
BitMine Immersion Technologies menegaskan kepercayaan pada Ethereum selama pelemahan pasar kripto baru-baru ini, dengan mengakuisisi hampir 70 juta dolar AS ETH hanya dalam tiga hari. Strategi investasi agresif ini langsung menyedot perhatian pasar secara luas.
Data blockchain menunjukkan bahwa pada hari Senin, BitMine membeli 7.080 ETH senilai sekitar 19,8 juta dolar AS. Pada akhir pekan sebelumnya, perusahaan melakukan pembelian lebih besar lagi, yakni 16.693 ETH senilai sekitar 50,1 juta dolar AS. Total transaksi ini mendekati 70 juta dolar AS, menyoroti keyakinan kuat BitMine atas nilai jangka panjang Ethereum.
Pembelian besar berkelanjutan ini sejalan dengan strategi akumulasi agresif BitMine. Dengan pendekatan ini, BitMine kini menguasai salah satu cadangan Ethereum institusional terbesar di pasar. Secara khusus, BitMine mempercepat akuisisi di saat volatilitas harga, menambah investasi meski pasar tengah menurun.
BitMine memposisikan diri sebagai perusahaan aset digital terbesar dunia yang berfokus pada Ethereum, diakui secara luas oleh pelacak industri. Berdasarkan laporan terbaru, BitMine kini memegang sekitar 3,7 juta ETH dengan biaya rata-rata 3.008 dolar AS per token. Pada harga saat ini, portofolio Ethereum mereka masih berada dalam posisi rugi di pembukuan.
Kendati demikian, manajemen tetap yakin. BitMine melaporkan telah mencapai sekitar 62% dari target strategis jangka panjangnya, dengan tujuan menguasai 5% dari total suplai Ethereum. Target ambisius ini mempertegas prospek optimis perusahaan terhadap masa depan ekosistem Ethereum.
Executive Chairman Tom Lee baru-baru ini menyatakan bahwa Ethereum mungkin memasuki fase awal siklus pertumbuhan eksplosif, serupa dengan yang dialami Bitcoin. Sejak 2017, harga Bitcoin sudah naik lebih dari 100 kali, dan Lee menilai Ethereum bisa mengikuti pola serupa.
Lee menyebut, kondisi pasar Ethereum saat ini serupa dengan Bitcoin delapan tahun lalu, ketika pasar sangat volatil namun kemudian mengalami salah satu siklus bullish terkuat dalam sejarah kripto. Ia mengingatkan, timnya pertama kali merekomendasikan Bitcoin ke klien Fundstrat pada 2017, saat BTC masih di kisaran 1.000 dolar AS.
Sejak saat itu, Bitcoin beberapa kali turun hingga 75%, tetapi nilainya kini sudah naik lebih dari 100 kali sejak rekomendasi tersebut. Lee menegaskan, “Kami percaya ETH memasuki supercycle serupa.” Ia melihat pelemahan harga Ethereum belakangan ini sebagai skeptisisme pasar, bukan karena fundamental melemah. “Untuk meraih potensi supercycle 100x, investor harus tetap teguh di saat-saat krusial.”
Beberapa tahun terakhir, performa ETH memang di bawah Bitcoin, meski pasar kripto secara umum mencetak rekor baru. Ethereum menorehkan rekor tertinggi di 4.946 dolar AS beberapa bulan lalu, sementara Bitcoin menembus 126.000 dolar AS setelahnya. Selisih performa ini membuka peluang reli lanjutan pada Ethereum di masa depan.
Di tengah upaya membangun cadangan Ethereum terbesar dunia, BitMine juga melakukan perubahan penting pada jajaran eksekutif. Perusahaan baru saja menunjuk Chi Tsang sebagai CEO, menggantikan Jonathan Bates, efektif segera.
Dalam pernyataan usai penunjukan, Chi Tsang menegaskan, “Dengan kepemilikan Ethereum yang besar dan reputasi yang sudah terbentuk di Wall Street maupun ekosistem Ethereum, BitMine berada di posisi strategis untuk menjadi institusi keuangan terkemuka.” Ucapan ini menunjukkan visi jelas dan kepercayaan penuh CEO baru terhadap arah perusahaan ke depan.
Bersamaan dengan perubahan pimpinan, BitMine juga menunjuk tiga anggota dewan independen baru untuk memperkuat tata kelola perusahaan. Langkah-langkah ini dipandang pasar sebagai fondasi penting dalam menyiapkan pertumbuhan selanjutnya.
Perlu dicatat, aksi beli agresif BitMine bukan satu-satunya di pasar saat ini. Laporan menyebut investor paus Ethereum juga menambah posisi signifikan saat ETH bergerak di kisaran 3.000 dolar AS. Analis menilai tren seperti ini kerap menandai pembalikan besar di pasar.
Data CryptoQuant mencatat sejak April, alamat dompet dengan 10.000 hingga 100.000 ETH telah mengumpulkan total 7,6 juta ETH, naik 52%. Sementara itu, pemegang kecil justru mengurangi posisinya. Pola “pemegang besar akumulasi, pemegang kecil keluar” ini sering dianggap sebagai tanda dasar pasar, mendukung visi strategis investor institusi seperti BitMine.
BitMine Immersion Technologies adalah perusahaan publik asal Amerika Serikat (BMNR) yang berkantor pusat di Las Vegas dan memiliki kapabilitas kuat di sektor mata uang kripto. Dengan investasi 70 juta dolar AS untuk memperbesar kepemilikan Ethereum, BitMine menunjukkan komitmen kuat pada aset digital dan kekuatan modal besar, sehingga menjadi pemegang aset digital institusional terkemuka.
BitMine percaya pada potensi pertumbuhan jangka panjang Ethereum. Perusahaan menambah kepemilikan saat koreksi untuk mencapai alokasi portofolio 60% di Ethereum dan memanfaatkan peluang supercycle.
Ethereum memiliki ekosistem smart contract paling matang dan banyak kasus penggunaan. Fitur “cash flow premium” memberikan imbal hasil nyata dan menarik investor institusi. Potensi kenaikan nilai jangka panjang sangat besar.
Akumulasi Ethereum oleh institusi meningkatkan permintaan pasar dan mendorong kenaikan harga ETH. Hal ini memberi sinyal positif, menguatkan kepercayaan investor, dan meningkatkan volume perdagangan. Masuknya institusi biasanya menandai fase baru perkembangan pasar dan mendukung pertumbuhan harga jangka panjang.
Risiko: Penurunan harga lebih dalam bisa menimbulkan kerugian. Peluang: Membangun posisi pada aset berkualitas di harga rendah menjadi fondasi untuk bull market berikutnya dan berpotensi memberikan imbal hasil jangka panjang yang kuat.











