Mengapa Tiongkok Melarang Cryptocurrency?

2026-01-06 16:44:53
Bitcoin
Blockchain
Ethereum
Tren Makro
Penambangan
Peringkat Artikel : 3
41 penilaian
Telusuri regulasi cryptocurrency di Tiongkok serta pengaruhnya terhadap pasar, penambangan, dan perdagangan di tingkat global. Ketahui alasan Tiongkok melarang crypto, pembaruan terbaru tahun 2024—2025, serta strategi yang dapat diadaptasi investor. Pahami perubahan menuju Digital Yuan beserta dampaknya secara internasional.
Mengapa Tiongkok Melarang Cryptocurrency?

Relevansi bagi Investor, Trader, dan Pengguna

Kebijakan ketat Tiongkok terhadap cryptocurrency sangat memengaruhi pasar global, mengingat peran besar negara tersebut dalam ekonomi dunia dan dominasi sebelumnya di industri mining cryptocurrency. Investor serta trader global perlu memahami dampak dari kebijakan ini, karena dapat meningkatkan volatilitas pasar dan memengaruhi regulasi cryptocurrency secara internasional. Bagi pengguna, khususnya di Tiongkok, hal ini berarti akses ke pasar cryptocurrency menjadi terbatas, sehingga berdampak pada portofolio investasi dan partisipasi mereka di ekonomi digital global.

Contoh Nyata dan Perkembangan Terkini

Sejak pembatasan awal pada tahun 2017, pemerintah Tiongkok meningkatkan penindakan hingga akhirnya memberlakukan larangan menyeluruh pada tahun 2021. Larangan ini mencakup penutupan exchange cryptocurrency domestik dan Initial Coin Offerings (ICO). Hingga tahun 2025, kebijakan tersebut telah membongkar ekosistem mata uang virtual di dalam negeri, mendorong aktivitas terkait ke bawah tanah atau lintas negara.

Peluncuran Digital Yuan pada 2021 sebagai Central Bank Digital Currency (CBDC) adalah contoh penting perubahan strategi Tiongkok menuju arsitektur keuangan digital yang teregulasi. Digital Yuan dirancang agar pemerintah Tiongkok memiliki kendali lebih besar atas ekonomi, termasuk data transaksi secara real-time, yang tidak mungkin dicapai dengan cryptocurrency terdesentralisasi seperti Bitcoin atau Ethereum. Hal ini menegaskan komitmen Tiongkok untuk mempertahankan kedaulatan dan kontrol keuangan nasional.

Dari sisi global, larangan cryptocurrency di Tiongkok telah mendorong redistribusi aktivitas mining. Amerika Serikat, Kanada, dan Kazakhstan mencatat peningkatan operasi mining seiring migrasi para miner akibat larangan tersebut. Pergeseran ini memengaruhi distribusi hash rate global serta keamanan dan desentralisasi jaringan blockchain secara keseluruhan.

Data dan Statistik

Sebelum larangan, Tiongkok berkontribusi lebih dari 65% mining Bitcoin global. Setelah larangan, angka ini turun drastis, mengubah peta mining dunia. Amerika Serikat dengan cepat menjadi pemimpin, menguasai sekitar 35% pangsa pasar pada awal 2025. Selain itu, volume transaksi Digital Yuan mencapai 200 miliar RMB pada akhir 2024, menandakan tingkat adopsi dan penggunaan yang kuat di Tiongkok.

Larangan tersebut juga menyebabkan penurunan kasus penipuan terkait cryptocurrency di Tiongkok secara signifikan. Pemerintah melaporkan penurunan sebanyak 70% kasus, menegaskan efektivitas kebijakan ketat dalam menekan aktivitas keuangan ilegal terkait cryptocurrency.

Kesimpulan dan Poin Penting

Larangan cryptocurrency di Tiongkok adalah langkah strategis untuk mengendalikan risiko keuangan, mendorong penggunaan Digital Yuan, dan mengatur ekonomi digitalnya. Meski mengganggu pasar cryptocurrency global dan ekosistem mining, kebijakan ini juga menghadirkan dinamika serta peluang baru dalam ruang mata uang digital. Investor dan trader perlu terus mengikuti perkembangan ini dan menyesuaikan strategi. Pergeseran ini juga mencerminkan tren berkembangnya mata uang digital nasional dan dampaknya terhadap masa depan keuangan global.

Poin utama meliputi dampak kebijakan cryptocurrency Tiongkok terhadap dinamika pasar global, pergeseran aktivitas mining secara internasional, dan peran penting mata uang digital nasional dalam membentuk sistem keuangan masa depan. Memahami aspek-aspek ini sangat penting bagi pelaku di sektor cryptocurrency dan teknologi finansial, karena perkembangan ini terus membentuk lanskap keuangan digital dan kebijakan ekonomi global.

FAQ

Mengapa Tiongkok melarang perdagangan dan mining cryptocurrency? Apa alasan utamanya?

