
Phoenic Token (PNIC) merupakan mata uang kripto yang diimplementasikan pada Avalanche C-Chain, dikembangkan untuk transfer on-chain, pembayaran dalam aplikasi, dan insentif komunitas. Berbeda dengan token native Avalanche, AVAX, PNIC adalah aset dengan pasokan tetap dan batas maksimum penerbitan. Harga PNIC ditentukan sepenuhnya oleh mekanisme pasar antara penawaran dan permintaan. Pengguna membayar biaya gas transaksi (biaya jaringan untuk operasi on-chain) menggunakan AVAX saat berinteraksi di Avalanche C-Chain.
Per 12-01-2026 04:47 UTC (sumber: snapshot pengguna), harga terbaru PNIC sekitar $0,007399. Kapitalisasi pasar beredar sekitar $1.882.144,05; kapitalisasi pasar fully diluted sekitar $41.103.245,73; jumlah beredar mencapai 254.367.022,35 token. Baik total maupun maksimum pasokan adalah 5.555.000.000 token. Perubahan harga: sekitar +0,2290% dalam 1 jam, -2,3035% dalam 24 jam, +5,2615% dalam 7 hari, dan +125,1025% dalam 30 hari. Volume perdagangan 24 jam sekitar $73.200,61, dengan 16 pasangan trading tersedia. Data dominasi kapitalisasi pasar tidak tercantum dalam snapshot ini.
Penjelasan istilah utama:
PNIC diluncurkan pada 7 April 2024, beroperasi di Avalanche C-Chain (platform smart contract kompatibel EVM). Token biasanya diimplementasikan melalui smart contract yang menetapkan aturan minting, logika transfer, dan perizinan. Tim pendiri serta latar belakang detail tidak diungkapkan dalam input ini; pembaruan terbaru dapat diperoleh melalui situs resmi (phoenictoken.com) dan pengumuman terkait.
PNIC kemungkinan besar mengikuti standar ERC-20, karena Avalanche C-Chain kompatibel dengan EVM (Ethereum Virtual Machine). Artinya, PNIC mendukung fungsi standar seperti transfer, pengecekan saldo, dan persetujuan. Saat mentransfer PNIC di C-Chain, pengguna wajib membayar biaya gas dalam AVAX. Pasokan maksimum dibatasi pada 5.555.000.000 token; sesuai data ("Apakah pasokan tidak terbatas: Tidak"), terdapat batas atas yang tetap.
Kompatibilitas EVM memberikan sejumlah keunggulan: dompet populer seperti MetaMask atau Avalanche Core dapat mengenali alamat kontrak token, sehingga pengguna dapat mengelola PNIC bersama aset lain dalam satu antarmuka. Pengembang juga dapat memanfaatkan ekosistem tools yang matang untuk deployment dan integrasi aplikasi.
Kegunaan utama PNIC meliputi:
Kegunaan aktual bergantung pada desain proyek dan kemitraan ekosistem; selalu tinjau dokumentasi resmi dan detail kontrak sebelum bertransaksi.
Terminologi tambahan: Aplikasi terdesentralisasi (dApp) berjalan di infrastruktur blockchain, dengan logika inti dieksekusi oleh smart contract, tanpa bergantung pada server terpusat.
Catatan istilah: Private key Anda adalah kredensial inti yang mengendalikan aset blockchain; siapa pun yang memiliki akses dapat memindahkan dana Anda. Selalu backup kunci secara offline dengan aman.
Praktik terbaik: Konfirmasi alamat kontrak melalui saluran resmi, gunakan dompet hardware untuk penyimpanan private key, uji proses baru dengan nominal kecil terlebih dahulu, dan tetap update melalui pengumuman serta peringatan keamanan.
Langkah 1: Daftarkan akun di Gate (gate.com) dan selesaikan verifikasi KYC. Aktifkan autentikasi dua faktor pada pengaturan keamanan akun untuk meningkatkan keamanan login dan penarikan.
Langkah 2: Deposit dana melalui fiat atau mata uang kripto; jika berencana menarik atau menerima PNIC langsung, pilih jaringan Avalanche C-Chain untuk menghindari deposit yang tidak dapat dipulihkan di chain yang salah.
Langkah 3: Cari PNIC di bagian spot trading Gate untuk menemukan pasangan yang tersedia (misal PNIC/USDT). Verifikasi nama token dan informasi kontrak sebelum masuk ke halaman trading untuk mencegah kebingungan.
