Apa yang dimaksud dengan Aevo Coin?

Aevo Token (AEVO) merupakan aset utama dari bursa derivatif terdesentralisasi Aevo, yang dibuat untuk mendukung aktivitas perdagangan seperti opsi dan kontrak perpetual. Platform ini berjalan di Aevo L2, yaitu jaringan Ethereum Layer 2 berbasis OP Stack, sehingga menawarkan biaya transaksi yang lebih rendah dan konfirmasi yang lebih cepat. AEVO utamanya digunakan untuk tata kelola, insentif ekosistem, dan mekanisme biaya, dengan pasokan maksimum sebanyak 1 miliar token.
Abstrak
1.
Posisi: Token tata kelola untuk bursa derivatif terdesentralisasi yang mengkhususkan diri pada perdagangan opsi dan perpetual futures, beroperasi di Aevo L2, solusi scaling Ethereum yang dibangun di atas OP Stack.
2.
Mekanisme: AEVO berfungsi sebagai token ekosistem untuk Aevo DEX, memanfaatkan teknologi OP Stack untuk scaling L2 dengan jaminan keamanan Ethereum. Smart contract mengotomatisasi eksekusi perdagangan derivatif.
3.
Suplai: Total suplai tetap sebesar 1 miliar token AEVO tanpa mekanisme inflasi. Suplai beredar saat ini sekitar 916 juta token (91,6% dari total), memberikan stabilitas suplai.
4.
Biaya & Kecepatan: Dibangun di jaringan L2 dengan kecepatan transaksi tinggi dan biaya rendah dibandingkan mainnet Ethereum. Cocok untuk perdagangan derivatif frekuensi tinggi dan mikro-transaksi.
5.
Sorotan Ekosistem: Aevo L2 adalah solusi scaling khusus yang dibangun di atas OP Stack mendukung opsi dan perpetual futures. Fitur ekosistem mencakup perdagangan derivatif terdesentralisasi termasuk opsi dan kontrak perpetual. Kompatibel dengan dompet Ethereum seperti MetaMask.
6.
Peringatan Risiko: Perdagangan derivatif berisiko tinggi dengan leverage dapat menyebabkan hilangnya seluruh modal; AEVO memiliki likuiditas relatif rendah dengan volatilitas harga signifikan (24 jam: -9,72%); jaringan L2 mewarisi keamanan Ethereum namun memiliki risiko smart contract; volume perdagangan dan kedalaman pasar yang terbatas dapat memengaruhi kualitas eksekusi.
Apa yang dimaksud dengan Aevo Coin?

Apa Itu Aevo Token (AEVO)? Definisi dan Fitur Utama

Aevo Token adalah AEVO, token utilitas dan tata kelola asli dari Aevo Exchange. AEVO berperan dalam voting tata kelola, insentif ekosistem, dan mekanisme biaya. Decentralized exchange (DEX) beroperasi menggunakan smart contract, bukan kustodi terpusat, sehingga memungkinkan perdagangan tanpa perlu kepercayaan. Derivatif adalah kontrak yang nilainya bergantung pada aset dasar seperti BTC atau ETH. Option memberikan hak kepada pemegang untuk membeli atau menjual aset pada harga yang sudah ditentukan sebelum atau saat jatuh tempo. Kontrak perpetual merupakan instrumen leverage tanpa tanggal kedaluwarsa, menjaga harga tetap selaras melalui funding rate.

Aevo berjalan di Ethereum Layer 2 (L2) bernama “Aevo L2,” dibangun dengan OP Stack. Arsitektur ini mengoptimalkan keamanan dan efisiensi untuk perdagangan derivatif berkinerja tinggi.

Harga AEVO Terkini, Kapitalisasi Pasar, dan Jumlah Beredar

Per 19 Januari 2026 (data pengguna), AEVO diperdagangkan sekitar $0,037990. Jumlah beredar sebesar 916.111.245,401012 token, dengan total dan maksimum pasokan masing-masing di 1.000.000.000 AEVO. Kapitalisasi pasar beredar sekitar $37.990.000, dan valuasi terdilusi penuh (FDV) juga $37.990.000, setara sekitar 0,0011% pangsa pasar.

