
Setelah titik terendah pada November 2025, harga Bitcoin mengalami rebound yang kuat, naik dari sekitar $80,500 menjadi sekitar $97,900, peningkatan sekitar 21%. Tingkat rebound ini telah memicu diskusi di antara investor tentang pasar yang berpotensi beralih ke Bear Market.
Namun, dari perspektif analisis teknis, harga belum secara efektif merebut kembali rata-rata bergerak jangka panjang yang kunci, dan masih ada faktor-faktor ambigu di pasar.
"Bear Market Rebound" adalah fenomena umum selama fase pasar bear: setelah penurunan harga yang signifikan, ada tren naik jangka pendek, tetapi rebound ini sering kali tidak cukup untuk membalikkan tren. Sebaliknya, konfirmasi pasar bull memerlukan harga untuk menembus dan stabil di tingkat teknis kunci, seperti rata-rata bergerak jangka panjang yang penting atau garis tren.
Ciri jelas dari pompa Bitcoin ini adalah bahwa ia gagal untuk berdiri di atas dan mempertahankan garis tren jangka panjang, yang sangat mirip dengan rebound di Bear Market 2022.
Rata-rata bergerak 365 hari adalah salah satu indikator teknis kunci untuk mengukur tren jangka panjang. Jika harga tetap di atas rata-rata ini untuk waktu yang lama, biasanya menunjukkan bahwa tren bullish telah terbentuk; sebaliknya, itu masih condong ke arah bear market.
Saat ini, Bitcoin telah berjuang untuk menembus level teknis ini, menunjukkan bahwa pasar belum sepenuhnya melepaskan tekanan turun jangka panjang.
Data on-chain menunjukkan bahwa sejak rebound, aliran Bitcoin ke bursa telah meningkat, menunjukkan bahwa beberapa investor mungkin memilih untuk menjual aset mereka pada harga tinggi, menunggu untuk mengunci keuntungan. Perilaku seperti itu dapat membawa risiko penurunan tambahan.
Selain itu, selama fase Bear Market, selera risiko pasar biasanya rendah, dan kepercayaan investor terhadap kenaikan harga yang berkelanjutan tidak kuat, yang juga dapat membatasi kekuatan Rebound selanjutnya.
Jika Bitcoin dapat secara efektif menembus level resistance jangka panjang sekitar $101.000 dan mempertahankan di atasnya, diharapkan akan memasuki tren pompa baru, yang berpotensi menarik lebih banyak dana untuk masuk kembali ke pasar.
Namun, sebelum menembus level teknis kunci ini, pasar mungkin masih kembali ke atau mendekati level terendah terbaru, terutama di tengah meningkatnya aliran modal masuk ke bursa dan meningkatnya tekanan penjualan.











