

Tujuan utama dalam skema pump and dump adalah meningkatkan harga aset mata uang kripto secara artifisial, lalu menjualnya setelah harga naik. Skema ini biasanya dijalankan melalui aplikasi pesan instan seperti Telegram dan berbagai platform media sosial lainnya.
Pada skema pump and dump, harga sebuah koin rata-rata naik 25% dalam 70 detik pertama, kemudian mulai menurun. Penyelenggara secara kolektif menentukan waktu untuk meningkatkan harga koin dan kemudian mempromosikan koin tersebut kepada pedagang lain, dengan janji keuntungan instan.
Mekanisme skema ini melibatkan koordinasi yang cermat di antara para manipulator yang mengumpulkan sejumlah besar mata uang kripto kapitalisasi rendah pada harga murah. Setelah mereka membangun posisi, mereka meluncurkan kampanye terkoordinasi di berbagai platform untuk menciptakan tekanan beli artifisial. Upaya terkoordinasi ini menimbulkan kesan momentum pasar palsu yang menarik investor yang tidak waspada.
Beberapa grup Telegram menawarkan "keanggotaan premium" yang memungkinkan anggota grup menerima sinyal pump lebih cepat daripada anggota reguler. Sistem akses bertingkat ini menciptakan keuntungan tidak adil, di mana anggota premium dapat masuk dan keluar posisi sebelum publik, memaksimalkan











