Berita Gate, pada 16 Maret, terjadi serangan drone di dekat Bandara Internasional Dubai, Uni Emirat Arab, pada dini hari Senin. Sebuah drone menabrak tangki minyak di sekitar bandara dan menyebabkan kebakaran, yang mengakibatkan penerbangan di bandara tersebut sementara dihentikan. Beberapa penerbangan internasional dipaksa dialihkan atau kembali ke bandara asal, dan lalu lintas udara regional kembali terganggu.
Menurut informasi yang dirilis oleh Dubai Media Office, sekitar pukul 5:10 pagi waktu setempat, petugas pemadam kebakaran telah berhasil mengendalikan api. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun, demi alasan keamanan, pihak bandara segera mengambil langkah darurat untuk menghentikan operasional penerbangan.
Selanjutnya, Dubai International Airport mengumumkan melalui platform media sosial bahwa semua penerbangan di bandara tersebut sementara dihentikan untuk memastikan keselamatan penumpang dan staf. Sementara itu, Emirates juga mengingatkan penumpang untuk tidak menuju ke bandara sementara waktu, dan semua penerbangan ke dan dari Dubai dihentikan sementara.
Dubai Airports, yang bertanggung jawab atas operasional bandara, menyatakan bahwa beberapa penerbangan telah dialihkan ke Al Maktoum International Airport untuk mengurangi kemacetan udara dan menjaga kapasitas transportasi udara yang terbatas.
Data dari platform pelacakan penerbangan Flightradar24 menunjukkan bahwa saat insiden terjadi, beberapa penerbangan yang direncanakan mendarat di Dubai International Airport terpaksa dialihkan ke Al Maktoum Airport, dan beberapa penerbangan dari Inggris dan India menuju Dubai berbalik arah kembali ke bandara asalnya.
Insiden drone ini terjadi sementara situasi keamanan di Timur Tengah tetap tegang. Sejak serangan udara AS dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari, Iran melakukan aksi balasan terhadap fasilitas militer AS di Teluk Persia, dan wilayah udara di kawasan terus terganggu.
Dalam dua minggu terakhir, Dubai International Airport beberapa kali menghentikan operasional penerbangan karena ancaman drone atau alarm jatuhnya benda di udara, menyebabkan ribuan penerbangan dibatalkan atau tertunda. Meskipun maskapai mencoba secara bertahap memulihkan operasi, situasi yang berulang membuat jadwal penerbangan sulit stabil.
Selain itu, maskapai internasional seperti British Airways juga mengumumkan pembatalan sementara penerbangan ke dan dari kota-kota Timur Tengah seperti Bahrain, Doha, Dubai, dan Tel Aviv. Rencana pemulihan rute ini akan dievaluasi kembali pada akhir bulan.