
Pertumbuhan jumlah mata uang kripto di pasar berlangsung sangat cepat, memberi investor lebih banyak opsi daripada sebelumnya. Namun, keberagaman ini juga menimbulkan tantangan dalam menentukan aset digital yang paling potensial. Tim editorial BeInCrypto berdiskusi dengan para pakar industri kripto terkemuka untuk mengetahui mata uang kripto mana yang layak mendapat perhatian utama dari investor dalam waktu dekat.
Rafik Mamin, CEO Minestream, menegaskan bahwa Ethereum, XRP, Solana, dan Bitcoin tetap menjadi pilihan utama untuk potensi imbal hasil maksimal dalam waktu dekat. Menurutnya, Bitcoin akan terus memegang “peran utama” di pasar kripto berkat fungsinya sebagai emas digital dan peningkatan minat institusional.
“Saya yakin Bitcoin sangat berpeluang mencapai $150.000, dan jika momentum pasar stabil serta ada kemajuan regulasi—bahkan bisa melampaui $180.000.”
Mamin menilai Ether, sebagai fondasi utama aplikasi terdesentralisasi (dApps), akan tetap menjadi yang terdepan. Ia mengaitkannya dengan pembaruan protokol yang berkelanjutan untuk meningkatkan skalabilitas dan menurunkan biaya. Dalam waktu dekat, ia memperkirakan Ethereum bisa naik ke $5.700, dan dalam skenario sangat positif hingga $5.800.
Mamin mengaitkan prospek Ripple XRP dengan kemungkinan berakhirnya sengketa jangka panjang dengan regulator AS. Sengketa hukum ini telah berlangsung selama bertahun-tahun dan terus berdampak besar pada harga token.
“Jika Ripple menang, hal ini akan menjadi katalis kuat yang mendorong harga XRP ke kisaran $4–5. XRP punya potensi besar untuk pembayaran lintas negara, dan kejelasan regulasi sangat penting di sini.”
Mamin memperkirakan Solana akan berkembang seiring kinerja jaringan yang semakin baik, infrastruktur yang meluas, dan bertambahnya aplikasi berbasis blockchain. Solana telah membuktikan diri sebagai salah satu platform blockchain tercepat, dengan kemampuan memproses ribuan transaksi per detik dengan biaya sangat rendah.
“Saya memperkirakan harga SOL akan berkisar antara $200–550, dan dalam kondisi optimal bisa mencapai $700.”
Alexey Bykov, Head of Client Data Management di Strifor, sebagian besar sepakat dengan pilihan Mamin. Ia menyampaikan daftar investasi yang diperluas untuk periode mendatang, mencakup enam mata uang kripto termasuk solusi Layer-2 untuk Ethereum:
1. Ethereum — Ethereum masih menjadi pemimpin di bidang smart contract dan aplikasi terdesentralisasi. Pembaruan protokol mendatang diharapkan bisa meningkatkan skalabilitas, menurunkan biaya transaksi, dan memperbaiki efisiensi energi. Smart contract dan dApps tetap menjadi pendorong utama pertumbuhan ekosistem Ethereum. Inovasi tinggi, komunitas pengembang aktif, dan banyak proyek di dalamnya membuat ETH menarik untuk investasi jangka panjang.
2. Optimism — Solusi Layer-2 untuk Ethereum ini menggunakan teknologi Optimistic Rollups, membantu mengurai kemacetan mainnet dan memangkas biaya transaksi secara signifikan. Platform besar seperti Uniswap dan Synthetix telah memakai Optimism, membuktikan keandalannya dan prospek pertumbuhan yang kuat. Optimistic Rollups memungkinkan pemrosesan transaksi di luar chain utama, sehingga meningkatkan throughput jaringan secara signifikan.
3. StarkNet — Solusi Layer-2 menjanjikan lainnya untuk Ethereum, StarkNet mengusung zk-rollups untuk mempercepat transaksi dan meningkatkan keamanan. Tidak seperti Optimistic Rollups, zk-rollups menggunakan zero-knowledge proof yang memberikan finalitas transaksi instan. Token STRK saat ini diperdagangkan di kisaran terendah historis, sehingga sangat menarik bagi investor jangka panjang yang mencari pertumbuhan.