AEVO Price Chart

Lihat Harga AEVO/USDT

Perubahan harga jangka pendek: +0,16% dalam 1 jam, -9,72% dalam 24 jam, -8,86% dalam 7 hari, +4,26% dalam 30 hari. Volume perdagangan 24 jam sekitar $444.073.

AEVO Price Trend

Lihat Data Pasar AEVO Terbaru

Jumlah beredar menunjukkan jumlah token yang tersedia untuk diperdagangkan di pasar. Total pasokan adalah akumulasi token yang telah diterbitkan, sedangkan maksimum pasokan merupakan batas atas. Valuasi terdilusi penuh memperkirakan nilai total pada maksimum pasokan. Harga berubah sesuai dinamika pasar; selalu gunakan data langsung Gate untuk referensi perdagangan aktual.

Siapa Pencipta Aevo (AEVO) dan Kapan?

AEVO diluncurkan pada 12 Maret 2023 (sumber: informasi pengguna). Tim Aevo mengembangkan exchange di ekosistem Ethereum dan meluncurkannya di jaringan Aevo L2 berbasis OP Stack. Tujuannya adalah menjaga tingkat keamanan Ethereum sekaligus memberikan biaya transaksi lebih rendah dan throughput lebih tinggi untuk perdagangan opsi dan derivatif perpetual.

Bagaimana Cara Kerja Aevo Token (AEVO)?

Aevo beroperasi di Aevo L2, solusi Ethereum Layer 2. Jaringan L2 memproses transaksi di luar mainnet dan secara berkala mengirim data atau bukti ke Ethereum untuk penyelesaian dan keamanan. OP Stack adalah framework modular untuk membangun jaringan L2 berbasis Optimistic Rollup. Transaksi dijalankan secara optimis; jika terjadi sengketa, tantangan dapat diajukan di mainnet.

DEX di Aevo menggunakan smart contract untuk kustodi dan penyelesaian. Pencocokan order bisa terjadi di on-chain atau melalui metode hybrid—pencocokan di off-chain dengan penyelesaian on-chain—untuk menyeimbangkan kecepatan dan transparansi.

AEVO berfungsi sebagai token protokol dan digunakan untuk voting tata kelola (misal penyesuaian parameter), reward ekosistem, dan mekanisme biaya. Rujuk pengumuman resmi untuk detail implementasi aktual.

Penggunaan Utama Aevo Token (AEVO)

Penerapan AEVO yang umum meliputi:

  • Berpartisipasi dalam voting tata kelola (misal penyesuaian biaya atau program insentif)
  • Mendapatkan diskon atau rebate biaya perdagangan selama event
  • Memberikan insentif kepada penyedia likuiditas dan aktivitas market making

Beberapa protokol menawarkan mekanisme staking atau locking untuk manfaat tambahan; pengguna sebaiknya merujuk pernyataan resmi terbaru Aevo untuk kelayakan. Untuk pengguna reguler, AEVO dapat disimpan sebagai aset portofolio dan digunakan dalam produk ekosistem atau proses tata kelola sesuai strategi manajemen risiko masing-masing.

Wallet dan Solusi Ekstensi dalam Ekosistem Aevo

Aevo L2 kompatibel dengan wallet Ethereum—baik browser maupun mobile. Langkah umum pengaturan:

  • Tambahkan endpoint RPC dan chain ID Aevo L2 di wallet Anda.
  • Bridge aset dari Ethereum mainnet atau L2 lain ke Aevo L2 menggunakan bridge resmi atau layanan lintas chain.
  • Perdagangkan atau berpartisipasi dalam tata kelola di Aevo DEX atau kontrak terkait.

Demi keamanan, wallet hardware direkomendasikan untuk kustodi mandiri jangka panjang. Selalu verifikasi alamat kontrak dan permintaan tanda tangan sebelum berinteraksi. Operasi lintas chain atau bridging dikenakan biaya dan dapat memerlukan waktu konfirmasi; pastikan Anda memiliki cukup ETH atau aset gas native L2 untuk menutupi biaya tersebut.

Risiko Utama dan Pertimbangan Regulasi AEVO

Derivatif merupakan instrumen kompleks—leverage dan funding rate dapat memperbesar keuntungan atau kerugian, sehingga meningkatkan risiko jika tidak dikelola dengan benar.

