknya modal institusi ke aset seperti AVAX.

  • Adopsi Perusahaan: AVAX berperan dalam pembayaran transaksi, eksekusi smart contract, staking untuk keamanan jaringan, partisipasi governance, dan pengoperasian subnet. Biaya transaksi yang rendah membuatnya ideal untuk interaksi frekuensi tinggi dan micropayment. Penggunaan AVAX luas di DeFi, liquidity mining, dan perdagangan NFT, mendukung perkembangan ekosistem yang beragam.

  • Kebijakan Nasional: Dukungan regulasi terus meningkat di ekonomi utama. Pada 2025, Amerika Serikat mencatat kemajuan seperti pengesahan GENIUS Act untuk stablecoin, pencabutan buletin akuntansi restriktif, dan penerapan standar listing universal untuk crypto ETP. Pada 2026, legislasi struktur pasar bipartisan diperkirakan memperjelas lanskap regulasi dan memperkuat posisi keuangan berbasis blockchain di pasar modal, mendorong investasi institusi berkelanjutan.

Pengembangan Teknologi dan Ekosistem

  • Pembaruan Teknologi AVAX: Avalanche mengusung arsitektur tiga chain yang membagi tugas ke chain khusus demi efisiensi dan stabilitas. Peningkatan protokol seperti Hyper SDK dan fungsi lintas chain memperkuat kepercayaan ekosistem. Jaringan berperforma tinggi, latensi rendah, dan arsitektur fleksibel mendorong ekspansi pesat di sektor DeFi, RWA, gaming, dan NFT.

  • Pengembangan Teknologi AVT: Informasi teknis AVT tidak tersedia pada materi yang disediakan.

  • Perbandingan Ekosistem: AVAX unggul dalam pengembangan ekosistem di berbagai sektor. Platform ini mendukung aplikasi DeFi dengan volume pinjaman tinggi di protokol seperti Aave, Morpho, dan Maple Finance. Di ranah tokenisasi aset, Avalanche menjadi blockchain terdepan bersama Ethereum, BNB Chain, dan Solana. Skalabilitas melalui subnet dan arsitektur tiga chain memungkinkan solusi blockchain khusus untuk DeFi, gaming, hingga proyek perusahaan.

Lingkungan Makroekonomi dan Siklus Pasar

  • Kinerja di Tengah Inflasi: Aset digital dengan suplai transparan, dapat diprediksi, dan benar-benar langka semakin menarik di tengah risiko mata uang fiat akibat utang sektor publik yang tinggi. Ketidakseimbangan makro yang memicu risiko fiat dapat meningkatkan permintaan portofolio pada aset penyimpan nilai alternatif.

  • Kebijakan Moneter Makroekonomi: Pasar kripto, termasuk AVAX, sangat dipengaruhi sentimen pasar dan kondisi makroekonomi. Lingkungan kebijakan moneter longgar seperti penurunan suku bunga biasanya mendorong minat risiko terhadap aset digital. Harga AVAX cenderung mengikuti pergerakan kripto utama seperti BTC dan ETH, dengan perubahan siklus bull dan bear yang menyebabkan efek resonansi di pasar.

  • Faktor Geopolitik: Regulasi yang semakin jelas di negara maju mendorong integrasi blockchain publik dan keuangan tradisional. Hal ini memfasilitasi perdagangan sekuritas digital yang teregulasi dan memungkinkan penerbitan on-chain oleh startup maupun korporasi. Layanan pembayaran lintas negara, aplikasi kolateral derivatif, serta integrasi neraca perusahaan dapat menjadi sumber permintaan baru. Perluasan adopsi stablecoin dan pertumbuhan pasar juga akan mendorong dinamika permintaan di ekosistem kripto.

III. Prediksi Harga 2026-2031: AVT vs AVAX

Prediksi Jangka Pendek (2026)

  • AVT: Konservatif $0,56-$0,81 | Optimis $0,81-$0,84
  • AVAX: Konservatif $6,73-$11,81 | Optimis $11,81-$13,23

Prediksi Jangka Menengah (2028-2029)

  • AVT berpotensi memasuki fase konsolidasi, dengan proyeksi harga $0,55-$1,19 pada 2028 dan $0,88-$1,15 pada 2029
  • AVAX berpotensi memasuki fase ekspansi, dengan rentang harga $9,28-$19,79 pada 2028 dan $11,20-$17,55 pada 2029
  • Faktor utama: arus modal institusi, perkembangan ETF, ekspansi ekosistem

Prediksi Jangka Panjang (2030-2031)

  • AVT: Skenario dasar $0,83-$1,50 (2030), $1,17-$1,83 (2031) | Skenario optimis potensi kenaikan mengikuti batas atas
  • AVAX: Skenario dasar $15,59-$24,50 (2030), $13,53-$22,27 (2031) | Skenario optimis potensi kenaikan mengikuti batas atas

Lihat prediksi harga lengkap AVT dan AVAX

Disclaimer

AVT:

Tahun Prediksi Harga Tertinggi Prediksi Harga Rata-rata Prediksi Harga Terendah Perubahan Harga
2026 0,838214 0,8138 0,561522 0
2027 1,08206917 0,826007 0,76818651 1
2028 1,19254760625 0,954038085 0,5533420893 16
2029 1,14842334481875 1,073292845625 0,8801001334125 31
2030 1,499658428549531 1,110858095221875 0,833143571416406 36
2031 1,827361566639984 1,305258261885703 1,174732435697132 60

AVAX:

Tahun Prediksi Harga Tertinggi Prediksi Harga Rata-rata Prediksi Harga Terendah Perubahan Harga
2026 13,2272 11,81 6,7317 0
2027 14,771948 12,5186 9,138578 6
2028 19,7856473 13,645274 9,27878632 15
2029 17,5512336825 16,71546065 11,1993586355 42
2030 24,5006864477375 17,13334716625 15,5913459212875 45
2031 22,274207983483312 20,81701680699375 13,531060924545937 76

IV. Perbandingan Strategi Investasi: AVT vs AVAX

Strategi Investasi Jangka Panjang vs Jangka Pendek

  • AVT: Cocok untuk investor dengan toleransi risiko tinggi yang ingin mengeksplorasi solusi tiket berbasis blockchain dan siap menghadapi volatilitas besar. Informasi mengenai adopsi institusi dan perkembangan teknis yang terbatas membuat AVT lebih bersifat spekulatif dibanding partisipasi ekosistem yang mapan.

  • AVAX: Direkomendasikan untuk investor yang mencari eksposur pada infrastruktur blockchain Layer 1 yang telah terbukti, ekosistem aktif di DeFi, tokenisasi aset, dan aplikasi perusahaan. Pengakuan institusi, perkembangan regulasi, serta arsitektur teknis mendukung strategi penahanan jangka menengah hingga panjang, terutama bagi yang fokus pada potensi ekspansi ekosistem.

Manajemen Risiko dan Alokasi Aset

  • Investor Konservatif: AVT 5-10% vs AVAX 15-25% (dalam alokasi kripto keseluruhan)
  • Investor Agresif: AVT 10-20% vs AVAX 25-40% (dalam alokasi kripto keseluruhan)
  • Alat Lindung Nilai: Cadangan stablecoin untuk manajemen volatilitas, derivatif termasuk opsi untuk proteksi downside, serta portofolio lintas aset yang mengombinasikan platform blockchain mapan dan baru

V. Perbandingan Risiko Potensial

Risiko Pasar

  • AVT: Mengalami keterbatasan likuiditas dengan volume perdagangan 24 jam $12.446,30, menimbulkan risiko slippage tinggi saat penyesuaian posisi. AVT juga sangat volatil dengan dukungan institusional terbatas, sehingga stabilitas harga rentan saat pasar mengalami tekanan besar.