4. Polygon — Polygon sukses mengatasi masalah skalabilitas Ethereum, menawarkan transaksi cepat dan murah tanpa mengorbankan keamanan. Ekosistemnya berkembang cepat, menarik pengembang dApp dan investor institusional. Pembaruan protokol di masa depan, seperti integrasi teknologi zkEVM, berpotensi semakin memperkuat posisi pasar Polygon dan kemampuan platformnya.
5. Bitcoin — Meski pertumbuhan altcoin dan proyek-proyek baru sangat pesat, Bitcoin tetap menjadi emas digital di dunia kripto. Bitcoin sudah diintegrasikan ke dalam keuangan tradisional melalui ETF dan produk institusional sehingga memberikan stabilitas. Bitcoin tetap menjadi aset andalan untuk investasi jangka panjang dan sebagai lindung nilai terhadap inflasi.
6. Solana — Jaringan Solana terus menjadi sorotan berkat kecepatan transaksi tinggi dan biaya yang sangat rendah, menjadikannya platform ideal untuk berbagai aplikasi. Popularitas dApps dan NFT di Solana semakin naik, menopang permintaan SOL secara stabil. Ekosistem Solana memiliki banyak proyek sukses di bidang DeFi, GameFi, dan Web3.
Pakar keuangan dan investor, Ilya Makar, menyebut Bitcoin sebagai mata uang kripto yang berpeluang tumbuh paling pesat. Ia mengaitkan prospek BTC dengan adopsi institusional yang terus meningkat dan potensi skalabilitas jaringan lewat solusi Layer-2 seperti Lightning Network.
Di kalangan altcoin, Makar menyoroti Ethereum yang timnya konsisten berinovasi secara teknis, termasuk transisi ke Proof-of-Stake dan penerapan sharding. Ia juga menyoroti Cardano, sebuah proyek yang dikenal dengan pendekatan pengembangan berbasis ilmiah.
“Dalam waktu dekat, Cardano bisa saja menjadi platform terdepan untuk smart contract dan dApps, khususnya berkat fokus tim pada keberlanjutan dan dampak sosial.”
Altcoin lain yang menurut Makar menjanjikan bagi investor meliputi Polkadot, Chainlink, Solana, Avalanche, Polygon, Cosmos, dan Near Protocol. Ia meyakini mata uang kripto tersebut berpotensi tumbuh signifikan dalam waktu dekat karena fondasi teknis yang kuat dan permintaan yang meningkat atas solusi platform mereka. Masing-masing menawarkan solusi untuk tantangan blockchain spesifik: Polkadot memastikan interoperabilitas lintas chain, Chainlink menyediakan oracle andal untuk smart contract, Avalanche menawarkan kecepatan transaksi tinggi, dan Cosmos membangun ekosistem blockchain yang saling terhubung.
Alexander Vais, wirausahawan serial FinTech dan DeFi, pengembang, dan analis, menyarankan investor lebih memperhatikan token Layer-2 serta sejumlah proyek fondasi. Pilihan utamanya adalah TON (The Open Network), Solana, dan Sui—platform blockchain baru yang mulai menarik minat berkat teknologi inovatifnya.
Pavel Butenko, ahli perdagangan kripto di Crypto Academy SoulTeam, menyarankan investor memantau Ethereum, dengan catatan harga pasarnya belum mencerminkan nilai dan fundamental sebenarnya. Ia juga menyoroti token Arbitrum dan Optimism di ekosistem Ethereum sebagai solusi skalabilitas yang menjanjikan.
Butenko juga mengidentifikasi RWA (Real World Assets)—tokenisasi aset nyata—sebagai sektor yang menjanjikan. Untuk token terkait, ia menyebut Lido Finance dan Synthetix yang menawarkan solusi staking dan aset sintetis inovatif. Pada segmen DePIN (Decentralized Physical Infrastructure Networks), Butenko melihat IOTA patut diperhatikan sebagai proyek yang fokus pada IoT dan infrastruktur terdesentralisasi.
Untuk periode mendatang, para pakar menyoroti sejumlah mata uang kripto dengan prospek pertumbuhan kuat berkat keunggulan teknis dan permintaan pasar yang terus meningkat. Bitcoin tetap menjadi kandidat utama untuk pertumbuhan besar, dengan proyeksi mencapai $150.000 bahkan $180.000 jika kondisi pasar dan regulasi mendukung. Statusnya sebagai emas digital dan minat institusional yang makin besar menjadikan BTC investasi jangka panjang yang andal.
Ethereum terus menjadi pusat perhatian berkat pembaruan berkelanjutan yang difokuskan pada skalabilitas dan penurunan biaya transaksi. Transisi ke Proof-of-Stake dan adopsi solusi Layer-2 semakin menegaskan posisi ETH sebagai platform smart contract dan dApps terdepan. XRP juga dinilai menjanjikan, khususnya jika Ripple menang dalam sengketa regulasi di AS yang bisa menjadi katalis pertumbuhan token ini.
Solana, dengan kecepatan transaksi tinggi dan biaya rendah, tetap menjadi penantang kuat di pasar. Para pakar memperkirakan SOL berpeluang mencapai $700 dalam kondisi optimal. Ekosistem Solana yang telah matang—meliputi proyek DeFi, NFT, dan GameFi—mendorong permintaan SOL secara stabil dan menarik pengguna serta pengembang baru.
Selain nama-nama besar tersebut, pakar juga merekomendasikan sejumlah mata uang kripto menjanjikan lainnya. Alexey Bykov menyoroti Polygon, Optimism, StarkNet, dan Cardano sebagai investasi jangka panjang yang menarik, dengan kekuatan teknis seperti solusi skalabilitas inovatif dan biaya rendah. Proyek-proyek ini tumbuh cepat dan menarik minat pengembang serta investor institusional.
Ilya Makar menyoroti Polkadot, Chainlink, Avalanche, dan Cosmos, menekankan fondasi teknis solid dan permintaan yang meningkat untuk solusi mereka. Token-token ini berpotensi tumbuh pesat seiring perkembangan ekosistem dan penerapan teknologi yang menyelesaikan tantangan utama blockchain.
Pakar juga menyarankan investor mempertimbangkan TON, Sui, Arbitrum, Optimism, serta token dari Lido Finance, Synthetix, dan IOTA. Proyek-proyek ini merepresentasikan segmen industri kripto yang beragam—mulai dari solusi skalabilitas hingga tokenisasi aset riil dan infrastruktur terdesentralisasi—memberikan peluang diversifikasi portofolio dan manajemen risiko.
PEPE mengalami pertumbuhan luar biasa dan menembus 50 besar berdasarkan kapitalisasi pasar. Solana, Avalanche, dan Cardano juga menunjukkan potensi kuat di 2024, menarik minat investor berkat kemajuan teknologi dan lonjakan volume perdagangan.
Tinjau white paper, tim, dan teknologinya. Analisis volume perdagangan, kapitalisasi pasar, dan suplai beredar. Nilai use case riil, inovasi, dan aktivitas komunitas. Proyek dengan strategi jelas dan fundamental kuat biasanya punya potensi pertumbuhan tinggi.
Risiko utama meliputi volatilitas harga ekstrem, ancaman peretasan, kerentanan smart contract, dan ketidakpastian regulasi. Kehilangan private key, kebangkrutan bursa, dan ketiadaan asuransi juga sangat penting. Gunakan dompet dingin, autentikasi dua faktor, dan platform tepercaya.
Ethereum menawarkan aplikasi dan fungsi yang lebih luas. Bitcoin umumnya berperan sebagai penyimpan nilai, sementara Ethereum punya potensi pengembangan lebih besar berkat smart contract dan DeFi. Untuk jangka panjang, Ethereum bisa jadi pilihan yang lebih menarik.
Mulai dengan nominal kecil yang Anda siap kehilangan. Pelajari aset utama seperti Bitcoin dan Ethereum. Siapkan dompet yang aman dan lakukan pembelian kecil secara rutin. Tingkatkan portofolio secara bertahap sejalan dengan pengalaman Anda.
Strategi terbaik adalah investasi rutin (dollar-cost averaging) daripada mencoba menebak waktu pasar. Meski pasar sangat fluktuatif, kepemilikan kripto jangka panjang biasanya memberikan hasil lebih baik daripada spekulasi. Mulailah sekarang, dengan membagi pembelian dalam beberapa periode.
Stablecoin memiliki volatilitas sangat rendah dan didesain untuk pembayaran serta pelestarian nilai, sedangkan mata uang kripto utama jauh lebih fluktuatif dan menawarkan potensi pertumbuhan lebih besar bagi investor.











