Stablecoin semakin mempercepat adopsi dalam sistem keuangan utama. Emiten stablecoin terbesar di dunia, Tether, mengumumkan investasi strategis pada perusahaan teknologi keuangan Axiym, dengan tujuan mengintegrasikan Tether (USDT) secara mendalam ke dalam jaringan pembayaran global yang teratur, meningkatkan efisiensi pembayaran lintas negara, dan memperluas penggunaan stablecoin dalam skenario keuangan nyata.
(Latar belakang: Tether berinvestasi di bidang AI teknologi tidur! Memimpin investasi Eight Sleep sebesar 50 juta dolar, valuasi melonjak ke 1,5 miliar dolar)
(Keterangan tambahan: Laporan kuartal keempat 2025 Tether: Kapitalisasi pasar USDT mendekati 190 miliar, berbagai indikator mencapai rekor tertinggi)
Daftar Isi
Toggle
Emitent stablecoin terbesar di dunia mengumumkan penambahan investasi pada infrastruktur pembayaran. Seiring stablecoin secara bertahap memasuki sistem keuangan utama, Tether baru-baru ini mengumumkan investasi strategis pada perusahaan teknologi keuangan Axiym, dengan tujuan mengintegrasikan Tether (USDT) lebih dalam ke dalam jaringan pembayaran yang sesuai regulasi dan meningkatkan efisiensi arus dana lintas negara secara global. Kerja sama ini dipandang sebagai langkah penting dalam perjalanan stablecoin dari pasar kripto menuju infrastruktur pembayaran global.
Pada 5 Maret, Tether mengumumkan investasi strategis pada perusahaan inovasi teknologi keuangan Axiym. Axiym berfokus membangun infrastruktur pengelolaan dana (Treasury) dan penyelesaian transaksi secara terdesentralisasi secara global, yang akan diterapkan dalam jaringan pembayaran yang teratur.
Menurut pengumuman, investasi ini merupakan bagian dari strategi Tether untuk memperluas akses ke keuangan global. Melalui kemitraan dengan penyedia infrastruktur pembayaran, Tether berharap memungkinkan perusahaan dan lembaga keuangan menggunakan USDT langsung dalam sistem pembayaran yang ada, sehingga menurunkan hambatan penggunaan dan meningkatkan efisiensi arus dana lintas negara.
CEO Tether, Paolo Ardoino, menyatakan bahwa kerja sama ini akan membantu mengatasi hambatan likuiditas dan teknologi, sehingga stablecoin dapat lebih mudah diadopsi dalam skenario pembayaran global.
Fokus utama dari kerja sama ini adalah agar USDT dapat langsung terintegrasi ke dalam infrastruktur pembayaran yang teratur dan sesuai regulasi, bukan sebagai aset kripto yang berdiri sendiri di luar sistem keuangan tradisional.
Melalui sistem pembayaran dan penyelesaian Axiym, lembaga pembayaran dapat mengakses dan menggunakan USDT langsung dari sistem pengelolaan dana yang ada, tanpa perlu membeli melalui bursa kripto atau membangun proses penyelesaian terpisah. Desain ini membantu untuk:
Axiym juga menawarkan mode pembayaran bernama “Pay Now, Settle Later (PNSL)”, yang memungkinkan pembayaran dilakukan terlebih dahulu dan penyelesaian dilakukan kemudian, sehingga meningkatkan efisiensi perputaran dana perusahaan.
Saat ini, sistem pengelolaan dana dan penyelesaian terdesentralisasi Axiym sudah mendukung kegiatan pembayaran dan penyelesaian di 140 negara dan 70 mata uang di seluruh dunia. Platform ini melayani:
Dengan mengintegrasikan proses eksekusi pembayaran dan penyelesaian, Axiym memungkinkan arus dana global lebih mendekati proses real-time dan meningkatkan prediktabilitas transaksi. Jika USDT dapat digunakan secara luas dalam infrastruktur ini, peluang besar terbuka untuk meningkatkan aplikasi stablecoin dalam skenario pembayaran internasional.
Bagi Tether, investasi di Axiym bukan hanya soal penempatan modal, tetapi juga langkah untuk memperluas penggunaan USDT dari pasar kripto ke bidang keuangan dan pembayaran yang lebih luas.
Seiring regulasi global yang semakin jelas dan lembaga keuangan mulai mengeksplorasi penggunaan stablecoin dalam pembayaran lintas negara, penyelesaian, dan pengelolaan dana, pasar umumnya percaya bahwa stablecoin secara perlahan menjadi bagian dari infrastruktur pembayaran global generasi baru.
Tether menyatakan akan terus bekerja sama dengan lembaga keuangan dan perusahaan teknologi keuangan untuk mendorong penerapan aset digital dalam kerangka yang sesuai regulasi, serta memfasilitasi partisipasi lebih banyak individu dan perusahaan di seluruh dunia dalam sistem keuangan internasional.