  • AVAX: Dengan volume perdagangan 24 jam di atas $1 juta, AVAX memiliki likuiditas tinggi namun tetap berkorelasi dengan siklus pasar aset kripto utama seperti BTC dan ETH. Pergerakan harga sensitif terhadap sentimen pasar, kondisi makroekonomi, dan fluktuasi selera risiko.

Risiko Teknis

  • AVT: Informasi infrastruktur teknis, skalabilitas jaringan, dan arsitektur keamanan tidak tersedia dalam materi yang disediakan, sehingga penilaian risiko teknis secara menyeluruh menjadi terbatas.

  • AVAX: Stabilitas jaringan bergantung pada pemerataan distribusi validator untuk menghindari risiko konsentrasi dan menjaga performa arsitektur tiga chain saat beban transaksi meningkat. Model keamanan bergantung pada partisipasi validator dan konfigurasi subnet yang tepat. Pembaruan teknis seperti Hyper SDK membutuhkan eksekusi cermat untuk menjaga integritas jaringan.

Risiko Regulasi

  • Perkembangan regulasi berdampak berbeda pada kedua aset, sesuai dengan posisi pasar dan kasus penggunaannya. AVAX menghadapi tuntutan kepatuhan yang terus berkembang seiring meningkatnya adopsi institusi dan munculnya produk keuangan teregulasi. Legislasi struktur pasar yang diproyeksikan pada 2026 akan memperjelas kerangka operasional, namun juga dapat memperkenalkan kewajiban baru. AVT dengan kehadiran institusional terbatas, kemungkinan akan menghadapi pola pengawasan regulasi berbeda seiring berkembangnya aplikasi tiket blockchain. Keduanya tetap tunduk pada peraturan yurisdiksi dan potensi perubahan kebijakan terkait klasifikasi dan perdagangan aset kripto.

VI. Kesimpulan: Mana yang Lebih Baik untuk Dibeli?

📌 Ringkasan Nilai Investasi:

  • Kelebihan AVT: Pergerakan harga historis menunjukkan potensi kenaikan persentase signifikan di saat pasar mendukung, namun volatilitas downside juga tinggi. AVT menarik bagi investor yang ingin eksposur sektor tiket acara berbasis blockchain.

  • Kelebihan AVAX: Ekosistem mapan di berbagai sektor seperti DeFi, tokenisasi aset, dan aplikasi perusahaan. Mendapat dukungan institusi, perkembangan regulasi, serta infrastruktur teknis yang kuat untuk berbagai use case. Likuiditas tinggi memudahkan pengelolaan posisi dan menunjukkan partisipasi pasar yang konsisten.

✅ Rekomendasi Investasi:

  • Investor Baru: Prioritaskan AVAX karena posisi pasarnya yang mapan, likuiditas tinggi, dan perkembangan ekosistem yang jelas. Mulailah dengan alokasi konservatif sembari memperdalam pemahaman tentang infrastruktur blockchain dan dinamika pasar.

  • Investor Berpengalaman: Dapat mengombinasikan keduanya dalam portofolio sesuai toleransi risiko dan tujuan investasi. AVAX sebagai eksposur infrastruktur inti, AVT sebagai alokasi oportunistik bagi yang siap menghadapi volatilitas tinggi untuk peluang partisipasi sektor baru.

  • Investor Institusional: AVAX lebih cocok dengan kerangka investasi institusi: likuiditas besar, regulasi yang progresif, infrastruktur teknis mapan, dan integrasi dengan keuangan tradisional. Arsitektur subnet dan aplikasi enterprise mendukung beragam kebutuhan institusi.

⚠️ Peringatan Risiko: Pasar mata uang kripto sangat volatil. Analisis ini bukan merupakan saran investasi. Lakukan riset mandiri, sesuaikan dengan profil risiko pribadi, dan konsultasikan dengan penasihat keuangan profesional sebelum mengambil keputusan investasi.

VII. FAQ

Q1: Apa perbedaan utama antara AVT dan AVAX dalam hal posisi pasar?

AVT adalah solusi tiket acara berbasis blockchain yang diluncurkan pada 2017 untuk menghilangkan penipuan melalui mekanisme transparan, sedangkan AVAX merupakan platform blockchain Layer 1 mapan yang dirilis pada 2020 untuk mendukung aplikasi terdesentralisasi, DeFi, dan blockchain interoperable. AVAX memiliki volume perdagangan jauh lebih besar ($1.029.466,09 vs $12.446,30 dalam 24 jam) dan adopsi institusi yang luas, sehingga menjadi infrastruktur aplikasi blockchain beragam, tidak hanya solusi sektoral seperti AVT.

Q2: Aset mana yang menawarkan likuiditas lebih baik untuk kebutuhan perdagangan?

AVAX menunjukkan likuiditas superior dengan volume perdagangan 24 jam melebihi $1 juta, dibanding AVT yang hanya $12.446,30. Selisih likuiditas ini berpengaruh langsung terhadap kualitas eksekusi trading, di mana AVAX memungkinkan pengelolaan posisi besar dengan risiko slippage lebih rendah. Ketimpangan volume yang besar menjadikan AVAX lebih sesuai untuk investor yang membutuhkan fleksibilitas keluar-masuk pasar, sedangkan AVT menghadirkan tantangan likuiditas yang berpotensi meningkatkan biaya transaksi saat volatilitas tinggi.

Q3: Bagaimana perbedaan mekanisme suplai antara AVT dan AVAX?

AVAX mengadopsi model suplai terbatas dengan mekanisme pembakaran biaya, di mana biaya transaksi dihapus permanen dari sirkulasi sehingga menciptakan tekanan deflasi. Suplai beredar bertambah melalui reward staking dan insentif validator dalam batas suplai maksimum. Informasi mekanisme suplai AVT tidak tersedia pada materi yang diberikan, sehingga analisis tokenomics secara komparatif menjadi kurang mendalam.

Q4: Berapa proyeksi rentang harga keduanya hingga 2031?

Pada 2026, AVT diproyeksikan pada kisaran konservatif $0,56-$0,81 dan optimis $0,81-$0,84, sementara AVAX berada pada kisaran konservatif $6,73-$11,81 dan optimis $11,81-$13,23. Menjelang 2031, AVT diproyeksikan di skenario dasar $1,17-$1,83, sedangkan AVAX pada $13,53-$22,27. Proyeksi ini menggarisbawahi posisi pasar AVAX yang mapan dan potensi ekspansi ekosistem dibanding AVT yang lebih volatile dan bersifat emerging sector.

Q5: Mana yang lebih sesuai untuk investor institusi?

AVAX menonjol dengan karakteristik investasi institusi: likuiditas tinggi, perkembangan regulasi, infrastruktur teknis mapan, dan integrasi keuangan tradisional. Arsitektur subnet mendukung aplikasi enterprise, sedangkan penerimaan crypto ETP dan kerangka regulasi jelas memudahkan masuknya modal institusi. AVT, dengan minimnya informasi adopsi institusi dan teknis, lebih cocok untuk posisi spekulatif daripada investasi institusional jangka panjang.

Q6: Apa keunggulan teknis utama AVAX dibanding AVT?

AVAX memiliki arsitektur tiga chain yang membagi tugas spesifik untuk efisiensi dan stabilitas. Upgrade protokol seperti Hyper SDK dan integrasi cross-chain memperkuat kapabilitas ekosistem. Performa tinggi dan latensi rendah mendukung ekspansi cepat ke DeFi, tokenisasi RWA, gaming, dan NFT. Sementara itu, tidak ada informasi teknis AVT terkait infrastruktur, skalabilitas, atau keamanan dalam materi yang disediakan.

Q7: Bagaimana pengaruh kondisi makroekonomi pada kedua aset secara berbeda?

