Sistem Perbankan UAE Tetap Stabil Meski Ketegangan Regional Meningkat

TheNewsCrypto
SOL-0,29%
  • Ketegangan regional meningkat setelah serangan drone dan misil Iran yang menargetkan UEA dan negara lain akhir pekan lalu, menurut laporan Associated Press.
  • Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa bank-bank UEA menerapkan kerangka manajemen risiko dan keberlanjutan bisnis tingkat lanjut yang sesuai dengan standar internasional.

Sistem perbankan UEA tetap beroperasi sepenuhnya terlepas dari meningkatnya konflik regional antara AS, Israel, dan Iran, sebagaimana dinyatakan oleh bank sentral negara tersebut, setelah otoritas berusaha meyakinkan pasar setelah serangan misil dan drone minggu ini.

Pernyataan yang dirilis oleh Bank Sentral UEA juga menyebutkan kata-kata Gubernur Khaled Mohamed Balama bahwa lembaga keuangan dan perusahaan asuransi terus berfungsi dengan efisiensi dan stabilitas penuh, menyebutkan bahwa sektor ini menunjukkan tingkat ketahanan dan stabilitas tertinggi.

Pernyataan ini muncul di tengah peran UEA sebagai pusat keuangan regional dan semakin berkembangnya sebagai pusat perusahaan aset digital, menarik perhatian lebih terhadap keberlanjutan operasional di saat ketegangan geopolitik.

Ketegangan regional meningkat setelah serangan drone dan misil Iran yang menargetkan UEA dan negara lain akhir pekan lalu, menurut laporan Associated Press yang dipublikasikan pada 2 Maret. Puing-puing dari proyektil yang dicegat menyebabkan kebakaran dan kerusakan di berbagai lokasi di Dubai, termasuk infrastruktur di sekitar Pelabuhan Jebel Ali dan Bandara Internasional Dubai, menurut laporan tersebut.

Menjaga Indikator Neraca Keuangan

Terlepas dari perkembangan ini, bank sentral menyebutkan bahwa sektor keuangan negara mempertahankan indikator neraca keuangan. Menurut pernyataan tersebut, rasio kecukupan modal sistem perbankan UEA sekitar 17%; namun, rasio cakupan likuiditas melebihi 146,6%, keduanya di atas ambang regulasi internasional.

Balama menyebutkan bahwa total aset di sektor perbankan dan keuangan UEA melebihi 5,42 triliun dirham ($1,48 triliun). Otoritas tersebut menyatakan bahwa mereka terus berkoordinasi dengan lembaga keuangan dan otoritas untuk memantau perkembangan dan memastikan kesiapan operasional.

Selain itu, disebutkan bahwa bank-bank UEA menerapkan kerangka manajemen risiko dan keberlanjutan bisnis tingkat lanjut yang sesuai dengan standar internasional. Menurut laporan, UEA telah muncul sebagai salah satu pusat pertumbuhan tercepat untuk perusahaan aset digital.

Berita Kripto Unggulan Hari Ini:

Solana (SOL) Menguji Momentum Pemulihan: Bisakah Ia Melaju Menuju Ambang $100?

Lihat Asli
Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar