Apakah Harga Bitcoin Sudah Mendekati Titik Terendah? 5 Sinyal On-Chain Menunjukkan Titik Terendah Harga Bitcoin Terlihat Pertama Kali di Coinpedia Fintech News
Bitcoin memasuki bulan Maret di tengah ketidakpastian yang tinggi. Setelah berminggu-minggu perdagangan yang volatile dan tekanan pasar yang dipicu oleh faktor makro, harga Bitcoin berkisar di sekitar wilayah $70.000, membuat investor terbagi antara apakah koreksi sudah selesai atau ada penurunan lain yang akan datang. Sentimen di seluruh pasar kripto tetap rapuh, namun data on-chain mulai menunjukkan cerita yang berbeda. Beberapa metrik kunci, yang banyak di antaranya secara historis muncul di dekat titik balik besar, kini menunjukkan sinyal yang sering muncul sekitar titik terendah Bitcoin atau pembentukan dasar harga Bitcoin.
Jadi pertanyaan besar tetap: Apakah titik terendah Bitcoin sudah terbentuk? Berikut lima sinyal on-chain yang menunjukkan bahwa titik terendah harga Bitcoin mungkin lebih dekat dari yang diperkirakan banyak trader.
Salah satu sinyal paling jelas yang mengarah ke potensi titik terendah Bitcoin berasal dari data aliran bursa. Hampir 31.900 BTC, senilai sekitar $3 miliar, ditarik dari bursa dalam satu hari, menandai salah satu peristiwa keluar dana terbesar tahun ini.
Ketika Bitcoin keluar dari bursa dalam skala sebesar ini, biasanya menunjukkan bahwa investor memindahkan koin ke penyimpanan jangka panjang daripada bersiap untuk menjual. Pengurangan pasokan di bursa sering muncul selama periode akumulasi ketika investor berpengalaman mulai memposisikan diri untuk apresiasi harga di masa depan.
Secara historis, aliran keluar besar dari bursa muncul di dekat zona titik terendah harga Bitcoin, ketika investor institusional dan jangka panjang mengakumulasi sementara sentimen pasar tetap pesimis.
Sinyal penting lainnya berasal dari perilaku pemegang jangka pendek, yang sering mencerminkan reaksi emosional terhadap volatilitas pasar. Data terbaru menunjukkan bahwa lebih dari 27.000 BTC yang menguntungkan dikirim ke bursa oleh pemegang jangka pendek, salah satu angka tertinggi dalam beberapa minggu terakhir. Kebanyakan koin ini diakumulasi antara satu minggu hingga satu bulan yang lalu, dengan harga realisasi sekitar $68.000.
Pemegang jangka pendek biasanya bereaksi cepat terhadap ketidakpastian, sering menjual selama koreksi. Secara historis, tekanan jual semacam ini cenderung muncul di dekat pembentukan titik terendah harga Bitcoin, saat tangan yang lebih lemah keluar dari pasar.
Alih-alih menandakan kelemahan struktural, aktivitas ini mungkin mewakili fase capitulation klasik, di mana trader yang reaktif menjual sementara investor jangka panjang diam-diam mengakumulasi.
Perilaku pemegang jangka panjang secara luas dianggap sebagai salah satu indikator paling andal dari titik terendah Bitcoin. Data on-chain kini menunjukkan bahwa pemegang jangka panjang mengakumulasi Bitcoin dengan kecepatan tercepat sejak Juli 2025, mengakhiri hampir delapan bulan distribusi yang stabil.
Kelompok ini biasanya terdiri dari investor berpengalaman yang mengakumulasi selama periode undervalued dan mendistribusikan mendekati puncak pasar. Secara historis, ketika pemegang jangka panjang beralih dari menjual ke membeli secara agresif, Bitcoin sering memasuki fase akumulasi makro yang mendahului reli besar berikutnya. Perubahan terbaru ini menunjukkan bahwa para investor ini mungkin percaya bahwa pasar mendekati zona titik terendah harga Bitcoin.
Sinyal lain berasal dari indikator Inter-Exchange Flow Pulse (IFP), yang melacak pergerakan Bitcoin antara bursa spot dan pasar derivatif.
Indikator ini baru-baru ini membentuk golden cross, sebuah sinyal yang secara historis mendahului fase bullish yang kuat di pasar Bitcoin. Peristiwa golden cross dalam indikator ini biasanya muncul setelah periode konsolidasi atau re-akumulasi yang panjang, menunjukkan bahwa peserta pasar beralih kembali ke akumulasi spot daripada aktivitas derivatif spekulatif. Analis percaya bahwa sinyal ini bisa menunjukkan bahwa fase re-akumulasi saat ini mendekati akhir.
Bitcoin saat ini diperdagangkan di dekat salah satu level paling penting secara historis dalam struktur harganya, wilayah puncak tertinggi 2021. Level ini telah bertransformasi dari resistansi utama menjadi zona dukungan jangka panjang, memperkuat argumen bahwa struktur pasar secara keseluruhan tetap kuat meskipun ada koreksi terbaru.
Harga Bitcoin juga bergerak dalam pola saluran menurun, sebuah formasi yang sering muncul selama fase konsolidasi sebelum terjadinya breakout bullish setelah tekanan jual mereda. Jika Bitcoin terus bertahan di atas wilayah ini, para analis berpendapat bahwa hal itu dapat memperkuat argumen bahwa pasar sedang membentuk dasar harga Bitcoin makro, yang berpotensi menjadi fondasi untuk fase ekspansi berikutnya dari siklus.
Pasar jarang mengonfirmasi titik terendah secara real-time, tetapi beberapa sinyal on-chain mulai menyelaraskan. Aliran keluar besar dari bursa, pembelian kembali dari pemegang jangka panjang, dan dukungan teknikal yang kuat di dekat level historis adalah pola yang sering terlihat di sekitar titik terendah Bitcoin. Meskipun volatilitas mungkin tetap ada dalam jangka pendek, data saat ini menunjukkan bahwa Bitcoin bisa mulai stabil di dekat titik terendah harga Bitcoin potensial, dengan para investor memantau ketat apakah pasar dapat mempertahankan level dukungan utama dalam beberapa minggu mendatang.