

Jason Falovitch, seorang pengusaha kripto, salah satu pendiri Leverage Game Media, dan mitra bisnis miliarder Mark Cuban, menjadi korban serangan yang menargetkan aset digital miliknya. Dalam pelanggaran terbaru melalui platform OpenSea, empat NFT dengan nilai minimum $150.000 dicuri dari dompetnya.
Falovitch mengumumkan secara terbuka kepada komunitasnya lewat media sosial: "Saya terkena peretasan di @opensea. Apes, doodles, ETH. Situasinya buruk. Mohon jangan membeli item ini atau apa pun dari dompet saya." Ia menyertakan tangkapan layar daftar aset yang telah dikompromikan.
NFT yang dicuri NFT tersebut terdiri atas satu token Bored Ape Yacht Club, satu token Mutant Ape Yacht Club, dan dua NFT dari koleksi Doodles—masing-masing #5260 dan #1404. Koleksi ini merupakan salah satu yang paling diincar di pasar NFT, sehingga nilai aset yang dicuri sangat signifikan.
Berdasarkan data Web3isgoinggreat.com, token Mutant Ape dan Bored Ape langsung dijual oleh pelaku untuk 15,99 ETH dan 82,69 ETH. Jika memperhitungkan harga dasar Doodles saat insiden terjadi, peretas memperoleh keuntungan minimal $150.000.
Namun, kerugian nyata Falovitch jauh lebih besar. Dengan mengacu pada harga ETH ketika ia membeli keempat NFT tersebut, ia telah mengeluarkan sekitar $377.000 untuk membangun koleksi itu. Selisih ini menyoroti volatilitas pasar aset digital dan dampak fluktuasi harga terhadap valuasi koleksi.
Falovitch menegaskan bahwa pelanggaran di marketplace OpenSea membuat total nilai NFT dan ethereum yang dicuri dari dirinya melebihi $1 juta, yang menandakan bahwa ia telah menjadi target sebelumnya.
Insiden ini mencerminkan tren kriminalitas yang makin berkembang yang menargetkan sektor kripto dan NFT. Menurut Chainalysis, perusahaan analitik blockchain, beberapa jenis kejahatan berbasis kripto—khususnya peretasan dan pencurian dana—mengalami pertumbuhan pesat dalam beberapa tahun terakhir.
Data Chainalysis menunjukkan bahwa $1,9 miliar mata uang kripto hilang akibat peretasan layanan terbaru, naik dari sedikit di bawah $1,2 miliar pada periode serupa tahun sebelumnya. Kenaikan hampir 60% ini menunjukkan semakin canggihnya para pelaku dan besarnya daya tarik aset digital bernilai tinggi.
Pemilik NFT terkemuka seperti Jason Falovitch menjadi sasaran utama peretas karena nilai kepemilikan yang terpusat dan profil publik mereka. Kasus ini menegaskan pentingnya keamanan dompet yang kuat dan kewaspadaan terus-menerus dalam mengelola aset kripto berharga.
Laporkan pencurian ke otoritas dan platform terkait. Gunakan analitik blockchain untuk melacak transaksi. Konsultasikan dengan pengacara spesialis kripto. Ajukan permintaan pembekuan aset ke bursa. Pemulihan tergantung pada yurisdiksi dan kerja sama perantara.
Gunakan dompet perangkat keras, aktifkan autentikasi dua faktor, dan jangan pernah membagikan private key Anda. Waspadai phishing, kontrak berbahaya, dan situs web palsu. Selalu periksa alamat sebelum melakukan transaksi.
Gunakan dompet perangkat keras aman seperti Ledger atau Trezor, simpan private key secara offline, aktifkan autentikasi multi-faktor, dan simpan cadangan di beberapa lokasi yang aman. Untuk aset bernilai tinggi, pertimbangkan layanan kustodian institusional khusus.
Pencurian NFT umumnya disebabkan oleh seed phrase yang dikompromikan, autentikasi lemah, dan phishing. Kerentanan meliputi private key yang tidak terlindungi, dompet yang tidak diverifikasi, dan tidak adanya autentikasi multi-faktor. Edukasi pengguna yang lebih baik dapat membantu mengurangi risiko ini.
Kebanyakan platform NFT hanya menyediakan asuransi terbatas. Aset yang dicuri sangat jarang diganti penuh. Disarankan untuk menggunakan dompet yang aman dan autentikasi berlapis untuk melindungi NFT Anda.











