
Token Tuft merupakan aset kripto asli dari sebuah proyek blockchain tertentu yang umumnya menyediakan fitur utilitas sekaligus tata kelola. Pemegang token dapat memanfaatkannya untuk membayar biaya jaringan atau aplikasi, memperoleh insentif partisipasi, serta ikut dalam pemungutan suara tata kelola. Melalui pemungutan suara tata kelola, pemegang token dapat memberikan suara pada proposal sesuai proses yang telah ditetapkan, sehingga dapat memengaruhi parameter proyek dan alokasi sumber daya.
Ketika mengevaluasi token semacam ini, pastikan tiga hal utama: simbol token dan alamat kontrak harus otoritatif dan konsisten; total pasokan serta jadwal unlock harus diungkapkan secara transparan; dan peran token dalam ekosistem harus dijelaskan dengan jelas.
Per 2026-01-19, platform data publik utama (sumber: CoinMarketCap dan CoinGecko) belum menyediakan halaman terverifikasi untuk harga, kapitalisasi pasar, atau pasokan beredar Tuft. Dalam kondisi ini, lakukan langkah berikut: pertama, pastikan total pasokan dan alamat kontrak melalui pengumuman resmi atau whitepaper; lalu, cek halaman listing Gate dan informasi pasangan perdagangan.
Kapitalisasi pasar dihitung dengan rumus “harga × pasokan beredar” dan mencerminkan nilai token yang beredar saat ini. Pasokan beredar adalah jumlah token yang telah dirilis dan dapat diperdagangkan secara bebas. FDV (Fully Diluted Valuation) dihitung dengan “harga saat ini × total pasokan,” yang memperkirakan valuasi proyek jika semua token telah di-unlock. Jika pasokan beredar rendah, kapitalisasi pasar biasanya sangat berbeda dengan FDV—peristiwa unlock dapat mengubah ketersediaan token, sehingga perlu dipantau secara cermat.
Secara praktis, mulai dengan mencatat total pasokan, rasio alokasi, dan jadwal unlock. Pantau volume perdagangan dan kedalaman order book untuk menilai likuiditas dan risiko slippage. Selalu gunakan sumber resmi dan halaman bursa untuk angka konkret, serta pastikan keakuratan waktunya dengan tanggal publikasi.
Saat ini, informasi publik belum mengonfirmasi tanggal pembuatan atau detail tim Tuft. Untuk memastikannya, gunakan saluran resmi: periksa situs web proyek, whitepaper, akun media sosial terverifikasi, dan laporan audit.
Indikator utama proyek yang kredibel meliputi: pengungkapan anggota inti tim beserta latar belakangnya; kode sumber terbuka dan audit pihak ketiga; roadmap yang jelas; metode penggalangan dana serta distribusi token yang transparan; dan mekanisme pemeliharaan serta tata kelola komunitas jangka panjang. Jika informasi tidak lengkap, sebaiknya waspada dan batasi eksposur Anda.
Jika Tuft mengikuti protokol token standar (seperti ERC-20), transfer dilakukan melalui smart contract, di mana pengguna membayar gas fee (biaya jaringan untuk memproses transaksi blockchain). Kontrak dapat mencakup logika minting dan burning, pembatasan transfer, antarmuka tata kelola, dan lainnya, sehingga memungkinkan penerbitan, distribusi hadiah, atau pemungutan suara tata kelola.
Model tokenomics menentukan penawaran dan permintaan. Elemen umum meliputi: total pasokan; alokasi awal (tim, komunitas, investor, yayasan); jadwal unlock dan vesting (rilis linear atau cliff); mekanisme reward dan buyback; serta fitur burning atau redistribusi biaya. Pemungutan suara tata kelola umumnya dikoordinasikan melalui proposal, bobot suara, dan modul eksekusi.
Penggunaan umum Tuft antara lain: berpartisipasi dalam tata kelola (pemungutan suara parameter atau alokasi dana); membayar biaya di aplikasi atau protokol; menjadi insentif bagi kontributor atau penyedia likuiditas; staking untuk memperoleh hak istimewa atau layanan tertentu; serta sebagai kredensial akses untuk proyek ekosistem.
