Kalshi adalah platform pasar prediksi berbasis di Amerika Serikat yang teregulasi, memungkinkan pengguna memperdagangkan hasil berbagai peristiwa, termasuk data inflasi, keputusan suku bunga, hasil pemilu, acara olahraga, hingga perubahan cuaca. Platform ini beroperasi seperti kontrak peristiwa, di mana peserta membeli kontrak Yes atau No dan memperoleh keuntungan atau kerugian berdasarkan hasil akhir. Nilai utama Kalshi terletak pada kemampuannya mengubah penilaian kolektif pelaku pasar menjadi sinyal probabilitas yang terukur, sehingga menjadi alat utama untuk mengukur ekspektasi pasar dan sentimen risiko. Seiring meningkatnya popularitas pasar prediksi, Kalshi tampil sebagai platform penting yang menjembatani keuangan tradisional dengan model perdagangan inovatif.

(Sumber: Kalshi)
Baru-baru ini, Kalshi memperkenalkan Commodities Hub, sebuah bagian khusus yang memungkinkan pengguna memprediksi pergerakan harga komoditas seperti minyak dan emas. Alih-alih memperdagangkan komoditas secara langsung, pasar ini menggunakan kontrak berbasis peristiwa, sehingga pengguna dapat berspekulasi apakah harga akan berada di atas atau di bawah kisaran target yang telah ditentukan.

(Sumber: CoinMarketCap)
Untuk menjamin akurasi hasil pasar, Kalshi bermitra dengan Pyth Network sebagai penyedia data harga utama.
Fungsi Pyth meliputi:
Pyth mengagregasi data dari lebih dari 125 institusi, termasuk bursa dan market maker, untuk menyediakan umpan harga real-time yang terintegrasi.
Di pasar komoditas Kalshi, pengguna dapat melakukan prediksi seperti:
Perdagangan ini umumnya disusun sebagai hasil biner Yes/No.
Pasar komoditas tradisional seperti Chicago Mercantile Exchange beroperasi dengan jam perdagangan tetap dan tidak tersedia 24/7. Sebaliknya, peristiwa geopolitik dapat terjadi kapan saja, berita pasar beredar sepanjang waktu, dan volatilitas harga tidak pernah berhenti. Oleh karena itu, platform seperti Pyth yang menyediakan data real-time secara berkelanjutan memungkinkan pasar bereaksi secara instan terhadap perkembangan baru.
Teknologi Blockchain dan kriptografi membentuk ulang paradigma perdagangan, contohnya:
Inovasi ini menghilangkan batasan waktu dan struktur yang ada pada bursa tradisional.
Lanskap pasar prediksi sangat kompetitif, dengan pemain seperti Kalshi, Polymarket (yang juga mengintegrasikan teknologi oracle), serta platform DeFi dan derivatif lainnya. Persaingan tidak hanya pada perolehan pengguna dan pangsa pasar, tetapi juga pada sumber data dan metodologi penilaian.
Di Amerika Serikat, pasar prediksi masih menghadapi pengawasan regulasi berlapis:
Selain itu, terdapat proposal legislatif yang bertujuan membatasi jenis pasar prediksi tertentu, seperti kontrak yang berkaitan dengan olahraga.
Kalshi mengintegrasikan pasar komoditas dengan mekanisme prediksi dan memanfaatkan Pyth untuk menyediakan data real-time, menawarkan model partisipasi yang berbeda dari bursa tradisional. Seiring berkembangnya permintaan pasar dan teknologi, instrumen keuangan prediktif berbasis data ini diperkirakan akan memainkan peran yang semakin penting dalam lanskap keuangan.





