Gate News berita, pada 17 Maret, SEC Amerika Serikat sedang merancang reformasi regulasi penting yang berencana menghapus kewajiban pengungkapan laporan keuangan kuartalan perusahaan yang terdaftar, dan menggantinya dengan hanya dua laporan kinerja tahunan. Usulan ini diperkirakan akan resmi diluncurkan pada April 2026. Jika diterapkan, ini bisa menjadi salah satu penyesuaian sistem paling penting di pasar modal AS dalam beberapa dekade terakhir.
Menurut rencana saat ini, langkah ini akan secara signifikan menurunkan biaya kepatuhan perusahaan. Perkiraan pasar menunjukkan bahwa mempertahankan sistem laporan keuangan kuartalan menimbulkan pengeluaran miliaran dolar setiap tahun. Pengawas dan beberapa kelompok bisnis berpendapat bahwa mengurangi frekuensi pengungkapan akan membantu manajemen perusahaan melepaskan tekanan kinerja jangka pendek dan lebih banyak mengarahkan sumber daya ke perencanaan strategi jangka panjang dan pengembangan bisnis.
Namun, reformasi ini juga menimbulkan kontroversi. Para analis menunjukkan bahwa laporan keuangan kuartalan adalah dasar penting bagi investor untuk menilai kondisi operasional perusahaan, terutama karena investor ritel dan lembaga riset sangat bergantung pada data berkala untuk mengidentifikasi risiko potensial. Jika frekuensi pengungkapan berkurang, ketidakseimbangan informasi di pasar bisa meningkat, sehingga mengurangi transparansi.
Selain itu, perlambatan dalam pembaruan informasi dapat memperbesar volatilitas pasar. Pengurangan pengungkapan fundamental perusahaan dapat menyebabkan pengambilan keputusan investasi lebih bergantung pada ekspektasi dan sentimen, yang berpotensi meningkatkan ketidakstabilan harga. Pengalaman sejarah menunjukkan bahwa perubahan aturan pasar modal sering kali mengubah aliran dana dan mempengaruhi preferensi risiko secara keseluruhan.
Perlu dicatat bahwa dampak dari kebijakan ini tidak terbatas pada pasar saham saja. Perubahan likuiditas dan transparansi di pasar saham AS dapat mempengaruhi melalui jalur aliran dana ke bidang aset digital, memberikan dampak tidak langsung pada aset kripto utama seperti Bitcoin dan Ethereum. Terutama di tengah meningkatnya partisipasi investor institusional, perubahan struktur pasar tradisional bisa menjadi faktor pendorong baru di pasar kripto.
Saat ini, usulan ini masih dalam tahap evaluasi internal, dan belum pasti akan diterapkan secara resmi pada 2026. Namun, yang pasti adalah, begitu aturan ini diberlakukan, logika pengungkapan informasi di pasar modal AS akan mengalami perubahan mendalam.