

XRP dari Ripple tetap bergerak sideways setelah gagal menembus garis tren menurun dari puncak harga terbaru. Aset ini mengalami aksi jual signifikan oleh whale serta transaksi escrow dalam jumlah besar. Saat ini, XRP diperdagangkan dalam pola konsolidasi, berosilasi di antara level support dan resistance utama. Setelah memantul dari support bawah mendekati US$2,90, harga bergerak naik ke US$3,40 sebelum tertahan di resistance. XRP masih bertahan di atas Simple Moving Average (SMA) 50 hari, walaupun breakout tegas belum terjadi.
Analisis sebelumnya mengidentifikasi US$3,40 sebagai level breakout penting yang harus diawasi, dengan US$3,00 sebagai support utama. Proyeksi ini terbukti tepat, karena XRP gagal menutup di atas US$3,40 secara kuat dan mengalami koreksi ringan. Namun, pembeli berhasil mempertahankan posisi di US$3,14, yang bertepatan dengan SMA 50 dan titik retest breakout terakhir. Pertarungan antara penjual yang menjaga garis tren dan pembeli yang mempertahankan support menyoroti ketidakpastian pasar saat ini.
Harga XRP masih tertahan di bawah resistance US$3,40–US$3,43. Support bertahan di US$3,14–US$3,15, dengan support sekunder di US$2,90–US$2,95. Tren turun sejak pertengahan Juli masih memberikan tekanan pada harga, namun kemampuan XRP untuk bertahan di atas SMA 50 memperkuat momentum jangka pendek.
Grafik 4-jam menampilkan reli tajam pada pertengahan Juli yang mendorong harga di atas US$3,70, diikuti penurunan drastis yang menembus beberapa level support. Awal Agustus menunjukkan pemulihan kuat dan harga kembali di atas SMA 50, meskipun garis tren menurun tetap terjaga.
Level resistance utama berada pada US$3,40–US$3,43, lalu US$3,55–US$3,60, dan US$3,70–US$3,75. Jika XRP turun di bawah US$3,14, maka target penurunan berikutnya adalah US$2,90 atau lebih rendah. Struktur bertingkat ini memberi trader titik referensi yang jelas untuk manajemen risiko dan pengelolaan ukuran posisi.
| Indikator | Nilai | Interpretasi |
|---|---|---|
| MACD (12,26) | -0,015 | Bearish crossover, momentum melambat |
| ADX (14) | 36,17 | Kekuatan tren yang kuat |
| CCI (14) | 26,67 | Deviasi netral |
| RSI (14) | 50,85 | Momentum seimbang |
| ROC | -0,73 | Kecenderungan penurunan ringan |
| Bull/Bear Power (13) | -0,0025 | Pembeli mulai mengambil kendali |
Indikator teknikal memberikan sinyal yang beragam. ADX di 36,17 menunjukkan kekuatan tren yang tinggi, dan Bull/Bear Power mengindikasikan pembeli mulai menguasai pasar. Namun, bearish crossover pada MACD dan nilai ROC negatif menunjukkan tekanan jual jangka pendek. Perbedaan antara indikator tren dan momentum ini menandakan ketidakpastian pasar yang terus berlanjut.
Peningkatan yang jelas di atas US$3,43 akan membuka potensi ke US$3,55 dan US$3,70, dengan US$3,75 sebagai level penting berikutnya jika momentum tetap terjaga. Untuk skenario ini, konfirmasi memerlukan volume yang lebih besar dan pembelian berkelanjutan di atas resistance.
Jika US$3,40 bertahan sebagai resistance kuat, XRP kemungkinan akan bergerak dalam kisaran US$3,00 hingga US$3,40. Dalam skenario ini, trader cenderung menerapkan strategi range, membeli saat turun dan menjual ketika harga naik di dalam rentang tersebut.
Pelemahan di bawah US$3,00 kemungkinan besar akan mempercepat penurunan menuju US$2,80, dan kegagalan bertahan di US$2,80 membuka potensi support selanjutnya di US$2,55. Skenario ini memerlukan analisis faktor fundamental yang mendorong tekanan jual.
XRP masih berada dalam kebuntuan antara pembeli dan penjual di bawah garis tren menurun utama. Walau support tetap bertahan, belum adanya breakout yang jelas di atas US$3,43 membuat momentum tetap terbatas. Skenario yang paling mungkin dalam waktu dekat adalah pergerakan sideways lanjutan antara US$3,00 dan US$3,40, dengan trader memantau US$3,14 dan US$3,40 sebagai level pivot utama untuk menilai arah pasar. Trader teknikal perlu mencermati volume dan sinyal indikator sebelum mengambil posisi arah.
XRP memiliki fondasi teknikal yang solid dan aplikasi nyata yang luas. Dengan meningkatnya permintaan pembayaran lintas negara serta adopsi institusional yang semakin meluas, XRP memiliki potensi besar untuk apresiasi harga di masa depan. Prospeknya positif, namun besaran kenaikan sangat bergantung pada siklus pasar dan tren industri.
Beberapa analis meyakini XRP pada akhirnya dapat mencapai US$1.000, dengan pertimbangan penggunaan institusional dan perluasan kasus penggunaan di dunia nyata. Namun, proyeksi ini sangat tergantung pada kondisi pasar yang mendukung dan tingkat adopsi jaringan Ripple secara luas.
Merujuk pada tren teknikal dan pertumbuhan ekosistem, XRP diperkirakan diperdagangkan antara US$2,50 dan US$3,50 di tahun 2025. Adopsi institusional dan kemitraan strategis menjadi pendorong harga utama. Namun, volatilitas pasar tetap perlu diantisipasi.
Analisis teknikal XRP menyoroti potensi pemulihan dengan support pada level-level penting. Adopsi institusional dan perkembangan regulasi dapat mendorong harga naik. Prospek 2025 cukup optimistis, dengan peluang kenaikan bergantung pada tren pasar kripto yang lebih luas.
Indikator teknikal utama XRP meliputi RSI (Relative Strength Index), MACD, dan moving average. Resistance utama berada di sekitar US$2,50 dan US$3,00, sedangkan support ada di kisaran US$1,80. Memantau volume perdagangan dan tren harga sangat penting untuk mengantisipasi pergerakan selanjutnya.
Pemicu utama meliputi tindakan regulator dan keputusan peradilan terkait XRP, adopsi institusional, perkembangan pada jaringan Ripple, sentimen pasar secara keseluruhan, korelasi dengan Bitcoin, volume transaksi, serta berita terkait kemitraan perbankan internasional.
XRP telah pulih tajam dari level terendah historis dengan volume transaksi yang meningkat. Dibandingkan kompetitor seperti Ethereum dan Bitcoin, XRP tetap mempertahankan posisi pasar strategis dan berada pada posisi yang solid untuk meraih keuntungan di pasar bullish mendatang.











