Odaily Planet Daily melaporkan bahwa pada kuartal keempat tahun 2025, pertumbuhan produktivitas tenaga kerja melebihi ekspektasi, yang semakin membuktikan bahwa perusahaan berupaya meningkatkan efisiensi untuk mengendalikan biaya. Data yang dirilis oleh Biro Statistik Tenaga Kerja pada hari Kamis menunjukkan bahwa setelah revisi kenaikan sebesar 5,2% pada kuartal ketiga, produktivitas kuartal keempat (yaitu output per jam di sektor non-pertanian) meningkat dengan tingkat tahunan sebesar 2,8%. Sebelumnya, para ekonom yang melakukan survei memprediksi median pertumbuhan sebesar 1,9%. Tren peningkatan produktivitas baru-baru ini membantu memastikan tekanan gaji tetap terkendali dan menguatkan pandangan pejabat Federal Reserve bahwa pasar tenaga kerja tidak lagi menjadi sumber inflasi. Biaya tenaga kerja merupakan pengeluaran terbesar bagi banyak perusahaan, sehingga mereka beralih ke teknologi dan peralatan baru untuk meningkatkan efisiensi karyawan. Investasi perusahaan dalam teknologi seperti kecerdasan buatan (AI) memungkinkan beberapa perusahaan menjalankan operasi dengan tenaga kerja yang lebih ramping, yang juga menjadi salah satu alasan melemahnya perekrutan tahun lalu. Dengan terus meningkatnya investasi dalam AI, para ekonom secara umum memperkirakan efisiensi akan terus meningkat tahun ini.