

Pada 2017, tim 0x meluncurkan 0xProject (ZRX) untuk mengatasi inefisiensi dalam pertukaran token terdesentralisasi serta kurangnya interoperabilitas di antara aplikasi terdesentralisasi.
Sebagai protokol open-source untuk perdagangan peer-to-peer token ERC20 di Ethereum, 0xProject memiliki peran sentral dalam ekosistem keuangan terdesentralisasi (DeFi) dan pertukaran terdesentralisasi.
Pada 2026, 0xProject telah membangun reputasi di ekosistem kripto dengan 189.327 pemegang dan komunitas pengembang yang aktif.
Artikel ini akan mengulas secara mendalam arsitektur teknis, kinerja pasar, dan potensi masa depan 0xProject.
0xProject dikembangkan oleh tim pendiri pada 2017 untuk mengatasi masalah likuiditas yang terfragmentasi dan perdagangan token yang tidak efisien di aplikasi terdesentralisasi.
Proyek ini lahir di tengah pertumbuhan pesat aplikasi berbasis Ethereum, dengan tujuan menyediakan standar terbuka dan infrastruktur umum agar interoperabilitas antar DApp dengan fitur pertukaran berjalan mulus.
Peluncuran 0xProject membuka peluang baru bagi pengembang yang membangun bursa terdesentralisasi dan protokol DeFi.
Berkat dukungan komunitas dan tim pengembang, 0xProject terus mengoptimalkan teknologi, keamanan, dan penerapan di dunia nyata.
0xProject beroperasi sebagai protokol terdesentralisasi di blockchain Ethereum, tanpa kendali dari bank maupun pemerintah.
Protokol ini memungkinkan perdagangan token peer-to-peer melalui smart contract, menjamin transparansi sistem dan ketahanan terhadap manipulasi, sehingga pengguna memiliki otonomi lebih dan jaringan semakin tangguh.
0xProject dibangun di atas blockchain Ethereum, buku besar digital publik yang tidak dapat diubah dan mencatat setiap transaksi.
Transaksi digabungkan dalam blok dan dihubungkan melalui hash kriptografi untuk membentuk rantai yang aman.
Setiap orang dapat mengakses catatan tersebut, menciptakan kepercayaan tanpa perantara.
Protokol ini berfungsi sebagai standar terbuka yang dapat diintegrasikan DApp untuk mengakses kolam likuiditas bersama atau membangun kolam sendiri.
0xProject mengandalkan mekanisme konsensus Proof of Stake (PoS) Ethereum guna memvalidasi transaksi dan mencegah aktivitas penipuan.
Validator Ethereum menjaga keamanan jaringan melalui staking ETH dan memperoleh imbalan atas integritas jaringan.
Protokol 0x tidak membebankan biaya secara sewenang-wenang dan memungkinkan semua DApp mengakses fitur secara gratis.
0xProject menggunakan kriptografi kunci publik-pribadi Ethereum untuk melindungi transaksi:
Sistem ini memastikan keamanan dana dan transaksi tetap pseudonim di blockchain Ethereum.
Smart contract mengeksekusi perdagangan secara trustless, dan sifat open-source protokol memudahkan audit serta verifikasi oleh komunitas.
Per 17 Januari 2026, 0xProject (ZRX) memiliki pasokan beredar sebesar 848.396.562,906836 token, dengan total pasokan 1.000.000.000 token. Token ini mengikuti model pasokan tetap dengan batas maksimum 1 miliar token.
Pasokan beredar mencakup sekitar 84,84% dari total pasokan, menandakan mayoritas token telah beredar di pasar. Distribusi token mendukung model tata kelola terdesentralisasi, memungkinkan pemangku kepentingan berpartisipasi dalam pembaruan dan pengambilan keputusan protokol.
0xProject (ZRX) mencatat harga tertinggi sepanjang masa $2,5 pada 13 Januari 2018, saat minat tinggi pada protokol pertukaran terdesentralisasi dan proyek infrastruktur berbasis Ethereum.
Harga terendah sepanjang masa $0,11448 terjadi pada 24 Desember 2025, mencerminkan kondisi pasar kripto dan dinamika keuangan terdesentralisasi.
