Falcon Finance merupakan protokol agunan universal yang dirancang untuk ekosistem DeFi multi-rantai. Protokol ini bertujuan menyatukan berbagai aset on-chain dan off-chain dalam satu mesin agunan dan hasil melalui infrastruktur protokol agunan terintegrasi, sehingga membentuk ulang logika dasar stablecoin dan pinjaman DeFi.
Per 4 Februari 2026, token tata kelola FF Falcon Finance memiliki kapitalisasi pasar sekitar USD 182 juta (FDV USD 780 juta), dengan rasio suplai beredar hanya 23,4%. Sejak Februari tahun lalu, suplai USDf terus meningkat, dengan total suplai kini melampaui USD 2,1 miliar.
Artikel ini menyajikan analisis mendalam mengenai mekanisme penangkapan nilai token Falcon Finance, mencakup hak tata kelola dan hasil staking, insentif partisipasi ekosistem, serta umpan balik nilai dana ekosistem. Selain itu, artikel ini merangkum metrik utama proyek dan membahas roadmap serta prospek pengembangan Falcon Finance pada 2026.
Sebagai inti tata kelola dan penangkapan nilai ekosistem Falcon Finance, total suplai FF ditetapkan sebesar 10 miliar token. Berdasarkan perencanaan terbaru, jalur penangkapan nilai FF telah bertransformasi dari utilitas tata kelola tunggal menjadi model ekonomi “tiga-dalam-satu”.
Pada 30 Januari 2026, Falcon mengumumkan peluncuran dana ekosistem senilai USD 50 juta yang berfokus mendukung tim pengembang infrastruktur hasil, integrasi RWA, dan produk terstruktur di Ethereum serta BNB Chain.
Berdasarkan pengumuman resmi, dana tersebut memprioritaskan investasi pada infrastruktur hasil RWA. Hasil dari proyek yang sukses akan dikembalikan kepada pemegang FF melalui pembelian kembali token dan pertumbuhan kas ekosistem.
FF saat ini terdaftar di berbagai bursa terpusat dan terdesentralisasi utama. Berikut ringkasan metrik utama Falcon Finance:

Sumber: CoinGecko

Sumber: Dune Analytics
Perlu dicatat, data di atas merupakan agregasi dari DeFiLlama, CoinGecko, dan Dune Analytics, dengan seluruh angka berlaku per 4 Februari 2026.
Dari data tersebut, beberapa kesimpulan dapat ditarik. Rasio FDV/TVL Falcon Finance saat ini sebesar 0,41× jauh lebih rendah dibanding protokol DeFi lain (Ethena umumnya di kisaran 1,5× hingga 2,5×). Selain itu, dibanding suplai USDf sebesar USD 2,1 miliar, FDV proyek sebesar USD 780 juta masih tergolong konservatif, sehingga menawarkan margin keamanan yang besar.
Berdasarkan roadmap resmi 2026 dan pembaruan whitepaper, strategi inti Falcon Finance berfokus pada penerapan penuh mesin RWA (real-world asset) dan integrasi mendalam dengan produk keuangan kelas institusi.
Pada 2026, Falcon Finance akan melaksanakan peningkatan besar pada jenis agunan. Melalui RWA Tokenization Engine, aset keuangan tradisional akan dikonversi menjadi likuiditas on-chain.

Sumber: Falcon Finance
Demi memenuhi kebutuhan investor institusi, Falcon Finance melakukan investasi strategis pada kepatuhan dan interaksi aset dunia nyata. Misalnya, dalam kerangka regulasi seperti MiCA, Falcon Finance berencana meluncurkan dana pasar uang ter-tokenisasi dan solusi manajemen kas hasil semalam, dilengkapi laporan audit setara perbankan agar memenuhi standar regulasi ketat.
Selain itu, untuk meningkatkan pengalaman pengguna dan memperluas jangkauan pasar, Falcon Finance mengembangkan berbagai inovasi teknis dan produk, termasuk “Institution-Grade USDf Offerings” yang disesuaikan untuk berbagai pasar serta dana investasi berbasis USDf.
Berbeda dengan Ethena yang sepenuhnya mengandalkan tingkat pendanaan pasar kripto, Falcon Finance menawarkan keberlanjutan hasil melalui model dua mesin yang mengombinasikan aset kripto dan RWA.
Dengan keunggulan valuasi 0,41× FDV/TVL, permintaan stablecoin USD 2,1 miliar, dan peluncuran penuh mesin RWA pada kuartal pertama, Falcon Finance menjadi salah satu proyek RWA dan stablecoin yang layak mendapat perhatian khusus pada 2026.
Apa sumber hasil USDf?
Hasil USDf berasal dari kombinasi arbitrase delta-neutral on-chain dan pendapatan RWA off-chain, seperti hasil riil dari US Treasury.
Apakah token FF memiliki mekanisme burn?
Sebagian biaya protokol dan premi RWA akan digunakan untuk pembelian kembali ekosistem. Berdasarkan hasil pemungutan suara tata kelola, dana tersebut akan dialokasikan ke pembakaran token atau kas ekosistem.





