
Pada November 2025, Tether melakukan investasi strategis di platform pinjaman jaminan Bitcoin, Ledn, yang semakin menunjukkan komitmennya untuk membangun infrastruktur keuangan cryptocurrency. Tether bertujuan untuk memungkinkan pemegang global mengakses kredit dan likuiditas secara langsung tanpa perlu menjual aset mereka, memungkinkan Bitcoin untuk bertransformasi dari aset spekulasi harga menjadi alat keuangan yang stabil dan dapat dioperasikan. Kolaborasi ini dianggap sebagai kesempatan penting bagi pasar cryptocurrency untuk bergerak menuju sistem kredit yang matang.
Ledn telah membangun posisi yang solid di pasar pinjaman cryptocurrency, dan kesuksesannya tidak bergantung pada suku bunga tinggi untuk menarik pengguna, tetapi lebih pada arsitektur kredit yang dirancang sesuai dengan standar tingkat lembaga keuangan. Platform ini memiliki mekanisme keamanan kustodi yang komprehensif, proses penilaian risiko yang ketat, dan sistem penyelesaian yang transparan, memastikan bahwa aset jaminan pengguna tetap aman dan terpantau sepanjang periode pinjaman.
Dalam beberapa tahun terakhir, skala bisnis Ledn terus tumbuh, dengan total pinjaman melebihi $2,8 miliar, dan jumlah pinjaman untuk tahun fiskal 2025 mencapai rekor tertinggi sebesar $1 miliar. Jumlah pinjaman pada kuartal ketiga hampir mencapai $400 juta, sementara pendapatan berulang tahunan juga melampaui $100 juta. Angka-angka ini tidak hanya menunjukkan tingginya permintaan di pasar untuk produk kredit stabil tetapi juga mengonfirmasi bahwa potensi finansial Bitcoin sebagai jaminan secara resmi diakui oleh pasar.
CEO Tether, Paolo Ardoino, menyatakan bahwa inovasi keuangan seharusnya secara praktis meningkatkan aksesibilitas dan otonomi pengguna. Melalui kolaborasi dengan Ledn, Tether berharap dapat memungkinkan lebih banyak orang untuk memperoleh kredit sambil mempertahankan aset mereka, sehingga mempromosikan sistem keuangan yang lebih inklusif.
Investasi ini bukan hanya kegiatan bisnis tetapi juga bagian dari strategi jangka panjang Tether. Visinya adalah untuk memungkinkan Bitcoin digunakan secara alami oleh individu dan perusahaan di seluruh dunia, serta untuk memperluas kedalaman aplikasi USDT dan produk terkait. Tether bertujuan untuk membangun struktur terbuka yang tidak lagi dimonopoli oleh keuangan terpusat, memungkinkan stablecoin, Bitcoin, dan kredit terdesentralisasi diintegrasikan ke dalam aktivitas ekonomi nyata.
Kolaborasi antara Tether dan Ledn sebenarnya sedang mendefinisikan ulang logika penggunaan aset kripto. Di masa lalu, Bitcoin lebih dilihat sebagai target investasi, dan pengguna hanya dapat memilih untuk menjual untuk mendapatkan likuiditas. Namun, dalam model baru ini, pemegang dapat menggunakan Bitcoin sebagai jaminan untuk mencapai arus kas yang stabil sambil mempertahankan posisi mereka. Ini tidak hanya membuat investasi kompatibel dengan likuiditas tetapi juga mengubah Bitcoin menjadi aset dasar yang penting di pasar kredit. Akibatnya, Bitcoin tidak lagi hanya sebagai penyimpan nilai atau alat spekulatif, tetapi sebagai aset produktif yang dapat berpartisipasi dalam siklus keuangan.
Pasar umumnya percaya bahwa dengan matangnya sistem kredit dan peningkatan mekanisme manajemen risiko, pinjaman yang dijamin dengan Bitcoin kemungkinan besar akan menjadi layanan mainstream dalam keuangan kripto. Investasi strategis Tether telah semakin memperkuat posisi intinya dalam ekonomi kripto global dan memperdalam utilitas serta aplikasi pasar USDT. Di masa depan, Bitcoin mungkin menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari operasi kredit di lembaga keuangan, dan kolaborasi antara Tether dan Ledn adalah titik awal kunci untuk mendorong transformasi ini.