Misalnya, jika suatu fitur mensyaratkan kepemilikan minimal token untuk mengaktifkannya, Tuft berfungsi sebagai syarat masuk. Jika protokol memberikan insentif kepada market maker, Tuft digunakan sebagai media reward. Selalu rujuk dokumentasi resmi proyek untuk penggunaan spesifik.
Pilihan penyimpanan populer meliputi dompet akun bursa dan dompet self-custody. Dompet bursa memudahkan perdagangan dan onboarding fiat; dompet self-custody mengharuskan pengguna mengelola private key sendiri, yang merupakan kredensial penting untuk menandatangani transaksi dan mengendalikan aset. Hot wallet berjalan di perangkat terhubung—praktis namun rentan terhadap phishing dan plugin berbahaya; cold wallet bersifat offline atau berbasis perangkat keras—lebih aman, namun kurang praktis.
Ekstensi biasanya mencakup block explorer (untuk memantau transaksi dan detail kontrak), frontend tata kelola (untuk mengajukan proposal dan voting), dasbor unlock dan alokasi (untuk transparansi progres rilis), serta panel pemantauan risiko. Selalu pilih alat melalui tautan resmi dan verifikasi yang dapat dipercaya.
Risiko protokol dan kontrak: Kerentanan pada smart contract dapat menyebabkan kehilangan dana. Pastikan ada audit dari pihak tepercaya dan pemeliharaan keamanan yang berkelanjutan.
Risiko likuiditas dan harga: Token tahap awal atau volume rendah memiliki kedalaman order book terbatas, sehingga slippage tinggi dan rentan terhadap transaksi besar. Jadwal unlock atau transfer dalam jumlah besar dapat memengaruhi keseimbangan penawaran-permintaan.
Risiko informasi dan peniruan: Alamat kontrak, simbol, atau nama dapat dipalsukan. Selalu verifikasi melalui pengumuman resmi sebelum melakukan transaksi apa pun.
Risiko regulasi dan kepatuhan: Regulasi aset kripto berbeda-beda di setiap yurisdiksi. Pengguna wajib mematuhi hukum lokal dan persyaratan pajak serta menyelesaikan KYC (verifikasi identitas) sesuai ketentuan.
Keamanan akun dan private key: Gunakan kata sandi kuat dan aktifkan autentikasi dua faktor untuk akun bursa; cadangkan seed phrase (backup private key) secara offline dengan aman saat self-custody aset.
Langkah 1: Daftar akun Gate dan selesaikan KYC. Aktifkan autentikasi dua faktor (seperti SMS atau aplikasi autentikator) serta whitelist penarikan untuk memperkuat keamanan akun.
Langkah 2: Siapkan dana. Deposit mata uang fiat atau stablecoin seperti USDT di Gate, lalu transfer ke akun spot Anda.
Langkah 3: Cari pasangan perdagangan. Di bagian spot Gate, cari “TUFT.” Pastikan pengumuman proyek, alamat kontrak, nama, dan logo sudah sesuai; jika belum terdaftar, pantau pembaruan resmi dari Gate untuk menghindari transaksi melalui saluran tidak resmi.
Langkah 4: Tempatkan pesanan Anda. Sesuaikan dengan toleransi risiko, pilih market order (eksekusi di harga pasar saat ini) atau limit order (tentukan harga yang diinginkan). Tinjau kedalaman order book dan estimasi slippage untuk mengelola ukuran posisi.
Langkah 5: Tarik ke dompet self-custody (opsional). Konfirmasi jenis jaringan dan alamat kontrak sebelum penarikan; lakukan uji coba dengan nominal kecil sebelum transfer utama. Kesalahan memilih jaringan atau alamat dapat menyebabkan dana hilang permanen.
Langkah 6: Penyimpanan jangka panjang & manajemen risiko. Cadangkan seed phrase secara offline; lakukan diversifikasi aset; rutin cek kalender unlock dan pengumuman penting; waspadai airdrop atau permintaan otorisasi yang tidak diminta.