AVAX berkorelasi dengan siklus pasar kripto dan aset utama seperti BTC dan ETH, dengan harga yang dipengaruhi sentimen pasar, kondisi makroekonomi, dan selera risiko. AVAX diuntungkan oleh kebijakan moneter longgar seperti penurunan suku bunga. Respons AVT terhadap kondisi makroekonomi kurang terukur karena volume rendah dan keterbatasan institusi. Keduanya bisa diuntungkan oleh permintaan aset lindung nilai saat risiko fiat meningkat, namun AVAX dengan infrastruktur mapan lebih siap menangkap arus modal institusi.

Q8: Strategi alokasi apa yang direkomendasikan antara AVT dan AVAX?

Investor konservatif dapat mengalokasikan AVT 5-10% dan AVAX 15-25% dalam portofolio kripto, sedangkan investor agresif AVT 10-20% dan AVAX 25-40%. Investor baru dianjurkan memprioritaskan AVAX karena posisi pasar, likuiditas, dan ekosistemnya yang jelas. Investor berpengalaman dapat membangun portofolio dengan kedua aset sesuai toleransi risiko, dengan AVAX sebagai eksposur utama dan AVT sebagai posisi oportunistik bagi yang siap menerima volatilitas tinggi demi peluang di sektor baru.

* Informasi ini tidak bermaksud untuk menjadi dan bukan merupakan nasihat keuangan atau rekomendasi lain apa pun yang ditawarkan atau didukung oleh Gate.
Artikel Terkait
Bitcoin Indeks Ketakutan dan Keserakahan: Analisis Sentimen Pasar untuk 2025

Bitcoin Indeks Ketakutan dan Keserakahan: Analisis Sentimen Pasar untuk 2025

Saat Indeks Ketakutan dan Keserakahan Bitcoin anjlok di bawah 10 pada April 2025, sentimen pasar cryptocurrency mencapai titik terendah yang belum pernah terjadi sebelumnya. Ketakutan ekstrim ini, dipadukan dengan kisaran harga Bitcoin 80.000−85.000, menyoroti interaksi kompleks antara psikologi investor crypto dan dinamika pasar. Analisis pasar Web3 kami menjelajahi implikasi prediksi harga Bitcoin dan strategi investasi blockchain di lanskap yang volatile ini.
2025-08-14 05:20:00
Hedera Hashgraph (HBAR): Pendiri, Teknologi, dan Prospek Harga hingga 2030

Hedera Hashgraph (HBAR): Pendiri, Teknologi, dan Prospek Harga hingga 2030

Hedera Hashgraph (HBAR) adalah platform buku besar terdistribusi generasi berikutnya yang dikenal karena konsensus Hashgraphnya yang unik dan tata kelola tingkat perusahaan. Didukung oleh perusahaan global terkemuka, tujuannya adalah untuk mempercepat, mengamankan, dan efisien energi aplikasi terdesentralisasi.
2025-08-14 05:17:24
Prediksi Harga Cardano (ADA) 2025 & 2030 – Apakah ADA Akan Menguat?

Prediksi Harga Cardano (ADA) 2025 & 2030 – Apakah ADA Akan Menguat?

Ramalan harga Cardano (ADA) yang mendalam ini mengeksplorasi prediksi jangka pendek untuk 2025–2026 dan skenario jangka panjang hingga 2030, mencakup analisis teknis, wawasan ahli, dan faktor-faktor kunci seperti adopsi, persaingan, dan tonggak jalan untuk menilai potensi pertumbuhan ADA.
2025-08-14 05:17:19
Koin SUI 2025: harga, panduan pembelian, dan hadiah Staking

Koin SUI 2025: harga, panduan pembelian, dan hadiah Staking

Pada tahun 2025, koin SUI telah menjadi kekuatan besar di ruang kripto, dengan harganya melonjak menjadi $3.34. Panduan ini menjelajahi teknologi blockchain SUI, hadiah staking, dan perbandingan dengan mata uang kripto lainnya. Temukan mengapa investor berbondong-bondong membeli koin SUI dan pelajari cara memaksimalkan keuntungan dengan memanfaatkan potensinya.
2025-08-14 05:08:09
Jasmy Coin: Sebuah Kisah Kripto Jepang tentang Ambisi, Hype, dan Harapan