Fear & Greed Index Trend

Lihat Indeks Fear & Greed AEVO

Risiko teknis meliputi kerentanan smart contract, eksploitasi bridge lintas chain, dan masalah dalam mekanisme tantangan optimis di jaringan Layer 2. Risiko pasar meliputi volatilitas harga dan kekurangan likuiditas. Parameter tata kelola dapat berubah; selalu pantau pembaruan resmi.

Terkait kepatuhan: beberapa yurisdiksi mengatur ketat perdagangan derivatif dan penggunaan token—pahami hukum lokal sebelum berpartisipasi.

Keamanan akun dan manajemen private key sangat penting: aktifkan autentikasi dua faktor dan whitelist penarikan untuk akun exchange; backup frasa mnemonic wallet kustodi mandiri secara aman; waspadai phishing dan persetujuan berbahaya.

Cara Membeli dan Menyimpan Aevo (AEVO) dengan Aman di Gate

Langkah 1: Daftar atau login ke akun Gate Anda, lakukan verifikasi identitas (KYC), aktifkan autentikasi dua faktor (2FA), dan atur kode anti-phishing untuk keamanan akun.

Langkah 2: Danai akun Anda dengan deposit USDT atau membeli stablecoin melalui kanal fiat di Gate untuk persiapan membeli AEVO.

Langkah 3: Di bagian perdagangan spot Gate, cari “AEVO” dan pilih pasangan perdagangan yang diinginkan (misal AEVO/USDT). Tempatkan order pasar atau limit sesuai kebutuhan; setelah eksekusi, cek kepemilikan Anda di halaman dana.

Langkah 4: Untuk kustodi mandiri, tarik AEVO ke wallet pribadi Anda. Tambahkan pengaturan jaringan Aevo L2 di wallet; lakukan penarikan kecil untuk uji akurasi sebelum transfer jumlah besar.

Langkah 5: Pastikan penyimpanan aman—backup seed phrase secara offline; aktifkan kontrol izin wallet dan tinjau otorisasi secara berkala; gunakan wallet hardware untuk aset besar; aktifkan whitelist dan batas penarikan di Gate.

Langkah 6: Kelola aset secara proaktif—pantau pembaruan resmi tentang tata kelola atau program insentif; nilai hasil dan risiko; hindari leverage berlebihan atau otorisasi yang terlalu sering.

Perbandingan: Aevo Token (AEVO) vs dYdX (DYDX)

Kedua platform menargetkan pasar derivatif dengan fokus berbeda. Aevo mendukung opsi dan kontrak perpetual, sedangkan dYdX lebih dikenal untuk perpetual dengan dukungan opsi terbatas. Secara teknis, Aevo beroperasi di Ethereum L2 berbasis OP Stack; dYdX v4 menggunakan chain mandiri berbasis Cosmos (per 19 Januari 2026, menurut dokumen publik dan info komunitas).

Kedua token digunakan untuk tata kelola dan insentif, tetapi memiliki mekanisme dan aturan distribusi yang berbeda—rujuk dokumentasi resmi masing-masing proyek untuk detailnya.

Aevo kompatibel dengan ekosistem wallet Ethereum; chain mandiri dYdX memerlukan wallet khusus dan prosedur lintas chain. Pilih berdasarkan kebutuhan produk (misal ketersediaan opsi), pengaturan wallet, dan preferensi jaringan.

Ringkasan Aevo Token (AEVO)

Aevo Token adalah token utilitas asli untuk Aevo—DEX derivatif berbasis Ethereum Layer 2 (Aevo L2), melayani pasar opsi dan kontrak perpetual dengan tata kelola dan insentif terintegrasi. Data pasar menunjukkan angka pasokan dan kapitalisasi AEVO yang jelas, namun harga tetap bergantung pada likuiditas dan sentimen pasar.

Protokol ini memanfaatkan teknologi Layer 2 berbasis OP Stack untuk efisiensi, sekaligus mewarisi jaminan keamanan Ethereum. Pengguna dapat membeli AEVO di Gate, mengatur keamanan akun, menyimpan aset secara mandiri sesuai kebutuhan, dan berpartisipasi dalam ekosistem.

Mengingat kompleksitas derivatif—dan risiko teknis pada Layer 2 serta operasi lintas chain—penting untuk selalu mengikuti pengumuman resmi dan buletin keamanan serta berhati-hati dalam pengelolaan dana, persetujuan, dan penggunaan leverage.

FAQ

Apa Keunggulan Aevo Dibandingkan Platform Derivatif Lain?

Sebagai platform perdagangan derivatif on-chain berbasis Arbitrum, Aevo menawarkan biaya perdagangan lebih rendah, eksekusi lebih cepat, dan kustodi aset yang dikendalikan pengguna. Berbeda dengan exchange terpusat, Aevo memastikan Anda tetap memiliki aset tanpa perlu mempercayai kustodian pihak ketiga—ideal bagi trader yang mengutamakan kedaulatan aset.

Apa yang Harus Dipersiapkan Pemula Sebelum Trading Derivatif di Aevo?

Anda memerlukan wallet yang kompatibel dengan jaringan Arbitrum (misal MetaMask) dan dana yang cukup untuk trading. Disarankan membeli USDC atau ETH di Gate terlebih dahulu, transfer ke wallet Anda, lalu hubungkan ke platform Aevo. Mulailah dengan nominal kecil untuk membiasakan diri dengan platform sebelum meningkatkan nilai transaksi—derivatif memiliki risiko tinggi.

Apa Risiko Umum Saat Trading Derivatif di Aevo?

Risiko utama adalah amplifikasi leverage—pergerakan harga kecil dapat menyebabkan likuidasi penuh. Perhatikan juga slippage, biaya funding rate, dan kerentanan smart contract. Atur order stop-loss, hindari leverage berlebihan, dan rutin cek audit keamanan platform untuk meminimalkan risiko.

Apa Kegunaan Praktis Token AEVO?

AEVO berfungsi sebagai token tata kelola platform Aevo—pemegang dapat voting keputusan utama dan roadmap fitur. AEVO juga dapat digunakan untuk membayar biaya trading dengan diskon dan berpotensi memperoleh reward tambahan pada kampanye tertentu. Secara keseluruhan, AEVO menyelaraskan hak tata kelola dan insentif ekonomi dengan komunitas platform.

Bagaimana Aevo Menjamin Keamanan Dana?

Sebagai platform on-chain, dana pengguna disimpan di smart contract bukan akun terpusat—faktor keamanan utama adalah kualitas audit smart contract. Meski Aevo telah diaudit oleh firma terkemuka, protokol blockchain tetap memiliki risiko kode. Gunakan dana sesuai toleransi risiko Anda, dan pantau pembaruan keamanan resmi.

Glosarium Referensi Cepat: Istilah Inti Aevo (AEVO)

  • Perdagangan Opsi: Hak membeli atau menjual aset pada harga yang telah ditentukan sebelum tanggal tertentu—Aevo berfokus pada perdagangan derivatif.
  • Derivatif: Instrumen keuangan berbasis pergerakan harga aset dasar; mencakup opsi, futures, dan lainnya.
  • Perdagangan On-chain: Transaksi yang dieksekusi langsung di blockchain tanpa perantara terpusat.
  • Smart Contract: Kode program yang menegakkan aturan perdagangan secara otomatis—memastikan kontrak opsi terselesaikan sesuai kesepakatan.
  • Liquidity Pools: Kontrak yang mengumpulkan dana pengguna untuk menyediakan likuiditas bagi pasangan perdagangan sekaligus menghasilkan pendapatan biaya.

