
Pada 2023, tim Myria memperkenalkan Myria (MYRIA) untuk mengatasi permasalahan skalabilitas dan tingginya biaya gas dalam pengembangan game blockchain dan NFT. Sebagai solusi penskalaan Layer2 Ethereum khusus untuk gaming, Myria memegang peranan utama dalam game blockchain, ekosistem NFT, dan hiburan terdesentralisasi.
Hingga 2026, Myria telah memantapkan diri sebagai infrastruktur Web3 gaming yang sedang berkembang, dengan 36.104 holder dan komunitas pengembang yang aktif. Artikel ini menyajikan analisis komprehensif mengenai arsitektur teknis, performa pasar, serta potensi masa depan Myria.
Myria dikembangkan oleh tim Myria pada 2023 untuk menjawab batasan skalabilitas dan biaya transaksi tinggi di ranah game blockchain. Myria hadir di tengah pertumbuhan pesat Web3 gaming dan adopsi NFT, dengan tujuan menghadirkan konfirmasi transaksi instan tanpa gas fee, sekaligus menjamin keamanan aset pengguna demi menghadirkan pengalaman gaming yang revolusioner. Peluncuran Myria membuka peluang baru bagi pengembang game dan kreator NFT.
Dengan dukungan Myria Foundation dan StarkWare, Myria terus meningkatkan teknologi, keamanan, dan aplikasi di dunia nyata.
Myria berfungsi sebagai solusi Layer2 pada jaringan terdesentralisasi Ethereum, sehingga tidak bergantung pada perantara terpusat. Jaringan ini menggunakan node terdistribusi untuk memverifikasi transaksi, memastikan transparansi serta ketahanan terhadap serangan, memberikan otonomi lebih besar pada pengguna dan memperkuat ketahanan jaringan.
Layer2 blockchain Myria merekam setiap transaksi pada buku besar publik yang tidak dapat diubah. Transaksi dikumpulkan dalam blok dan dihubungkan dengan hashing kriptografi untuk membentuk rantai yang aman. Semua catatan dapat diakses publik, menciptakan kepercayaan tanpa perantara. Implementasi teknologi ZK-Rollup memungkinkan penggabungan banyak transfer dalam satu transaksi, sehingga throughput meningkat dan biaya menurun secara signifikan.
Myria memanfaatkan ZK-Rollup dengan STARK proof untuk memverifikasi transaksi dan mencegah aktivitas penipuan. Validator dan sequencer menjaga keamanan jaringan melalui pengelompokan transaksi dan pembuatan bukti, memastikan integritas data. Inovasi utama Myria adalah transaksi bebas biaya gas bagi pengguna serta throughput transaksi yang jauh melampaui Ethereum Layer1.
Myria menggunakan kriptografi kunci publik-pribadi untuk melindungi transaksi:
Mekanisme ini menjaga keamanan dana dan privasi pseudonim transaksi. Integrasi teknologi STARK dari StarkWare memberikan lapisan keamanan tambahan melalui zero-knowledge proof, memastikan validitas transaksi tanpa mengungkap data sensitif.
Per 2 Februari 2026, suplai beredar Myria berjumlah 28.293.011.843 token, dari total suplai 50.000.000.000 token. Suplai maksimum ditetapkan 50.000.000.000 token, menandakan model suplai tetap.
Suplai beredar ini setara dengan sekitar 56,59% dari suplai total, sementara sisa token kemungkinan dialokasikan untuk pengembangan ekosistem, insentif tim, dan inisiatif komunitas di masa mendatang.
Myria mencapai harga tertinggi sepanjang masa di $0,01667821 pada 15 Desember 2023, didorong oleh antusiasme pasar dan perkembangan ekosistem yang positif.
Token ini menyentuh harga terendah di $0,00006366 pada 2 Februari 2026, mencerminkan kondisi dan perubahan sentimen pasar secara umum.
Fluktuasi harga tersebut memperlihatkan dinamika sentimen pasar, tren adopsi, serta berbagai faktor eksternal yang mempengaruhi sektor kripto.
Klik untuk melihat harga MYRIA saat ini

Ekosistem Myria mendukung berbagai aplikasi:
Myria telah menjalin kerja sama dengan StarkWare, memperkuat kapabilitas teknis melalui solusi penskalaan Layer2. Kemitraan ini menjadi fondasi kuat untuk ekspansi ekosistem Myria.
Myria menghadapi berbagai tantangan berikut:
Isu-isu tersebut memicu diskusi di komunitas dan pasar, sekaligus mendorong inovasi berkelanjutan dari Myria.
Komunitas Myria memperlihatkan tingkat aktivitas tinggi dengan sekitar 36.104 holder.
Di platform X, unggahan dan tagar terkait (seperti #Myria) kerap muncul.
Sentimen di platform X beragam:
Pengguna X membahas adopsi Myria di sektor gaming dan skalabilitas Layer2, menyoroti potensi transformatif sekaligus hambatan menuju adopsi arus utama.
Myria mendefinisikan ulang game blockchain dengan teknologi Layer2 yang menghadirkan transaksi instan, tanpa biaya gas, dan keamanan maksimal. Komunitas aktif dan eksistensi pasar yang kuat membuat Myria menonjol di ranah kripto. Meskipun menghadapi volatilitas pasar dan tantangan adopsi, pendekatan inovatif dan roadmap pengembangannya menempatkan Myria sebagai pemain penting dalam teknologi gaming terdesentralisasi. Baik Anda pemula maupun pelaku berpengalaman, Myria layak untuk diperhatikan dan dijajaki lebih lanjut.
Myria adalah solusi penskalaan Layer 2 untuk Ethereum yang didesain untuk mempercepat dan menekan biaya proses game blockchain serta transaksi NFT. Myria mengatasi keterbatasan skalabilitas Ethereum dengan transaksi berkapasitas tinggi dan biaya rendah.
Beli MYRIA di bursa utama dengan menukar stablecoin seperti USDT. Transfer token ke dompet aman seperti MetaMask atau dompet perangkat keras untuk penyimpanan jangka panjang. Pastikan menggunakan platform resmi dan aktifkan fitur keamanan untuk perlindungan optimal.
Myria merupakan solusi penskalaan Layer 2 yang terhubung ke Ethereum, menghadirkan transaksi cepat dan biaya rendah. Fitur utama: tokenisasi efisien dan eksekusi smart contract. Kasus penggunaan utama meliputi keuangan terdesentralisasi, gaming, dan aplikasi blockchain enterprise yang menuntut throughput tinggi dan biaya minimal.
MYRIA memiliki suplai maksimum 50 miliar token. Token ini mengadopsi tokenomik standar untuk utilitas dan tata kelola ekosistem. Kapitalisasi pasar saat ini sebesar $1,06 juta USD dengan volume perdagangan aktif yang mendukung likuiditas.
Sebagai proyek baru, Myria berisiko tinggi. Volatilitas pasar, rekam jejak operasional yang terbatas, dan fluktuasi harga merupakan faktor utama. Investor hanya disarankan menggunakan dana yang siap rugi serta melakukan riset mendalam sebelum berinvestasi.
Myria unggul dengan throughput tinggi dan latensi rendah, menghadirkan efisiensi dan skalabilitas unggul. Komunitas yang tumbuh dan volume transaksi yang meningkat menjadikan Myria sebagai alternatif kompetitif di ekosistem blockchain.