Tiongkok melarang cryptocurrency untuk mengendalikan risiko keuangan, mencegah aktivitas ilegal seperti pencucian uang, mengurangi konsumsi listrik berlebihan, dan mendorong Digital Yuan sebagai mata uang digital utama.

Apa saja isi larangan cryptocurrency di Tiongkok? Kapan mulai diterapkan?

Larangan Tiongkok meliputi perdagangan cryptocurrency, mining, dan ICO. Pembatasan utama dimulai pada tahun 2017 dengan larangan ICO, diperluas pada 2018 dengan penutupan exchange, dan diperketat pada 2021 melalui larangan mining serta penegakan pembatasan transaksi crypto.

Apa dampak larangan cryptocurrency Tiongkok terhadap pasar crypto global?

Larangan menyeluruh Tiongkok memicu volatilitas pasar global yang signifikan. Harga Bitcoin dan Ethereum turun tajam, menyebabkan likuidasi di berbagai pasar. Namun, hal ini memperkuat adopsi legal dan mempercepat pengembangan keuangan terdesentralisasi secara global, sehingga memperkuat ketahanan pasar.

Bagaimana perubahan harga Bitcoin dan cryptocurrency lainnya sebelum dan sesudah larangan Tiongkok?

Setelah larangan menyeluruh Tiongkok pada Mei 2025, harga Bitcoin dan Ethereum turun signifikan. Bitcoin jatuh dari puncak sekitar $115.000, sementara Ethereum turun di bawah $4.500. Larangan tersebut memicu volatilitas pasar dan likuidasi besar di pasar crypto.

Bagaimana negara lain memandang dan mengatur cryptocurrency? Apa perbedaan dengan kebijakan Tiongkok?

Kebanyakan negara menerapkan regulasi yang lebih terbuka. Amerika Serikat, Uni Eropa, dan Singapura memiliki kerangka kerja jelas untuk operasi crypto. Jepang dan Swiss mengakui legitimasi crypto. Berbeda dengan larangan total Tiongkok atas perdagangan dan mining crypto, negara lain menerapkan sistem perizinan dan perlindungan konsumen dengan tetap mengizinkan partisipasi pasar.

Apakah Tiongkok mungkin akan melonggarkan larangan cryptocurrency di masa depan? Apa hubungan larangan ini dengan Central Bank Digital Currency (CBDC)?

Tiongkok dapat melonggarkan pembatasan di wilayah administrasi khusus, namun tetap mempertahankan larangan di daratan utama. Pengembangan CBDC menunjukkan preferensi terhadap mata uang digital terpusat sebagai solusi pembayaran masa depan, dibandingkan cryptocurrency terdesentralisasi.

* Informasi ini tidak bermaksud untuk menjadi dan bukan merupakan nasihat keuangan atau rekomendasi lain apa pun yang ditawarkan atau didukung oleh Gate.
Artikel Terkait
Bagaimana Cara Menambang Ethereum pada Tahun 2025: Panduan Lengkap untuk Pemula

Bagaimana Cara Menambang Ethereum pada Tahun 2025: Panduan Lengkap untuk Pemula

Panduan komprehensif ini menjelajahi pertambangan Ethereum pada tahun 2025, mendetailkan peralihan dari pertambangan GPU ke staking. Ini mencakup evolusi mekanisme konsensus Ethereum, menguasai staking untuk penghasilan pasif, opsi pertambangan alternatif seperti Ethereum Classic, dan strategi untuk memaksimalkan profitabilitas. Ideal untuk pemula dan penambang berpengalaman, artikel ini memberikan wawasan berharga tentang kondisi saat ini dari pertambangan Ethereum dan alternatifnya dalam lanskap cryptocurrency.
2025-08-14 05:18:10
Ethereum 2.0 pada tahun 2025: Staking, Skalabilitas, dan Dampak Lingkungan

Ethereum 2.0 pada tahun 2025: Staking, Skalabilitas, dan Dampak Lingkungan

Ethereum 2.0 telah merevolusi lanskap blockchain pada tahun 2025. Dengan kemampuan staking yang ditingkatkan, peningkatan skalabilitas yang dramatis, dan dampak lingkungan yang signifikan, Ethereum 2.0 berdiri berlawanan dengan pendahulunya. Seiring dengan mengatasi tantangan adopsi, upgrade Pectra telah membawa masuk era efisiensi dan keberlanjutan baru untuk platform kontrak pintar terkemuka di dunia.
2025-08-14 05:16:05
Apa itu Ethereum: Panduan 2025 untuk Para Penggemar Kripto dan Investor

Apa itu Ethereum: Panduan 2025 untuk Para Penggemar Kripto dan Investor

Panduan komprehensif ini menjelajahi evolusi dan dampak Ethereum pada tahun 2025. Ini mencakup pertumbuhan yang sangat pesat Ethereum, upgrade revolusioner Ethereum 2.0, ekosistem DeFi yang berkembang pesat senilai $89 miliar, dan penurunan dramatis dalam biaya transaksi. Artikel ini meneliti peran Ethereum dalam Web3 dan prospek masa depannya, menawarkan wawasan berharga bagi para penggemar kripto dan investor yang menavigasi lanskap blockchain yang dinamis.
2025-08-14 04:08:30
Bagaimana teknologi blockchain Ethereum bekerja?