Posisi & kasus penggunaan: UNI adalah token tata kelola untuk protokol decentralized exchange Uniswap—cakupan tata kelolanya jelas dan terintegrasi dengan produk inti. Posisi Tuft bergantung pada dokumentasi resmi; jika ekosistem masih awal, cakupan tata kelola dan kasus penggunaan riilnya mungkin masih dalam pengembangan.
Data & transparansi: Penerbitan, distribusi, proses tata kelola, dan data on-chain UNI sangat transparan dan dapat diverifikasi; untuk Tuft, tinjau detail whitepaper, rencana distribusi, serta laporan audit—kelengkapan informasi sangat mempengaruhi penilaian risiko.
Kematangan ekosistem: UNI didukung ekosistem DEX besar dengan likuiditas tinggi; kematangan ekosistem Tuft bergantung pada progres listing, kemitraan, dan skala pengguna.
Risiko & volatilitas: Semua token memiliki risiko pasar dan kontrak; jika Tuft memiliki pasokan beredar rendah atau unlock terpusat, volatilitas jangka pendek bisa tinggi. Hindari perbandingan sederhana—dasarkan penilaian pada data resmi dan toleransi risiko Anda.
Token Tuft adalah instrumen utama untuk transfer nilai dan tata kelola dalam ekosistem proyeknya. Mekanisme pasokan yang matang mendukung pengembangan berkelanjutan. Saat ini, sumber publik belum menampilkan data pasar yang terverifikasi—sebelum berinvestasi, selalu cek alamat kontrak, total pasokan, jadwal unlock, serta pantau status listing dan kedalaman perdagangan di Gate. Dari sisi keamanan, perlindungan akun dan pemilihan jaringan sangat penting; untuk self-custody, cadangkan seed phrase dan lakukan penarikan uji coba dengan nominal kecil. Dalam analisis valuasi, perhatikan kapitalisasi pasar, pasokan beredar, FDV, dan perkembangan ekosistem; hindari keputusan impulsif akibat informasi tidak lengkap. Bandingkan dengan token tata kelola yang sudah matang untuk menilai transparansi. Rekomendasi utama: gunakan dokumentasi resmi dan sumber tepercaya; lakukan diversifikasi; tetapkan stop-loss dan target alokasi; serta bertransaksilah secara hati-hati di Gate dengan penarikan yang aman.
Token Tuft terutama digunakan untuk tata kelola terdesentralisasi dan insentif ekosistem. Pemegang dapat mengikuti pemungutan suara pengambilan keputusan proyek, menerima hadiah ekosistem, serta memperdagangkan atau menukar token di platform mitra—Tuft menjadi penghubung antara pengguna, pengembang, dan platform dalam ekosistemnya.
Token kripto sangat rentan terhadap volatilitas pasar—harga dapat berubah drastis. Pelajari fundamental proyek, latar belakang tim, dan audit keamanan teknis sebelum berinvestasi. Selalu bertransaksi di platform tepercaya seperti Gate; gunakan dompet perangkat keras untuk jumlah besar; hindari sumber tidak terverifikasi untuk mencegah penipuan.
Daftar di platform tepercaya seperti Gate; setelah verifikasi identitas, Anda dapat membeli Tuft. Untuk penyimpanan—jumlah kecil bisa disimpan di bursa, namun untuk nominal besar sebaiknya dipindahkan ke dompet perangkat keras (misal Ledger). Cadangkan private key atau seed phrase secara offline dengan aman—jangan pernah membagikannya kepada siapa pun.
Total pasokan Tuft ditetapkan sejak awal—minting tambahan dikendalikan oleh smart contract. Sebagian besar proyek utama menggunakan model deflasi atau batas tetap untuk mencegah dilusi tanpa batas. Cek whitepaper atau dokumen resmi proyek untuk detail desain tokenomics.
Token Tuft umumnya diterbitkan di blockchain utama seperti Ethereum; beberapa versi mendukung bridging cross-chain ke ekosistem lain. Gunakan hanya bridge resmi untuk transfer lintas chain—pengiriman ke chain yang salah akan menyebabkan dana hilang permanen. Selalu pastikan blockchain alamat tujuan sebelum transaksi.
Situs Resmi/Whitepaper:
Dokumentasi Developer:
Media/Research Tepercaya:


