
Pada 2019, Prometeus Labs meluncurkan Prom (PROM) untuk mengatasi tantangan praktis dalam perantara data dan fragmentasi ekosistem NFT gaming serta metaverse.
Sebagai titik akses terpadu untuk industri NFT gaming dan metaverse, Prom memegang peran utama di GameFi, marketplace NFT, dan pertukaran data terdesentralisasi.
Hingga 2026, Prom telah menegaskan diri sebagai pelaku yang terus berkembang di sektor NFT dan GameFi, didukung komunitas pengembang aktif dan ekspansi ekosistem.
Artikel ini akan membahas arsitektur teknis, performa pasar, serta potensi masa depan Prom.
Prom dikembangkan oleh Prometeus Labs pada 2019 untuk mengatasi masalah nyata yang dihadapi perantara data serta fragmentasi di industri NFT gaming dan metaverse.
Proyek ini lahir di tengah pertumbuhan aplikasi blockchain di bidang gaming dan monetisasi data, dengan misi menyediakan infrastruktur terdesentralisasi yang aman untuk penjualan data dan manajemen aset NFT.
Peluncuran Prom membuka peluang baru bagi ilmuwan data, pemasar, industri asuransi, dan peserta GameFi.
Dengan dukungan Prometeus Labs dan komunitasnya, Prom terus meningkatkan teknologi, keamanan, dan penerapan nyata di industri.
Prom beroperasi di jaringan node terdesentralisasi yang tersebar secara global, tanpa kendali bank maupun pemerintah.
Node-node ini bekerja sama memvalidasi transaksi, memastikan transparansi sistem dan ketahanan terhadap serangan, sehingga pengguna memperoleh otonomi lebih serta jaringan semakin tangguh.
Blockchain Prom adalah buku besar digital publik yang tak dapat diubah dan merekam setiap transaksi.
Transaksi dikelompokkan dalam blok, dihubungkan dengan hashing kriptografi membentuk rantai yang aman.
Catatan transaksi dapat diakses publik, membangun kepercayaan tanpa perantara.
Platform ini mengintegrasikan agregasi marketplace NFT dan infrastruktur GameFi untuk meningkatkan performa serta pengalaman pengguna.
Prom menggunakan POSA (Proof of Stake Authority) untuk validasi transaksi dan mencegah penipuan seperti double-spending.
Validator menjaga keamanan jaringan dengan staking token PROM dan menjalankan node, serta memperoleh imbalan PROM.
Inovasi Prom juga memungkinkan token digunakan sebagai pembayaran layanan platform, termasuk Stoa (penjualan data terdesentralisasi) dan Ignite (jejaring sosial terdesentralisasi).
Prom memanfaatkan kriptografi kunci publik-pribadi untuk melindungi transaksi:
Skema ini menjamin keamanan dana dan transaksi tetap bersifat pseudonim.
Platform menekankan pengelolaan aset NFT yang aman melalui mekanisme sewa dan staking tanpa agunan.
Per 19 Januari 2026, pasokan beredar Prometeus (PROM) tercatat 18.250.000 token, dengan total pasokan 19.250.000 dan maksimum pasokan 19.250.000 token, menunjukkan model pasokan tetap.
Pasokan beredar mencakup sekitar 94,81% dari total pasokan, menandakan sebagian besar token sudah beredar. Rasio tinggi ini menunjukkan tekanan inflasi di masa depan yang minim dari penerbitan token baru.
Prometeus (PROM) mencapai harga tertinggi sepanjang masa (ATH) $105,94 pada 30 April 2021, bersamaan dengan tren bull market kripto tahun 2021.
Harga terendah sepanjang masa (ATL) tercatat $0,088747 pada 8 November 2019, saat awal proyek di pasar.
Saat ini, PROM diperdagangkan di $3,515, mencerminkan volatilitas signifikan dari titik tertinggi dan terendahnya. Performa terbaru:
Rentang perdagangan 24 jam berada di $3,359 hingga $3,875, menunjukkan volatilitas pasar berkelanjutan. Fluktuasi ini memperlihatkan dampak sentimen pasar, tren adopsi, dan faktor eksternal terhadap valuasi PROM.
Klik untuk melihat harga pasar PROM saat ini

Ekosistem Prom mendukung berbagai aplikasi:
Prom terus memperluas ekosistem melalui kolaborasi strategis yang memperkuat kapabilitas teknis dan pengaruh pasar. Kemitraan ini menjadi fondasi utama ekspansi ekosistem Prom.
Prom menghadapi tantangan berikut:
Isu-isu ini memicu diskusi di komunitas dan pasar, sekaligus mendorong inovasi berkelanjutan Prom.
Komunitas Prom menunjukkan partisipasi aktif, dengan jumlah pemegang token mencapai 2.623 alamat.
Di platform X, postingan terkait dan tagar (misal #PROM) menghasilkan interaksi rutin dari pendukung dan investor.
Pengembangan platform dan ekspansi ekosistem turut memacu antusiasme komunitas.
Sentimen di X beragam:
Tren terkini menunjukkan sentimen campuran dengan optimisme hati-hati terhadap perkembangan ekosistem.
Pengguna X aktif membahas inovasi marketplace NFT, integrasi GameFi, dan peluang monetisasi data Prom, menampilkan potensi transformatif sekaligus tantangan adopsi mainstream.
Prom mendefinisikan ulang titik temu blockchain, NFT gaming, dan monetisasi data, menawarkan perdagangan data terdesentralisasi, fungsi marketplace NFT, dan infrastruktur GameFi. Komunitas aktif, aplikasi beragam, dan eksistensi pasar menjadikan Prom menonjol di ekosistem mata uang kripto. Meski menghadapi volatilitas pasar dan tekanan kompetisi, inovasi Prom dan visi ekosistem yang jelas menempatkannya sebagai pemain penting dalam masa depan teknologi terdesentralisasi. Baik Anda pendatang baru maupun peserta berpengalaman, Prom layak menjadi perhatian dan tempat Anda terlibat.
PROM adalah token asli Prometeus, platform blockchain yang memungkinkan komunikasi data terdesentralisasi. Kegunaan utamanya meliputi mendukung operasional platform, memberi insentif partisipasi pengguna, dan memfasilitasi komunikasi global bebas sensor serta tanpa biaya di jaringan.
Registrasi di bursa mata uang kripto, lakukan verifikasi identitas, beli PROM sesuai metode pembayaran pilihan, lalu transfer token ke wallet pribadi untuk penyimpanan aman dan kendali penuh.
PROM didirikan tahun 2019 oleh Iva Wisher dan Vladislav Semjonov, dengan tim beranggotakan lebih dari 40 ahli Web3. Proyek ini menghadirkan fitur sewa dan pinjam NFT terdesentralisasi dengan smart contract, serta dibangun di atas teknologi Gnosis Safe untuk keamanan dan standar desentralisasi yang tinggi.
PROM unggul dalam kompatibilitas smart contract, memungkinkan integrasi lancar di platform DeFi utama. Arsitektur teknisnya yang canggih meningkatkan efisiensi dan pengalaman pengguna, serta menyediakan kemampuan aplikasi lebih luas dibandingkan proyek pesaing.
Investasi PROM memiliki risiko volatilitas pasar dan fluktuasi harga. Kerentanan smart contract dan ketidakpastian regulasi juga harus diperhatikan. Pastikan Anda melakukan riset menyeluruh sebelum berinvestasi.











