Penipuan Address Poisoning: Paus TON Kehilangan $220K, Penipu Mengembalikan Sebagian Besar

TON5,01%

Seekor paus di blockchain TON secara tidak sengaja mengirimkan $220K ke penipu. Penipu tersebut menyimpan $17K dan mengembalikan sisanya beserta catatan permintaan maaf.

Seorang paus di blockchain TON baru-baru ini menjadi korban scam poisoning address.

Insiden ini menelan biaya sekitar $220.000 dalam bentuk token TON. Ia mengirim dana ke dompet yang salah secara tidak sengaja.

Namun, penipu tersebut melakukan sesuatu yang jarang diduga: ia mengembalikan sebagian besar uang tersebut. Tindakan yang tidak biasa ini sejak itu memicu percakapan luas di komunitas kripto daring.

Bagaimana Penipuan di Blockchain TON Terjadi

Menurut posting dari pengguna kripto Adam Muhammad Mukhtar di X, penipu telah membuat dompet dengan alamat yang hampir identik dengan salah satu yang sudah dikenal paus tersebut.

Penipu sebelumnya pernah mengirim sejumlah kecil token ke riwayat transaksi paus. Ini membuat alamat palsu tersebut tampak akrab dan terpercaya di log riwayat.

Ketika paus tersebut hendak mengirim dana, ia menyalin apa yang dianggapnya alamat yang benar.

Ia hanya melihat beberapa karakter pertama dan terakhir. Pemeriksaan singkat itu sangat merugikan. Ia mengirim 126.000 TON, senilai sekitar $220.000 USDT, langsung ke dompet penipu.

Teknik ini dikenal sebagai address poisoning. Caranya adalah dengan menanamkan alamat yang tampak serupa dalam riwayat transaksi pengguna. Korban menyalinnya tanpa memeriksa seluruh string. Penipu mengandalkan kebiasaan ceroboh tersebut untuk menyadap transfer besar.

Seorang penipu menerima 126.000 TON dari paus, senilai sekitar $220.000 USDT, tetapi kemudian mengembalikan 116.000 TON (sekitar $203.000 USDT) dan menyimpan 10.000 TON (sekitar $17.000 USDT) sebagai “biaya.”

Yang terjadi adalah saat paus hendak mengirim koin, mereka secara tidak sengaja menyalin… pic.twitter.com/eOjy0i2LzV

— Adam Muhammad Mukhtar (@EngineerAdam123) 4 Maret 2026

Penipu Mengembalikan $203K tetapi Menyimpan $17K sebagai “Biaya”

Setelah penipu menerima dana tersebut, dia tidak menghilang. Dia mengembalikan 116.000 TON, senilai sekitar $203.000 USDT. Dia menyimpan 10.000 TON, sekitar $17.000 USDT, untuk dirinya sendiri.

Yang membuat cerita ini semakin mengejutkan adalah pesan yang dilampirkan penipu pada transaksi pengembalian tersebut. Menurut posting Mukhtar, penipu menulis:

“Maaf, uangnya terlalu banyak. Saya tahu itu adalah hasil kerja kerasmu.”

Penipu secara sendiri mengangkat biaya sebesar $17.000 untuk mengembalikan dana yang dicuri.

Beberapa orang menyebutnya sebagai tindakan yang dihitung matang. Yang lain menyebutnya berani. Bagaimanapun, pengembalian sebagian ini jarang terjadi dalam penipuan kripto. Kebanyakan korban tidak pernah melihat dana mereka lagi setelah jatuh ke dalam serangan address poisoning.

_Baca Juga: _****Mastermind Penipuan Kripto Dapat Hukuman 20 Tahun Setelah Penipuan Global Rp. 1 Triliun

Penipuan Address Poisoning Semakin Marak di Dunia Kripto

Insiden ini jauh dari kejadian tunggal. Serangan address poisoning telah berkembang menjadi ancaman serius di industri kripto.

Menurut perusahaan analitik blockchain Chainalysis, penipuan ini menyebabkan kerugian lebih dari $400 juta hanya pada tahun 2025. Angka ini menunjukkan betapa efektif dan meluasnya taktik ini.

Metodenya sederhana namun menghancurkan. Penipu mengirimkan sejumlah kecil dari dompet dengan alamat yang hampir identik. Korban menyalinnya dari riwayat mereka saat transaksi berikutnya. Saat mereka menyadari kesalahan, dana sudah hilang.

Posting Mukhtar yang mengimbau pengguna untuk memverifikasi alamat dompet secara lengkap sebelum mengirim telah mendapatkan perhatian besar.

Kisah ini menjadi pengingat tajam akan risiko mengirim dana dalam jumlah besar tanpa pemeriksaan cermat. Dalam dunia kripto, satu detik shortcut bisa menghabiskan ratusan ribu dolar.

Lihat Asli
Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar