

Blockchain Layer 1 adalah jaringan blockchain yang berdiri sendiri, memproses transaksi dan mengeksekusi smart contract secara independen. Sebagai lapisan dasar teknologi blockchain, Layer 1 menyediakan infrastruktur inti yang menjadi fondasi berbagai aplikasi dan layanan.
Contoh utama blockchain Layer 1 adalah Bitcoin, Ethereum, dan Solana. Setiap jaringan memiliki mekanisme konsensus dan arsitektur teknis tersendiri yang dioptimalkan untuk kebutuhan serta tujuan spesifik. Blockchain Layer 1 dikenal dengan tingkat keamanan dan desentralisasi yang tinggi. Karena beroperasi secara mandiri, jaringan ini tidak terlalu bergantung pada komponen eksternal dan menawarkan perlindungan keamanan yang kuat.
Meski demikian, blockchain Layer 1 menghadapi tantangan skalabilitas akibat kenaikan volume transaksi, yang dapat menyebabkan kemacetan jaringan dan biaya transaksi tinggi. Untuk mengatasinya, dikembangkan solusi seperti protokol Layer 2—Ethereum, misalnya, mengadopsi Layer 2 untuk meningkatkan throughput dan menekan biaya transaksi. Teknologi Layer 2 melengkapi Layer 1 dengan memungkinkan transaksi lebih cepat dan terjangkau, sekaligus mengurangi beban pada jaringan inti.
Perusahaan analitik CoinGecko melaporkan bahwa token native blockchain Layer 1 mengalami pertumbuhan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Aset utama seperti BTC dan ETH mencapai rekor tertinggi baru, sementara token lain juga menanjak di pasar-pasar niche. Pertumbuhan ini didorong oleh permintaan yang meningkat di berbagai sektor seperti DeFi, NFT, dan game blockchain.
Saat mempertimbangkan investasi atau pengembangan pada blockchain Layer 1, sangat penting untuk menilai aspek keamanan, skalabilitas, dan potensi pertumbuhan ekosistemnya secara menyeluruh. Anda perlu menganalisis fitur teknis setiap jaringan, aktivitas komunitas pengembang, serta penerapan di dunia nyata.
Tabel berikut merangkum TPS (transaksi per detik), gas fee (biaya transaksi), kegunaan utama, dan status listing di bursa Jepang untuk setiap proyek. Dengan demikian, Anda dapat dengan cepat membandingkan performa dan karakteristik blockchain Layer 1 terkemuka.
| Proyek (Token) | Konsensus / Teknologi | Performa (Perkiraan TPS) | Biaya Transaksi (Gas) | Kegunaan Utama / Sektor | Status di Bursa Jepang |
|---|---|---|---|---|---|
| Ethereum (ETH) | PoS (Casper), EVM | Sekitar 15–30 TPS (L1); ribuan TPS dimungkinkan dengan L2 | Beberapa dolar hingga puluhan dolar (sangat bervariasi); misal sekitar $0,61 (sekitar ¥90) | Multiguna (DeFi, NFT, dan lainnya) | Terdaftar di hampir semua bursa utama |
| Solana (SOL) | PoH + PoS (TowerBFT), eksekusi paralel Sealevel | Terukur: 3.000–4.000 TPS; Teoritis: 65.000 TPS | Sangat rendah (<1¢); misal sekitar $0,00038/transaksi | Aplikasi berkecepatan tinggi: DeFi, NFT, gaming | GMO Coin, bitFlyer, dan beberapa bursa lainnya |
| Cardano (ADA) | PoS (Ouroboros), model EUTXO | Puluhan TPS (dapat ditingkatkan dengan Hydra di masa depan) | Rendah hingga sedang (beberapa hingga puluhan yen); misal sekitar $0,1/transaksi (sekitar 0,34 ADA) | DeFi berbasis akademik, NFT, autentikasi ID | Listing awal di bitFlyer dan bursa utama lainnya |
| Avalanche (AVAX) | PoS (konsensus Avalanche), model multi-chain | Puncak terukur: sekitar 405 TPS; teoritis: 4.500+ TPS | Rendah (beberapa yen), lebih murah dari Ethereum | DeFi, NFT, gaming, enterprise (subnet) | Terdaftar di beberapa bursa domestik |
| Sui (SUI) | DPoS + eksekusi paralel, bahasa Move | Hingga sekitar 300.000 TPS (uji coba); praktis: beberapa ribu TPS | Sangat rendah (<$0,01); misal sekitar $0,0023/transaksi | Gaming, NFT (aset dinamis), DeFi berkecepatan tinggi | Terdaftar di beberapa bursa domestik |
| Aptos (APT) | PoS (BFT yang disempurnakan), pemrosesan paralel (Block-STM) | Beberapa ribu hingga lebih dari 10.000 TPS (aktual: 13,3k TPS) | Sangat rendah (<$0,01); misal sekitar $0,005/transaksi | DeFi, gaming, sosial (keamanan bahasa Move) | Terdaftar di beberapa bursa domestik |
*TPS menunjukkan baik nilai maksimum teoritis maupun hasil pengamatan jaringan. Gas fee adalah rata-rata perkiraan terbaru. Kurs: $1 ≈ ¥130.
Perbandingan ini menunjukkan bahwa setiap blockchain Layer 1 menawarkan pendekatan teknis dan profil performa yang berbeda. Ethereum unggul karena fleksibilitas dan ekosistemnya yang matang, tetapi menghadapi tantangan pada kecepatan pemrosesan dan biaya transaksi. Sebaliknya, blockchain baru seperti Solana dan Sui menawarkan throughput tinggi dan biaya rendah, meski ekosistemnya belum sebesar Ethereum. Saat berinvestasi atau membangun, penting untuk memahami perbedaan ini dan memilih solusi yang paling sesuai dengan tujuan Anda.