Jasmy Coin: Sebuah Kisah Kripto Jepang tentang Ambisi, Hype, dan Harapan

Jasmy Coin, yang pernah dielu-elukan sebagai “Bitcoin Jepang,” sedang melakukan comeback yang tenang setelah jatuh dari puncak popularitas secara dramatis. Deep dive ini membongkar asal-usulnya yang berasal dari Sony, fluktuasi pasar yang liar, dan apakah tahun 2025 bisa menandai kebangkitan sejatinya.
2025-08-14 05:10:33
Cardano (ADA): Sejarah, Tinjauan Teknis, dan Prospek Harga

Cardano (ADA): Sejarah, Tinjauan Teknis, dan Prospek Harga

Cardano (ADA) adalah platform blockchain yang didorong oleh penelitian yang didirikan oleh pendiri Ethereum, Charles Hoskinson. Dikenal dengan protokol proof-of-stake yang efisien energi dan ketat secara akademis, Cardano bertujuan untuk menyediakan aplikasi terdesentralisasi yang dapat diskalakan dan aman di seluruh dunia.
2025-08-14 05:20:03
Direkomendasikan untuk Anda
Rekap Kripto Mingguan Gate Ventures (23 Maret 2026)

Rekap Kripto Mingguan Gate Ventures (23 Maret 2026)

FOMC mempertahankan suku bunga kebijakan di kisaran 3,50%–3,75%, dengan satu suara berbeda yang mendukung pemotongan suku bunga, menandakan adanya perbedaan pandangan internal sejak dini. Jerome Powell menekankan tingginya ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah, serta menyampaikan bahwa The Fed akan terus bergantung pada data dan terbuka terhadap penyesuaian kebijakan.
2026-03-23 11:04:21
Rekap Kripto Mingguan Gate Ventures (16 Maret 2026)

Rekap Kripto Mingguan Gate Ventures (16 Maret 2026)

Inflasi AS tetap stabil, dengan CPI Februari tumbuh 2,4% dibandingkan tahun sebelumnya. Ekspektasi pasar atas pemangkasan suku bunga Federal Reserve mulai memudar karena risiko inflasi yang dipicu oleh kenaikan harga minyak terus meningkat.
2026-03-16 13:34:19
Rekap Kripto Mingguan Gate Ventures (9 Maret 2026)

Rekap Kripto Mingguan Gate Ventures (9 Maret 2026)

Penggajian non-pertanian AS pada Februari mengalami penurunan signifikan, di mana sebagian pelemahan ini dikaitkan dengan distorsi statistik dan faktor eksternal bersifat sementara.
2026-03-09 16:14:07
Rekap Kripto Mingguan Gate Ventures (2 Maret 2026)

Rekap Kripto Mingguan Gate Ventures (2 Maret 2026)

Ketegangan geopolitik yang meningkat antara Iran dan negara-negara lain menimbulkan risiko material terhadap perdagangan global, dengan potensi dampak berupa gangguan rantai pasok, lonjakan harga komoditas, serta perubahan alokasi modal di tingkat global.
2026-03-02 23:20:41
Rekap Kripto Mingguan Gate Ventures (23 Februari 2026)

Rekap Kripto Mingguan Gate Ventures (23 Februari 2026)

Mahkamah Agung Amerika Serikat menetapkan bahwa tarif yang diberlakukan pada masa pemerintahan Trump tidak sah, sehingga pengembalian dana dapat terjadi dan berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi nominal dalam waktu singkat.
2026-02-24 06:42:31
Rekap Kripto Mingguan Gate Ventures (9 Februari 2026)

Rekap Kripto Mingguan Gate Ventures (9 Februari 2026)

Inisiatif pengurangan neraca yang dikaitkan dengan Kevin Warsh tampaknya tidak akan diterapkan dalam waktu dekat, meskipun kemungkinan jalur pelaksanaan tetap terbuka untuk jangka menengah hingga jangka panjang.
2026-02-09 20:15:46