Harga minyak mentah baru saja mencatat kenaikan harian terbesar dalam sejarah, menyebabkan para trader bertaruh bahwa penurunan harga akan mengalami kerugian besar. Menurut Coinglass, kontrak minyak yang di-tokenisasi di Hyperliquid mencatat hampir 40 juta USD dilikuidasi dalam 24 jam terakhir, di mana 36,9 juta USD berasal dari posisi short saat harga minyak melonjak sekitar 30% setelah ketegangan Iran meningkat.
Kontrak CL-USDC di Hyperliquid naik menjadi 114,77 USD, lebih dari 20% dalam sehari, sementara pasangan USOIL-USDH mencapai 135 USD. Kenaikan ini mendorong harga minyak Brent dan WTI ke level tertinggi sejak konflik Rusia–Ukraina tahun 2022.
Penyebabnya berasal dari meningkatnya ketegangan di Timur Tengah: Israel menyerang infrastruktur Iran dan Hezbollah, sementara rudal Iran menargetkan fasilitas energi di Arab Saudi dan Bahrain. Gangguan produksi di Irak serta pembatasan kapal minyak melalui Selat Hormuz menyebabkan pasar minyak mengalami volatilitas yang tinggi.