
Perusahaan analitik blockchain Bubblemaps merilis bukti on-chain terbaru yang menunjukkan bahwa tim di balik token meme kontroversial Libra merupakan kelompok yang sama yang meluncurkan Melania. Temuan ini memicu perhatian luas di komunitas kripto, karena mengungkap praktik meragukan di sektor token meme.
Pada laporan pertengahan Februari 2025, analis Bubblemaps menyatakan mereka "sangat yakin" atas kesimpulannya, mengidentifikasi alamat dompet 0xcEA sebagai aktor kunci di kedua peluncuran token tersebut. Temuan ini didapat melalui analisis mendalam transaksi blockchain dan aliran dana di berbagai platform.
Penyelidikan Bubblemaps menemukan alamat 0xcEA berperan besar dalam sniping peluncuran token Melania pada Januari 2025, menghasilkan keuntungan sebesar $2,4 juta. Sniping—praktik kontroversial di ekosistem kripto—melibatkan pembelian token dalam jumlah besar segera setelah peluncuran untuk memanfaatkan volatilitas harga awal.
Dana tersebut segera dipindahkan ke dompet Avalanche lain melalui serangkaian transaksi tersamarkan di berbagai dompet Solana. Pola penyembunyian aliran dana ini merupakan upaya umum untuk menyamarkan sumber dan tujuan dana. Para analis menilai pola ini sangat mengindikasikan bahwa tim Melania, atau pihak yang terkait erat, memanipulasi peluncuran token mereka sendiri demi keuntungan orang dalam.
Beberapa minggu kemudian, dompet yang sama muncul sebagai sumber pendanaan penciptaan token LIBRA. Temuan ini menjadi bukti penting yang mengaitkan kedua proyek tersebut. Ketika LIBRA diluncurkan pada pertengahan Februari 2025, dompet 0xcEA menerapkan strategi sniping serupa, menghasilkan $6 juta melalui sejumlah dompet sekunder yang didanai transfer lintas rantai dari Arbitrum dan Avalanche.
Melalui pola tindakan berulang dan skema pendanaan terhubung, Bubblemaps menyimpulkan bahwa entitas yang sama kemungkinan mengatur kedua peluncuran token. Para analis menyoroti adanya "pola keserakahan," menyebut pencipta MELANIA dan LIBRA tidak sekadar meluncurkan token untuk ekstraksi nilai, tetapi juga memanfaatkan pengetahuan orang dalam untuk melakukan sniping—mengantongi lebih dari $100 juta dari LIBRA saja.
Peluncuran LIBRA dengan cepat berubah menjadi bencana keuangan, di mana Presiden Argentina Javier Milei menghadapi tuntutan pemakzulan setelah token tersebut anjlok. Kasus ini menarik perhatian global terhadap risiko token meme yang berkaitan dengan tokoh politik. Orang dalam dilaporkan telah mencairkan $107 juta, menghapus 94% nilai LIBRA dalam waktu kurang dari empat jam.
Perusahaan intelijen blockchain Lookonchain mengidentifikasi delapan dompet yang terkait dengan tim LIBRA yang menguras likuiditas proyek, mencairkan $57,6 juta dalam USD Coin dan 249.671 Solana—senilai hampir $50 juta pada saat itu. Penarikan likuiditas berskala besar ini memicu kejatuhan harga token secara drastis, menyebabkan banyak investor mengalami kerugian berat.
Token Melania juga mengalami kenaikan dan kejatuhan ekstrem. Diluncurkan Januari 2025, kapitalisasi pasar Melania melonjak ke $13 miliar hanya dalam empat jam, lalu anjlok 99% ke $189 juta tak lama kemudian. Siklus boom-bust ini—umum pada token meme—menunjukkan risiko ekstrem pada aset spekulatif tersebut.
Analisis Bubblemaps menunjuk alamat 0xcEA sebagai aktor di balik sejumlah skema pump-and-dump profil tinggi, termasuk token Robinhood palsu yang sempat menyentuh kapitalisasi pasar $120 juta sebelum anjlok ke $12,5 juta. Kasus-kasus ini menunjukkan pola manipulasi pasar berulang dan eksploitasi investor yang tidak waspada.
Token meme mendominasi lanskap kripto pada 2024, menyedot hampir sepertiga perhatian investor menurut laporan CoinGecko. Tren ini menegaskan daya tarik kuat aset spekulatif tersebut, meski risikonya tinggi dan sering terasosiasi dengan penipuan.
Studi yang menelusuri lalu lintas situs dari awal hingga akhir 2024 menemukan bahwa 31% pencarian terkait kripto berpusat pada token spekulatif ini. Angka mencolok tersebut menegaskan pengaruh besar token meme terhadap ekosistem kripto secara keseluruhan.
Di antara tren yang dianalisis, "narasi utama token meme" menyumbang 15% dari seluruh minat—naik lebih dari enam poin persentase dari 2023. Kenaikan berkelanjutan ini membuktikan bahwa antusiasme terhadap token meme bukan sekadar tren sesaat, melainkan kekuatan permanen di sektor kripto.
Token meme berbasis Solana menempati peringkat keempat secara keseluruhan, meraih pangsa minat 8%. Blockchain Solana kini menjadi platform utama peluncuran token meme berkat biaya rendah dan kecepatan tinggi. Tren token meme lain—seperti yang terhubung dengan blockchain Base milik Coinbase dan token meme bertema AI—juga masuk narasi paling populer tahun ini, memperkokoh dominasi sektor tersebut.
Kendati berisiko tinggi dan kerap dikaitkan dengan penipuan, token meme menuai kritik dan apresiasi. Kritikus menyoroti risiko besar bagi investor ritel, sedangkan pendukung menilai token ini berperan dalam mendemokratisasi akses pasar keuangan dan membangun komunitas aktif. Perdebatan ini terus membentuk peran token meme dalam ekosistem kripto yang lebih luas.
Libra adalah token meme yang terhubung dengan ekosistem Melania. Token ini membangun keterikatan komunitas antara kreator Melania dan para pendukungnya. Libra dirancang untuk memperkuat interaksi dan loyalitas di komunitas kripto yang inovatif dan dinamis ini.
Analisis Bubblemaps menunjukkan Libra memiliki keterkaitan dompet dan pendanaan awal dengan tim pendiri Melania, yang mengindikasikan adanya upaya terkoordinasi dalam peluncuran dan promosi proyek meme di ekosistem Web3.
Token meme Libra menawarkan potensi pertumbuhan yang menarik, didukung komunitas aktif dan asosiasi profil tinggi. Dengan adopsi dan visibilitas yang meningkat pada 2026, token ini berpeluang mengalami apresiasi signifikan. Prospeknya tetap menjanjikan bagi investor yang telah memahami risikonya.
Koneksi ini memperkuat visibilitas dan legitimasi Libra. Dalam jangka pendek, perhatian media yang meningkat kemungkinan besar memberi dampak positif pada harga. Ekosistem Libra juga berpotensi memperoleh basis pengguna lebih besar dan adopsi yang lebih luas.
Gunakan blockchain explorer untuk menelusuri alamat terkait token Libra dan memverifikasi transaksi, dompet, serta smart contract yang berhubungan dengan kreator Melania. Penelusuran metadata on-chain dan interaksi kontrak akan memastikan hubungan langsung tersebut.