Langkah 4: Lakukan transaksi. Market order akan dieksekusi langsung pada harga saat ini—ideal untuk masuk cepat; limit order memungkinkan Anda menentukan harga spesifik untuk kontrol eksekusi dan slippage yang lebih baik. Tinjau ukuran order, biaya, dan kedalaman order book sebelum submit.
Langkah 5: Tarik ke dompet self-custody jika ingin menyimpan jangka panjang atau berpartisipasi dalam aktivitas on-chain. Saat menarik, pilih jaringan Avalanche C-Chain, tempelkan alamat dompet, dan uji dulu dengan transfer kecil; tarik nominal besar hanya setelah konfirmasi penerimaan.
Langkah 6: Lindungi aset Anda dengan backup private key atau recovery phrase secara offline dan di beberapa lokasi. Aktifkan hardware signing dan whitelist alamat untuk dompet aktif. Secara rutin tinjau izin dompet dan cabut persetujuan smart contract yang tidak diperlukan.
Ringkasnya, AVAX berperan sebagai “bahan bakar” untuk operasi jaringan sementara PNIC berfungsi sebagai “voucher” di lapisan aplikasi; keduanya saling melengkapi.
PNIC adalah token dengan batas pasokan tetap di Avalanche C-Chain yang dirancang untuk skenario ekonomi aplikasi dan komunitas. Data saat ini menunjukkan harga dan kapitalisasi pasar yang relatif kecil dengan volatilitas dan likuiditas yang perlu diperhatikan. Pemula sebaiknya memahami perbedaan antara token dan koin native, biaya gas yang dibayar dalam AVAX, serta verifikasi alamat kontrak. Untuk penggunaan praktis: lakukan KYC dan pendanaan di Gate, konfirmasi pasangan trading sebelum melakukan order secara bertahap, lalu tarik ke dompet self-custody dengan manajemen private key yang kuat. Selama riset dan partisipasi, pantau pembaruan situs resmi, data blockchain, dan laporan audit—bangun posisi secara bertahap agar terhindar dari FOMO atau eksposur risiko berlebihan.
PNIC menawarkan titik masuk yang baik bagi pemula yang ingin belajar blockchain dan pengalaman langsung, namun memiliki risiko spesifik. Sebagai token baru, volatilitas harga tinggi—mulai dengan nominal kecil untuk membiasakan diri dengan proses menggunakan opsi pembelian dan manajemen yang mudah di Gate. Selalu pelajari fundamental proyek secara menyeluruh sebelum berinvestasi; jangan alokasikan dana melebihi batas kemampuan Anda.
PNIC berfungsi sebagai token tata kelola proyek yang nilainya berfluktuasi sesuai penawaran-permintaan pasar; stablecoin dipatok 1:1 terhadap mata uang fiat seperti USD dengan harga stabil. PNIC memperoleh nilai dari utilitas di ekosistem Phoenic—cocok bagi pengguna yang optimis pada pertumbuhan proyek—sementara stablecoin terutama digunakan untuk pelestarian nilai dan penyelesaian transaksi. Keduanya dapat diperdagangkan di Gate namun memiliki tujuan dan profil risiko yang berbeda.
Anda hanya membutuhkan dompet digital dan akses ke saluran pembelian—tidak ada syarat khusus yang berlaku. Anda dapat membeli PNIC dengan mendaftar di Gate lalu menariknya ke dompet self-custody Anda sendiri (termasuk dompet hardware) untuk penyimpanan jangka panjang atau menyimpannya di platform Gate. Pilih metode penyimpanan sesuai toleransi risiko; pemegang jangka panjang sebaiknya mempertimbangkan dompet hardware yang aman.
PNIC terutama digunakan di ekosistem Phoenic untuk voting tata kelola, insentif transaksi, dan utilitas aplikasi. Jika ingin berpartisipasi dalam pengambilan keputusan proyek atau mendapatkan yield melalui aplikasi DeFi ekosistem, PNIC sangat bernilai. Bagi investor umum, memegang PNIC lebih kepada bertaruh pada potensi proyek daripada untuk pembayaran harian.
Pembelian melalui exchange terpercaya seperti Gate adalah cara paling aman; platform mitra resmi menjalani proses review ketat untuk memastikan keaslian token. Selalu verifikasi alamat kontrak sesuai yang tertera di situs resmi sebelum membeli—jangan klik tautan tidak dikenal atau menggunakan platform kecil tanpa due diligence. Ikuti update melalui kanal komunitas resmi Phoenic dan waspada terhadap penawaran seperti harga miring atau airdrop tanpa permintaan.
Situs Resmi / Whitepaper:
Sumber Pengembang / Dokumentasi:
Media Terpercaya / Riset:


