(Sumber: tallyxyz)
Setelah lebih dari lima tahun beroperasi, Tally—platform solusi tata kelola kripto—secara resmi mengumumkan akan menghentikan layanannya secara bertahap. Keputusan ini menandai keluarnya salah satu pemain utama infrastruktur DeFi dari pasar. Berdasarkan pernyataan resmi, platform ini akan memulai fase penutupan pada akhir bulan ini, dengan penghentian produk dan layanan dilakukan secara bertahap.
Tally awalnya berencana melanjutkan pengembangan berikutnya melalui penerbitan token (ICO), namun akhirnya membatalkan rencana tersebut. CEO Dennison Bertram menjelaskan bahwa setelah hampir menyelesaikan prosesnya, tim menilai kondisi pasar saat ini belum mendukung peluncuran token. Lebih dari itu, tim belum memiliki keyakinan penuh untuk memenuhi komitmen masa depan kepada pemegang token. Keputusan ini juga mencerminkan sikap hati-hati pasar terhadap penerbitan token baru.
Walaupun akhirnya ditutup, Tally telah mencatat sejumlah pencapaian penting dalam beberapa tahun terakhir:
Selain itu, beberapa proyek terkemuka di ekosistem Ethereum—seperti Uniswap dan Arbitrum—memanfaatkan Tally, menegaskan peran pentingnya dalam tata kelola on-chain.
Filosofi inti Tally berakar pada visi "infinite garden" Ethereum—ekosistem protokol dan komunitas yang beragam membutuhkan alat tata kelola yang kuat. Namun, masa depan tersebut belum terwujud secepat yang diharapkan.
CEO menyoroti bahwa pasar masih kekurangan perusahaan alat tata kelola terdesentralisasi yang mampu mendukung model modal ventura. Infrastruktur tata kelola tetap penting, namun belum berkembang menjadi sektor komersial yang stabil.
Selama fase penutupan, Tally akan menerapkan strategi transisi untuk meminimalkan gangguan:
Langkah-langkah ini menunjukkan bahwa tim berupaya melakukan keluar pasar secara teratur.
Dalam pernyataan perpisahan, Dennison Bertram mengapresiasi dedikasi dan pencapaian tim. Ia menekankan bahwa Tally memberikan dukungan penting selama periode krusial bagi DeFi dan berkontribusi pada kemajuan tata kelola terdesentralisasi. Meskipun proyek tidak dapat dilanjutkan, perannya di industri tetap signifikan secara historis.
Penutupan Tally bukan hanya akhir dari satu perusahaan; hal ini juga menyoroti bahwa infrastruktur tata kelola pasar kripto masih berada pada tahap eksplorasi awal. Meski teknologi dan visinya telah terbentuk, proyek di bidang ini menghadapi tantangan besar hingga model bisnis dan permintaan pasar benar-benar sejalan. Seiring ekosistem Web3 terus berkembang, apakah alat tata kelola akan mengalami terobosan nyata masih menjadi hal yang patut diperhatikan.





