Revolut Mengajukan Permohonan Baru untuk Piagam Bank AS untuk Memperluas Layanan Secara Nasional

LiveBTCNews
BTC-2,96%
ACH0,3%

Revolut ajukan permohonan kedua untuk izin bank nasional AS, menunjuk CEO baru, dan merencanakan layanan perbankan nasional di bawah pengawasan federal.

Perusahaan fintech Revolut mengajukan permohonan baru untuk izin bank nasional Amerika Serikat. Langkah ini menandai upaya keduanya untuk mendapatkan lisensi perbankan. Selain itu, perusahaan ingin memperluas layanan di seluruh pasar Amerika Utara dan mengkonsolidasikan ambisi perbankan globalnya.

Revolut Ajukan Permohonan Izin Bank AS ke Regulator Federal

Perusahaan yang berbasis di London ini mengajukan permohonan ke Office of the Comptroller of the Currency dan Federal Deposit Insurance Corporation. Pengajuan ini untuk mendapatkan persetujuan mendirikan “Revolut Bank US, N.A.”. Akibatnya, platform ini diizinkan menggunakan satu sistem federal di semua 50 negara bagian.

Hari ini, kami secara resmi mengajukan permohonan izin bank AS kami.

Ini adalah tonggak penting dalam misi kami membangun bank pertama di dunia yang benar-benar global.

— Revolut (@Revolut) 5 Maret 2026

Langkah ini merupakan tonggak besar dalam strategi ekspansi Revolut. Perusahaan bertujuan menciptakan platform perbankan digital 100% global. Selain itu, mereka menargetkan pertumbuhan luar biasa di pasar keuangan Amerika Serikat dalam beberapa tahun ke depan.

_Baca Juga: _Morgan Stanley Ajukan Permohonan Izin Bank Trust Nasional untuk Perluas Layanan Kripto | Live Bitcoin News**

Co-founder dan CEO Revolut Nik Storonsky mengatakan bahwa Amerika Serikat adalah pusat dari rencana pertumbuhan domestik dan internasional perusahaan. Ia menyatakan bahwa izin bank tersebut akan memungkinkan perusahaan menjadi lebih inovatif dengan lebih cepat.

Perusahaan fintech kini berusaha menjangkau 100 juta pelanggan global. Sebagai bagian dari rencana ekspansi, Revolut berupaya mendapatkan kendali lebih besar atas produknya dan memperpendek siklus inovasi. Oleh karena itu, izin ini dapat membantu perusahaan bersaing dengan lembaga perbankan tradisional.

Revolut juga mengumumkan perubahan kepemimpinan untuk mendukung ekspansi di AS. Eksekutif fintech Cetin Duransoy ditunjuk sebagai CEO baru di Amerika Serikat. Sementara itu, mantan CEO AS Sid Jajodia akan tetap di perusahaan sebagai chief banking officer global.

Duransoy memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun di bidang perbankan dan teknologi keuangan. Sebelumnya, ia memimpin perusahaan di Visa dan platform fintech Raisin. Oleh karena itu, perusahaan mengantisipasi kepemimpinan operasional yang sangat kuat dalam fase ekspansi bisnisnya di Amerika.

Lisensi Perbankan Bisa Membuka Layanan Nasional dan Produk Pinjaman

Jika regulator menyetujui izin ini, Revolut akan mendapatkan sejumlah keuntungan strategis. Pertama, perusahaan akan memiliki kendali langsung atas seluruh proses perbankan untuk pelanggan. Akibatnya, mereka dapat mengembangkan produk lebih cepat dan memberikan layanan yang lebih baik tanpa perlu bermitra dengan bank.

Kedua, lisensi ini akan mengizinkan operasi nasional di bawah satu struktur regulasi federal. Oleh karena itu, Revolut dapat menawarkan layanan secara efisien di seluruh 50 negara bagian.

Izin ini juga akan memungkinkan akses langsung ke sistem pembayaran seperti Fedwire dan ACH. Jaringan ini memproses volume transaksi perbankan besar setiap hari. Oleh karena itu, konektivitas langsung berpotensi meningkatkan kecepatan pembayaran, keandalan, dan efisiensi operasional.

Selain itu, Revolut berencana menyediakan produk pinjaman lengkap di Amerika Serikat. Layanan ini mungkin meliputi pinjaman pribadi dan kartu kredit untuk konsumen.

Pelanggan juga akan mendapatkan perlindungan asuransi deposito melalui sistem FDIC. Akun yang disetujui dapat diasuransikan hingga $250.000. Dengan demikian, struktur ini akan menawarkan keamanan finansial yang lebih aman bagi pengguna Amerika.

Perusahaan berencana menginvestasikan sekitar $500 juta ke pasar Amerika Serikat. Investasi ini akan digunakan untuk perekrutan, pengembangan teknologi, dan pemasaran selama 3 hingga 5 tahun ke depan.

Pengajuan ini mengikuti tren industri yang lebih besar pada tahun 2026. Beberapa perusahaan fintech dan keuangan digital sedang mencari lisensi regulasi di Amerika Serikat. Revolut kemudian bernilai sekitar $75 miliar selama pembicaraan pendanaan November 2025.

Lihat Asli
Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar