

Internet Computer mempertahankan harga perdagangan sebesar $2,69 pada awal Februari 2026, menempatkan dirinya sebagai salah satu aset mata uang kripto menengah yang menonjol. Peringkat kapitalisasi pasar token di posisi #34 mencerminkan valuasi yang signifikan dalam lanskap kripto secara keseluruhan, dengan total kapitalisasi pasar sekitar $1,47 miliar. Valuasi ini diperoleh dengan mengalikan harga ICP saat ini dengan suplai beredar sekitar 547,78 juta token. Konsistensi harga ini menunjukkan stabilitas relatif dibandingkan tren volatilitas sebelumnya, ketika ICP sempat mengalami fluktuasi besar di awal tahun. Pada posisi kapitalisasi pasar ini, Internet Computer berada di antara aset digital mapan yang menarik minat institusi dan investor ritel. Harga $2,69 menjadi level support krusial dalam rentang perdagangan terkini, dibatasi oleh harga tertinggi dan terendah 24 jam. Nilai ini mencerminkan penilaian pasar atas utilitas blockchain Internet Computer sebagai platform cloud terdesentralisasi. Trader yang memantau peringkat kapitalisasi pasar ICP perlu memahami bahwa posisi menengah seperti ini biasanya menandakan fundamental yang kuat tanpa volatilitas ekstrem, seperti pada token peringkat rendah atau baru muncul, sehingga cocok untuk strategi diversifikasi portofolio investasi kripto.
Struktur suplai token Internet Computer sangat berbeda dibandingkan mata uang kripto yang memiliki batas suplai tetap. Tidak seperti banyak proyek blockchain lain, ICP tidak memiliki batas maksimal suplai, sehingga penerbitan token dapat berlanjut sesuai kebutuhan jaringan. Per Februari 2026, suplai beredar sekitar 547,75 juta token, mencerminkan total penerbitan yang didistribusikan melalui reward protokol dan aktivitas ekosistem.
Perbedaan antara suplai beredar dan suplai maksimum yang dilaporkan berasal dari pengembangan tokenomik ICP yang dinamis. Alih-alih batas keras, ICP menerapkan manajemen suplai dinamis melalui sejumlah mekanisme. Laju penerbitan telah dirombak secara signifikan lewat inisiatif Mission 70 dari DFINITY, yang memangkas penciptaan token baru hingga 70% dan mengarahkan jaringan menuju deflasi. Transformasi ini terjadi melalui dua mekanisme utama: pembakaran cycles yang mengkonsumsi ICP saat komputasi jaringan, serta staking neuron yang memusatkan suplai pada peserta tata kelola. Kedua mekanisme ini menciptakan keseimbangan permintaan dan suplai meskipun penerbitan secara teori tidak terbatas, membentuk model aset digital berbasis kelangkaan. Perkembangan tahun 2026 menunjukkan bahwa batas suplai maksimum kurang relevan dibandingkan tingkat pembakaran aktif dan utilitas platform dalam menentukan ekonomi token.
Lanskap likuiditas Internet Computer menunjukkan kedalaman yang cukup di berbagai platform perdagangan kripto. Volume perdagangan 24 jam tercatat $3,21 juta dalam beberapa snapshot pasar, namun volume jauh lebih besar tercapai jika menggabungkan data dari bursa-bursa utama. Platform papan atas melaporkan aktivitas yang jauh lebih tinggi, dengan volume perdagangan mencapai sekitar $797 juta di bursa teratas, mencerminkan cakupan likuiditas multi-bursa yang kuat dan memastikan trader dapat mengakses ICP secara efisien di berbagai platform pilihan.
Kehadiran di banyak bursa sangat krusial bagi pelaku pasar yang ingin melakukan transaksi besar tanpa mengalami slippage berlebihan. Distribusi volume perdagangan ICP selama 24 jam di berbagai bursa—baik kecil maupun besar—menciptakan ekosistem sehat di mana trader ritel dan institusi dapat menemukan likuiditas memadai. Pada masa minat pasar yang tinggi, volume 24 jam dapat melonjak hingga tiga kali lipat dari rata-rata, mendorong harga ICP ke kisaran $3,70-$3,71 dari sebelumnya $2,87-$3,01. Korelasi antara volume dan harga ini menunjukkan bagaimana likuiditas multi-bursa berdampak langsung pada dinamika pasar. Ketersediaan pasangan perdagangan ICP di berbagai wilayah dan gaya perdagangan memastikan cakupan likuiditas yang konsisten, mendukung akses pasar serta mekanisme penemuan harga token di ekosistem kripto yang lebih luas.
Internet Computer Protocol (ICP) merupakan protokol blockchain yang memungkinkan aplikasi terdesentralisasi berjalan langsung di chain tanpa server tradisional. Protokol ini menyediakan infrastruktur komputasi yang skalabel, aman, dan terdesentralisasi untuk layanan Web3 serta dApps generasi baru.
Per 4 Februari 2026, ICP diperdagangkan di harga $3,27 dengan peringkat kapitalisasi pasar ke-3. Volume perdagangan 24 jam sebesar $48.927.777.
Total suplai ICP adalah 548 juta token. Suplai beredar mencapai 548 juta ICP, dengan kapitalisasi pasar sekitar $1,79 miliar pada 2026.
Rata-rata volume perdagangan harian ICP sekitar $81,8 juta dengan tingkat likuiditas tinggi. Sebagai aset kripto utama, ICP aktif diperdagangkan di berbagai platform, dengan kedalaman pasar yang memadai untuk memenuhi kebutuhan transaksi besar.
ICP menunjukkan volatilitas sedang dengan fluktuasi 24 jam sebesar 4,75%, diperdagangkan di kisaran $3,22 hingga $3,39. Level volatilitas ini menandakan partisipasi pasar yang aktif dan menempatkan ICP sebagai aset dengan performa seimbang jika dibandingkan BTC dan ETH di pasar kripto saat ini.
ICP menggunakan model penerbitan inflasi dengan tingkat emisi hadiah tahunan sekitar 14%. Tingkat inflasi telah dikurangi melalui pembaruan tata kelola, dan mekanisme pembakaran token diterapkan untuk akhirnya mengubah ICP menjadi aset deflasi.