Bagaimana teknologi blockchain Ethereum bekerja?

Teknologi blockchain Ethereum adalah buku besar terdesentralisasi, terdistribusi yang mencatat transaksi dan eksekusi kontrak pintar di seluruh jaringan komputer (node). Tujuannya adalah untuk transparan, aman, dan tahan sensor.
2025-08-14 05:09:48
Apa itu kontrak pintar dan bagaimana cara kerjanya di Ethereum?

Apa itu kontrak pintar dan bagaimana cara kerjanya di Ethereum?

Kontrak pintar adalah kontrak yang mengeksekusi diri dengan syarat-syarat perjanjian yang langsung tertulis dalam kode. Mereka secara otomatis mengeksekusi ketika kondisi yang telah ditentukan terpenuhi, menghilangkan kebutuhan akan pihak ketiga.
2025-08-14 05:16:12
Analisis Harga Ethereum: Tren Pasar 2025 dan Dampak Web3

Analisis Harga Ethereum: Tren Pasar 2025 dan Dampak Web3

Pada April 2025, harga Ethereum telah melonjak, membentuk kembali lanskap cryptocurrency. Ramalan harga ETH 2025 mencerminkan pertumbuhan yang belum pernah terjadi sebelumnya, didorong oleh peluang investasi Web3 dan dampak teknologi blockchain. Analisis ini menjelajahi nilai masa depan Ethereum, tren pasar, dan perannya dalam membentuk ekonomi digital, menawarkan wawasan bagi investor dan penggemar teknologi.
2025-08-14 04:20:41
Direkomendasikan untuk Anda
Rekap Kripto Mingguan Gate Ventures (16 Maret 2026)

Rekap Kripto Mingguan Gate Ventures (16 Maret 2026)

Inflasi AS tetap stabil, dengan CPI Februari tumbuh 2,4% dibandingkan tahun sebelumnya. Ekspektasi pasar atas pemangkasan suku bunga Federal Reserve mulai memudar karena risiko inflasi yang dipicu oleh kenaikan harga minyak terus meningkat.
2026-03-16 13:34:19
Rekap Kripto Mingguan Gate Ventures (9 Maret 2026)

Rekap Kripto Mingguan Gate Ventures (9 Maret 2026)

Penggajian non-pertanian AS pada Februari mengalami penurunan signifikan, di mana sebagian pelemahan ini dikaitkan dengan distorsi statistik dan faktor eksternal bersifat sementara.
2026-03-09 16:14:07
Rekap Kripto Mingguan Gate Ventures (2 Maret 2026)

Rekap Kripto Mingguan Gate Ventures (2 Maret 2026)

Ketegangan geopolitik yang meningkat antara Iran dan negara-negara lain menimbulkan risiko material terhadap perdagangan global, dengan potensi dampak berupa gangguan rantai pasok, lonjakan harga komoditas, serta perubahan alokasi modal di tingkat global.
2026-03-02 23:20:41
Rekap Kripto Mingguan Gate Ventures (23 Februari 2026)

Rekap Kripto Mingguan Gate Ventures (23 Februari 2026)

Mahkamah Agung Amerika Serikat menetapkan bahwa tarif yang diberlakukan pada masa pemerintahan Trump tidak sah, sehingga pengembalian dana dapat terjadi dan berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi nominal dalam waktu singkat.
2026-02-24 06:42:31
Rekap Kripto Mingguan Gate Ventures (9 Februari 2026)

Rekap Kripto Mingguan Gate Ventures (9 Februari 2026)

Inisiatif pengurangan neraca yang dikaitkan dengan Kevin Warsh tampaknya tidak akan diterapkan dalam waktu dekat, meskipun kemungkinan jalur pelaksanaan tetap terbuka untuk jangka menengah hingga jangka panjang.
2026-02-09 20:15:46
Apa itu AIX9: Panduan Komprehensif untuk Solusi Komputasi Perusahaan Generasi Terbaru

Apa itu AIX9: Panduan Komprehensif untuk Solusi Komputasi Perusahaan Generasi Terbaru

Temukan AIX9 (AthenaX9), agen CFO berbasis AI yang inovatif, yang merevolusi analitik DeFi dan kecerdasan keuangan institusional. Dapatkan wawasan blockchain secara real-time, pantau performa pasar, dan pelajari cara melakukan perdagangan di Gate.
2026-02-09 01:18:46