Pergerakan harga terbaru:
Fluktuasi tersebut menggambarkan sentimen pasar, tren adopsi, dan persaingan infrastruktur pertukaran terdesentralisasi yang terus berubah.
Klik untuk melihat harga pasar ZRX saat ini

Protokol ini aktif di 43 bursa, memberikan akses bagi pengguna yang ingin mendapatkan atau memperdagangkan token ZRX.
Ekosistem 0xProject mendukung beragam aplikasi:
0xProject beroperasi sebagai protokol open-source yang dapat diintegrasikan oleh aplikasi terdesentralisasi mana pun, menjadi dasar ekspansi ekosistem melalui infrastruktur permissionless.
0xProject menghadapi sejumlah tantangan:
Berbagai isu ini mendorong diskusi komunitas sekaligus memotivasi perbaikan protokol secara berkelanjutan.
Komunitas 0xProject aktif dengan 189.327 pemegang token. Protokol ini hadir di platform X melalui diskusi seputar infrastruktur pertukaran terdesentralisasi. Faktor seperti pembaruan protokol dan integrasi DApp menarik minat komunitas.
Diskusi di platform X menampilkan beragam perspektif:
Tren terbaru mencerminkan sentimen yang dipengaruhi kondisi pasar DeFi secara umum.
Pengguna X membahas tata kelola protokol, mekanisme likuiditas, dan integrasi dengan DApp 0xProject, mengungkapkan potensi dan tantangan adopsi secara luas.
Protokol ini berfokus pada integrasi tata kelola terdesentralisasi secara berkelanjutan, agar pembaruan dapat diterapkan dengan aman tanpa mengganggu proses tingkat atas, sehingga tetap menjadi infrastruktur inti aplikasi pertukaran token.
0xProject mengubah paradigma pertukaran token terdesentralisasi melalui teknologi blockchain, menghadirkan infrastruktur open-source, akses tanpa izin, dan interoperabilitas. Komunitas aktif, sumber daya pengembang komprehensif, dan eksistensi pasar yang kuat menjadikan posisinya unik di industri mata uang kripto. Walau menghadapi tantangan skalabilitas dan persaingan, peran fundamental dan pendekatan protokolnya sangat berpengaruh terhadap infrastruktur keuangan terdesentralisasi. Baik Anda pemula maupun pelaku berpengalaman, 0xProject layak dipertimbangkan sebagai infrastruktur utama DeFi.
ZRX adalah token utilitas asli protokol 0x yang berperan untuk tata kelola dan insentif likuiditas. Pemegang token memperoleh hak suara atas keputusan dan pengembangan protokol, sekaligus mendapatkan imbalan atas penyediaan likuiditas di ekosistem pertukaran terdesentralisasi.
Token ZRX dapat dibeli di bursa terdesentralisasi seperti Uniswap dan Sushiswap, atau melalui transfer peer-to-peer. Anda juga dapat memperoleh ZRX dengan memperdagangkan mata uang kripto lain di berbagai platform perdagangan.
Protokol 0x memungkinkan perdagangan token terdesentralisasi melalui smart contract. Token ZRX memberi insentif kepada relayer, memfasilitasi tata kelola, dan membiayai protokol. Pengguna berdagang secara peer-to-peer menggunakan tanda tangan kriptografi untuk memastikan pertukaran yang efisien dan tanpa perantara.
ZRX menghadapi persaingan dari DEX yang lebih terintegrasi dan mekanisme penangkapan nilai yang belum pasti. Namun, keunggulannya meliputi eksekusi tim yang solid, fleksibilitas tata kelola, dan potensi peningkatan protokol di masa mendatang. Sukses bergantung pada implementasi tokenomics yang efektif dan peningkatan volume transaksi lewat kemitraan ekosistem.
ZRX memiliki total pasokan sebesar 1.150.000.000 token. Alokasinya terdiri dari 70% untuk perdagangan, 20% untuk tim, dan 10% untuk komunitas. Token di-unlock secara bertahap sejak 2018.











