Wawasan Utama
Shiba Inu mendekati tonggak penting di blockchain saat jumlah SHIB yang disimpan di bursa cryptocurrency semakin mendekati ambang pasokan yang sudah lama ada. Data cadangan bursa menunjukkan bahwa sekitar 80 triliun SHIB tetap di platform perdagangan, hanya sekitar 500 miliar token lagi untuk menembus di bawah level bersejarah tersebut.
Perkembangan ini menarik perhatian karena pasokan di bursa secara historis mempengaruhi dinamika perdagangan token. Selain itu, pengamat pasar memantau level ini dengan cermat karena saldo di bursa sering mencerminkan berapa banyak pasokan yang tersisa untuk dijual secara langsung.
Saldo token besar di bursa telah membebani kinerja harga Shiba Inu selama periode yang cukup lama. Akibatnya, keberadaan cadangan yang besar memudahkan pemegang untuk menjual selama kenaikan harga jangka pendek.
Overhang pasokan ini membatasi momentum kenaikan yang kuat dalam beberapa bulan terakhir. Selain itu, trader sering menganggap cadangan besar di bursa sebagai sinyal bahwa likuiditas signifikan masih siap masuk ke pasar saat harga meningkat.
SHIB terus diperdagangkan dalam tren penurunan yang berkepanjangan yang membentuk kinerja aset selama beberapa bulan terakhir. Token saat ini diperdagangkan di sekitar $0,0000053 sementara struktur grafik menunjukkan pola lower high berulang dan upaya pemulihan yang terbatas.
Sumber: TradingView
Namun, aset ini masih kesulitan untuk merebut kembali level teknikal utama seperti rata-rata bergerak eksponensial 26 hari. Selain itu, indikator tren jangka panjang terus mengonfirmasi tekanan pasar bearish secara keseluruhan.
Pasokan di bursa kini memainkan peran yang semakin penting dalam membentuk ekspektasi terhadap langkah berikutnya Shiba Inu. Signifikan, level 80 triliun SHIB telah menjadi penghalang struktural selama bertahun-tahun, karena mewakili konsentrasi besar token yang dapat diperdagangkan.
Setiap kali saldo di bursa tetap tinggi di dekat zona ini, pertumbuhan harga sering melambat karena penjual dapat dengan cepat mendistribusikan token selama rally. Oleh karena itu, keberadaan pasokan ini yang terus berlanjut telah menyulitkan pemulihan yang berkelanjutan.
Kesenjangan yang menyempit menuju ambang ini juga memperkenalkan dinamika baru di pasar. Selain itu, jika cadangan turun di bawah level 80 triliun, ini dapat menunjukkan bahwa lebih banyak token keluar dari bursa dan masuk ke penyimpanan jangka panjang.
Perilaku ini sering mencerminkan pola kepemilikan yang lebih kuat di antara investor yang memilih menyimpan aset jauh dari platform perdagangan. Selain itu, pergerakan semacam ini biasanya mengurangi jumlah token yang tersedia secara langsung untuk dijual.
Shiba Inu saat ini berada di antara dua kekuatan yang berlawanan karena grafik teknikal tetap lemah sementara cadangan di bursa menunjukkan penurunan secara bertahap. Akibatnya, trader terus memantau metrik cadangan untuk mencari tanda-tanda bahwa ambang lama ini mungkin akhirnya pecah.
Penurunan di bawah level pasokan bersejarah ini akan menandai perubahan struktural dalam distribusi token SHIB di pasar. Sampai saat itu, jumlah pasokan yang besar di bursa terus mempengaruhi pergerakan harga token.