

Shiba Inu (SHIB) baru-baru ini melakukan pembakaran besar sebanyak 3 triliun token, sehingga memicu lonjakan harga hingga 20% dan mendorong harga menjadi $0,000012 per token. Langkah ini berlangsung di tengah volatilitas pasar kripto yang lazim, menegaskan pendekatan deflasi yang diusung proyek ini.
Pembakaran token adalah mekanisme untuk mengurangi pasokan beredar suatu cryptocurrency, yang dapat mendorong kenaikan harga melalui efek kelangkaan. Usai pembakaran tersebut, total suplai SHIB turun menjadi 399,7 triliun token, memperkuat model ekonomi deflasi proyek ini. Strategi ini bertujuan meningkatkan tekanan beli dengan membatasi jumlah token yang tersedia di pasar.
Meski terjadi lonjakan harga yang signifikan, analis industri menyoroti bahwa SHIB masih menghadapi tantangan dalam adopsi jangka panjang. Terbatasnya kasus penggunaan token menjadi perhatian investor yang mencari manfaat nyata, bukan sekadar spekulasi pasar. Kemampuan SHIB untuk mempertahankan pertumbuhan harga akan bergantung pada perluasan aplikasi dan daya tarik pengguna di luar komunitas saat ini.
Di saat Shiba Inu mencatat kenaikan tajam, aset kripto lain menunjukkan tren pasar yang berbeda. Fetch.ai (FET), proyek yang berfokus pada artificial intelligence dan machine learning, mengalami penurunan nilai pasar sebesar 7%. Penurunan ini terjadi akibat dominasi sentimen bearish di kalangan investor dan trader.
Volatilitas pasar kripto menegaskan betapa dinamisnya industri ini, dengan tiap proyek memiliki pergerakan harga yang berbeda tergantung pada fundamental, sentimen, dan perkembangan teknologi. Penurunan FET berbanding terbalik dengan kenaikan SHIB, memperlihatkan bagaimana faktor unik tiap proyek berdampak langsung pada nilai pasarnya.
Perbedaan kinerja kripto ini mempertegas pentingnya analisis komprehensif dan diversifikasi portofolio bagi investor. Utilitas token, adopsi teknologi, serta sentimen pasar secara umum sangat menentukan arah tren harga.
Di sisi lain, BlockDAG meraih pencapaian besar selama presale dengan menggalang dana lebih dari $420 juta. Proyek ini menarik kurang lebih 12.000 investor awal, menunjukkan antusiasme tinggi dari institusi maupun investor ritel.
Salah satu keunggulan utama dalam presale BlockDAG adalah komposisi investornya—60% dana berasal dari institusi tersertifikasi. Keterlibatan institusi yang kuat ini mencerminkan kepercayaan profesional pada potensi dan keunggulan teknis BlockDAG. BlockDAG berfokus pada pemrosesan data yang scalable dan integrasi AI, dua aspek yang dinilai krusial untuk masa depan blockchain.
Investor besar berperan penting, termasuk pembelian senilai $20 juta dari wallet berbasis Hong Kong. Alokasi dana yang signifikan menunjukkan daya tarik BlockDAG bagi investor institusi yang mencari teknologi tangguh dan potensi pertumbuhan jangka panjang. Sinergi teknologi inovatif, dukungan institusi, dan pencapaian fundraising menjadikan BlockDAG sebagai proyek yang layak diperhatikan di industri kripto.
Shiba Inu (SHIB) merupakan meme coin yang terinspirasi dari Dogecoin, dibuat pada 2020 untuk menyaingi DOGE. Berbeda dengan Dogecoin yang berawal dari proyek bercanda berbasis Litecoin, SHIB dibangun di atas Ethereum dan menawarkan ekosistem DeFi. SHIB diluncurkan dengan pasokan awal sangat besar (1 kuadriliun token) serta menerapkan mekanisme burn untuk deflasi, berbeda dari model inflasi Dogecoin.
Pembakaran 3 triliun token mengurangi pasokan beredar, menciptakan kelangkaan dan berpotensi meningkatkan nilai setiap token yang tersisa. Langkah ini mendorong permintaan di masa mendatang serta menandakan komitmen jelas terhadap deflasi.
Pembakaran 3 triliun token SHIB memangkas pasokan dan memicu permintaan spekulatif. Momen ini bersamaan dengan reli meme coin serta indikator teknikal positif (RSI di 67,43), sehingga mendorong pembelian ritel dan menyebabkan harga naik 20% selama periode tersebut.
Kunjungi exchange tepercaya, lakukan deposit dana melalui transfer bank atau kartu, cari SHIB, dan lakukan pembelian. Lengkapi proses verifikasi identitas yang diwajibkan. Anda dapat memperdagangkan SHIB dengan kripto lain atau mata uang fiat.
Shiba Inu memiliki volatilitas tinggi dan rentan terhadap fluktuasi harga ekstrem. Investor harus siap menghadapi pergerakan tajam. Riset menyeluruh sangat penting sebelum berinvestasi, karena pasar terdesentralisasi berpotensi menyebabkan kerugian besar.
Masa depan Shiba Inu sangat bergantung pada adopsi pengguna, pengembangan platform, serta dinamika pasar. Pembakaran token secara berkelanjutan dan pertumbuhan ekosistem dapat mendorong SHIB mencapai level baru pada tahun 2026.