Referensi & Bacaan Lanjutan

Sebuah “suka” sederhana bisa sangat berarti

Bagikan

Glosarium Terkait
apr
Annual Percentage Rate (APR) menunjukkan hasil atau biaya tahunan dalam bentuk suku bunga sederhana, tanpa memasukkan efek bunga majemuk. Anda biasanya akan menemukan label APR pada produk tabungan di bursa, platform peminjaman DeFi, dan halaman staking. Dengan memahami APR, Anda dapat memperkirakan imbal hasil berdasarkan lama waktu kepemilikan, membandingkan berbagai produk, serta mengetahui apakah bunga majemuk atau aturan penguncian diterapkan.
APY
Annual Percentage Yield (APY) merupakan metrik yang mengannualisasi bunga majemuk, memungkinkan pengguna membandingkan hasil nyata dari berbagai produk. Tidak seperti APR yang hanya memperhitungkan bunga sederhana, APY memperhitungkan dampak reinvestasi bunga yang diperoleh ke saldo pokok. Dalam investasi Web3 dan kripto, APY sering dijumpai pada staking, lending, liquidity pool, serta halaman earn platform. Gate juga menampilkan hasil menggunakan APY. Untuk memahami APY, pengguna perlu mempertimbangkan baik frekuensi penggandaan maupun sumber penghasilan yang mendasarinya.
amm
Automated Market Maker (AMM) merupakan mekanisme perdagangan on-chain yang menggunakan aturan yang telah ditetapkan untuk menentukan harga dan menjalankan transaksi. Pengguna menyediakan dua atau lebih aset ke dalam kumpulan likuiditas bersama, di mana harga akan otomatis menyesuaikan berdasarkan rasio aset dalam kumpulan tersebut. Biaya perdagangan didistribusikan secara proporsional kepada penyedia likuiditas. Tidak seperti bursa tradisional, AMM tidak bergantung pada buku pesanan; sebaliknya, partisipan arbitrase berperan menjaga harga kumpulan tetap selaras dengan harga pasar secara umum.
LTV
Rasio Loan-to-Value (LTV) adalah perbandingan antara jumlah pinjaman dengan nilai pasar jaminan. Metrik ini digunakan untuk menilai tingkat keamanan dalam aktivitas peminjaman. LTV menentukan besaran pinjaman yang dapat Anda ajukan dan kapan tingkat risiko mulai meningkat. Rasio ini umum digunakan dalam peminjaman DeFi, perdagangan leverage di bursa, serta pinjaman dengan jaminan NFT. Karena setiap aset memiliki tingkat volatilitas yang berbeda, platform biasanya menetapkan batas maksimum dan ambang peringatan likuidasi untuk LTV, yang akan disesuaikan secara dinamis mengikuti perubahan harga secara real-time.
Jaminan
Agunan adalah aset likuid yang dijaminkan sementara untuk memperoleh pinjaman atau menjamin kinerja kewajiban. Dalam keuangan tradisional, agunan dapat berupa properti, simpanan, atau obligasi. Di ranah on-chain, bentuk agunan yang umum meliputi ETH, stablecoin, atau token, yang digunakan dalam aktivitas peminjaman, pencetakan stablecoin, dan perdagangan leverage. Protokol memantau nilai agunan melalui price oracle, dengan parameter seperti rasio kolateralisasi, ambang likuidasi, dan biaya penalti. Jika nilai agunan turun di bawah batas aman, pengguna harus menambah agunan atau menghadapi likuidasi. Pemilihan agunan yang sangat likuid dan transparan membantu meminimalkan risiko akibat volatilitas dan kendala dalam likuidasi aset.

Artikel Terkait

Apa Itu Narasi Kripto? Narasi Teratas untuk 2025 (DIPERBARUI)
Pemula

Apa Itu Narasi Kripto? Narasi Teratas untuk 2025 (DIPERBARUI)

Memecoins, token restaking yang cair, derivatif staking yang cair, modularitas blockchain, Layer 1s, Layer 2s (Optimistic rollups dan zero knowledge rollups), BRC-20, DePIN, bot perdagangan kripto Telegram, pasar prediksi, dan RWAs adalah beberapa narasi yang perlu diperhatikan pada tahun 2024.
2024-11-26 02:13:25
Apa itu Stablecoin?
Pemula

Apa itu Stablecoin?

Stablecoin adalah mata uang kripto dengan harga stabil, yang sering dipatok ke alat pembayaran yang sah di dunia nyata. Ambil USDT, stablecoin yang paling umum digunakan saat ini, misalnya, USDT dipatok ke dolar AS, dengan 1 USDT = 1 USD.
2022-11-21 08:35:14
ONDO, Proyek yang Disukai oleh BlackRock
Pemula

ONDO, Proyek yang Disukai oleh BlackRock

Artikel ini mengupas tentang ONDO dan perkembangannya baru-baru ini.
2024-02-02 10:42:34