Berita Gate News, pada 16 Maret, dipengaruhi oleh berita geopolitik, Bitcoin mengalami kenaikan yang signifikan selama sesi perdagangan Asia. Data menunjukkan bahwa BTC sempat naik sekitar 2%, menyentuh level tertinggi di $74.309, kemudian kembali turun ke sekitar $73.563, dan pasar sedang memantau area kunci di atas $74.000 untuk terobosan penting.
Menurut Axios, Presiden AS Donald Trump berencana membentuk aliansi multinasional untuk membuka kembali Selat Hormuz dan membahas tindakan terhadap pulau Harek, pusat ekspor minyak penting Iran. Pulau ini menanggung lebih dari 90% ekspor minyak Iran dan merupakan titik energi kunci dalam konflik saat ini. Meskipun belum ada negara yang secara terbuka mengonfirmasi bergabung dengan aliansi tersebut, Trump diperkirakan akan mengumumkan perkembangan kerjasama lebih lanjut minggu ini.
Secara umum, pasar memandang langkah ini sebagai sinyal potensi meredanya situasi. Setelah berita dirilis, harga Bitcoin dengan cepat naik dari $72.785 ke $74.309, kemudian memasuki fase volatilitas tinggi. Secara teknikal, area resistance jangka pendek terbentuk di sekitar $74.051.
Sejak konflik pecah pada 28 Februari, pergerakan Bitcoin sangat terkait dengan berita geopolitik. Harga BTC telah rebound sekitar 11% dari titik terendah sekitar $64.000 saat itu. Para analis menunjukkan bahwa jika langkah-langkah aliansi ini menunjukkan kemajuan, hal tersebut dapat menjadi katalis penting untuk mendorong Bitcoin menembus kisaran $74.000 hingga $75.000.