
Strategy merupakan perusahaan holding publik yang berfokus pada investasi Bitcoin, dipimpin oleh Michael Saylor, sosok miliarder sekaligus advokat Bitcoin terkemuka. Berdasarkan dokumen pengajuan regulasi terbaru, antara 10–16 November, perusahaan ini kembali melakukan pembelian besar Bitcoin, sehingga memperbesar kepemilikan BTC yang sudah sangat signifikan.
Selama periode tersebut, Strategy membeli 8.178 BTC dengan total nilai $835,6 juta, dengan harga rata-rata $102.171 per Bitcoin (termasuk biaya dan pengeluaran). Aksi pembelian berskala besar ini meningkatkan total kepemilikan Bitcoin perusahaan menjadi 649.870 BTC per 16 November, dengan total biaya akumulasi $48,37 miliar dan harga beli rata-rata historis $74.433 per Bitcoin.
Pembelian kali ini merupakan salah satu aksi akumulasi mingguan terbesar Strategy sepanjang 2025. Meskipun Bitcoin telah menembus $100.000, perusahaan tetap konsisten dalam strategi akumulasinya. Investasi $835,6 juta ini menegaskan keyakinan jangka panjang perusahaan: Bitcoin dinilai sebagai aset cadangan jangka panjang yang lebih unggul dibandingkan uang tunai maupun produk keuangan tradisional.
Michael Saylor berulang kali menegaskan bahwa Strategy akan terus melakukan pembelian Bitcoin secara oportunistik, yang didanai dari arus kas lebih, penerbitan utang, serta pendanaan ekuitas. Pengajuan regulasi pekan ini kembali menegaskan pola tersebut: dana akuisisi Bitcoin berasal dari hasil penjualan saham preferen dan saham biasa melalui program at-the-market (ATM) perusahaan. Metode pendanaan yang fleksibel ini memungkinkan alokasi Bitcoin secara besar tanpa menambah leverage utang secara signifikan.
Strategy mengadopsi strategi pendanaan ekuitas yang terdiversifikasi untuk mendukung rencana akumulasi Bitcoinnya. Pada periode 10–16 November, perusahaan berhasil menghimpun dana besar dengan menerbitkan beberapa kelas saham preferen dan saham biasa.
Secara rinci, berikut penerbitan saham yang dilakukan perusahaan pada pekan itu:
Lewat penerbitan saham preferen ini, Strategy memperoleh hasil bersih $136,1 juta selama periode tersebut. Perlu dicatat, meskipun dokumen pengajuan menunjukkan dana tambahan dihimpun melalui penjualan saham biasa lewat program ATM, tidak terdapat penerbitan saham biasa baru pada siklus ini.
Dengan mengandalkan pendanaan ekuitas daripada utang, Strategy dapat menjaga neraca keuangan yang sehat sekaligus konsisten mengakumulasi Bitcoin dalam skala besar. Pendekatan ini mencerminkan fokus strategis manajemen pada penciptaan nilai jangka panjang: penerbitan ekuitas kepada investor pendukung strategi cadangan Bitcoin tidak hanya menggalang dana akuisisi, tetapi juga meminimalkan risiko keuangan akibat leverage berlebihan.
Setelah pembelian terbaru, Strategy memegang 649.870 BTC, menjadikannya salah satu perusahaan pemegang cadangan Bitcoin terbesar di dunia. Dengan total biaya akuisisi $48,37 miliar, harga beli rata-rata jangka panjang perusahaan tetap jauh di bawah harga pasar saat ini, menandakan efektivitas strategi akumulasi konsisten di berbagai siklus pasar.
Harga beli rata-rata untuk periode ini adalah $102.171 per Bitcoin, mendekati puncak siklus terbaru, namun perusahaan tetap menunjukkan keyakinan kuat terhadap aset ini. Dengan terus melakukan pembelian terstruktur meski terjadi volatilitas harga jangka pendek, Strategy berperan sebagai penyeimbang harga utama di pasar Bitcoin.
Dari sudut pandang pasar, aksi beli berkesinambungan Strategy memberikan dukungan berjangka panjang bagi harga Bitcoin. Sebagai perusahaan publik, transparansi catatan dan strategi cadangan yang jelas menjadi acuan bagi perusahaan lain, serta memperkuat konsep "Bitcoin sebagai aset cadangan perusahaan" di ranah keuangan konvensional.
Dengan kapasitas puluhan miliar dolar yang masih tersedia pada berbagai program ekuitas, pengungkapan regulasi terakhir mengonfirmasi bahwa rencana akumulasi Bitcoin Strategy masih jauh dari selesai. Investor dan analis akan terus mencermati pengajuan berikutnya untuk memantau laju akumulasi hingga akhir tahun dan potensi perubahan strategi. Seiring semakin banyak institusi yang mengakui nilai Bitcoin sebagai aset cadangan, kepemimpinan Strategy serta akumulasi berkelanjutan akan terus memengaruhi pasar mata uang kripto secara lebih luas.
Michael Saylor memandang Bitcoin sebagai "emas digital" dan instrumen lindung nilai terhadap inflasi. Status Strategy sebagai saham Bitcoin terkemuka memungkinkan investor memperoleh akses tidak langsung ke aset Bitcoin, namun di saat yang sama membuat harga saham perusahaan sangat bergantung pada harga Bitcoin, sehingga risiko menjadi lebih terpusat.
Akumulasi Bitcoin dapat menjadi perlindungan terhadap inflasi dan mendorong pertumbuhan aset, namun juga membawa risiko volatilitas harga dan keamanan. Strategi ini paling tepat diterapkan perusahaan dengan visi jangka panjang dan toleransi risiko yang tinggi.
Harga rata-rata $102.000 menunjukkan pasar sedang berada dalam rentang kritis, di mana keuntungan dan kerugian investor relatif seimbang. Kondisi ini menandakan fase volatilitas rendah dan mengindikasikan optimisme institusi terhadap nilai jangka panjang Bitcoin tetap terjaga.
Ya—tren ini akan semakin menguat. Akumulasi besar-besaran oleh Strategy menjadi acuan, mendorong institusi lain untuk mengikuti, memperbesar investasi institusi di Bitcoin, dan mempercepat alokasi dana ke pasar kripto.
Michael Saylor memperlakukan Bitcoin sebagai penyimpan nilai utama terhadap inflasi, secara aktif memindahkan dana perusahaan dari aset yang terdepresiasi ke aset yang berapresiasi melalui arus kas, obligasi, dan penerbitan ekuitas. Pendekatan ini sangat berbeda dengan praktik alokasi aset terdiversifikasi yang umum di kas perusahaan tradisional.











