World Gold Council Releases Tokenized Gold Framework, "Gold as a Service" White Paper Unveiled

XAUT-0,42%
PAXG-0,23%
RWA-0,39%

Kerangka Emas Tokenisasi

World Gold Council (WCG) pada hari Kamis bersama Boston Consulting Group (BCG) merilis sebuah white paper berjudul “Gold-as-a-Service”, yang mengusulkan sebuah kerangka platform terbuka yang bertujuan menghubungkan sistem penyimpanan emas fisik dengan infrastruktur penerbitan dan pengelolaan produk emas tokenisasi secara digital, serta membangun standar industri yang dapat diadopsi oleh lembaga.

Gold-as-a-Service: Logika Desain Kerangka Platform Terbuka

Kerangka platform yang dirilis oleh World Gold Council ini bukan mengisi kekosongan pasar, tetapi kekosongan standar. Mattias Tauber, Managing Director dan Senior Partner BCG, menegaskan inti masalahnya: “Pertanyaannya bukan lagi apakah emas akan didigitalkan; tetapi bagaimana emas dapat berpartisipasi dalam sistem keuangan modern tanpa merusak integritas fisiknya.”

World Gold Council CEO David Tate menyatakan bahwa industri jasa keuangan sedang mengalami “transformasi digital yang cepat dan luas”, dan emas harus ikut berkembang, “Infrastruktur bersama dapat membantu emas menjadi lebih mudah diakses, diperdagangkan, dan sepenuhnya terintegrasi ke dalam sistem keuangan modern—menjamin bahwa emas tetap memiliki makna penting seperti ribuan tahun yang lalu.”

Enam Fungsi Inti dari Platform Gold-as-a-Service

  • Penerbitan dan pengelolaan token standar: Menyatukan struktur token dari berbagai penerbit, mengurangi fragmentasi pasar
  • Meningkatkan interoperabilitas emas digital: Membuat token emas dari platform berbeda dapat saling beredar
  • Menyematkan mekanisme audit dan jaminan: Meningkatkan transparansi dan verifikasi cadangan emas di blockchain
  • Konektivitas dengan jalur keuangan yang ada: Menghubungkan sistem keuangan tradisional dan ekosistem keuangan terdesentralisasi
  • Koordinasi dan rekonsiliasi penyimpanan sesuai regulasi: Mengurangi kompleksitas operasional dari banyak pihak
  • Meningkatkan likuiditas pasar pinjaman: Menjadikan emas tokenisasi sebagai aset jaminan yang lebih efisien

Dampak Kerangka World Gold Council terhadap Pasar Emas Tokenisasi yang Ada

代幣化黃金和大宗商品在RWA佔比 (Sumber: RWA.xyz)

Sudah ada produk emas tokenisasi berbasis kripto seperti Tether Gold (XAUT) dan Pax Gold (PAXG), yang masing-masing telah membangun model penyimpanan, kepatuhan, dan penebusan sendiri. Menurut data CoinGecko, kapitalisasi pasar Tether Gold sekitar 2,6 miliar dolar AS, meningkat 17% dalam 12 bulan terakhir; PAXG sekitar 2,3 miliar dolar AS.

Perbedaan utama dari kerangka World Gold Council terletak pada posisinya di industri. Bagi lembaga keuangan tradisional yang ingin mengalokasikan aset emas, standar tunggal yang didukung oleh asosiasi industri ini akan secara signifikan menurunkan biaya penilaian kepatuhan dan membantu institusi manajemen aset utama secara resmi memasukkan emas tokenisasi ke dalam portofolio investasi mereka.

Gambaran Pasar Emas Tokenisasi: Skala 5,5 Miliar dan Analisis Penggerak

Permintaan emas global yang melonjak menjadi latar belakang utama pertumbuhan pesat pasar emas tokenisasi. Dalam konteks geopolitik yang tegang, ekspektasi inflasi yang meningkat, dan dolar AS yang melemah, posisi emas sebagai aset lindung nilai terus diperkuat. Bentuk tokenisasi memungkinkan institusi dan investor ritel mengakses eksposur emas fisik dengan biaya lebih rendah dan fleksibilitas lebih tinggi, menjadi pelengkap penting selain ETF emas tradisional.

Kerangka yang dibangun oleh World Gold Council ini muncul tepat pada saat pasar produk tokenisasi berkembang pesat namun standar industri belum seragam, yang dapat mempercepat masuknya modal institusional ke bidang emas tokenisasi secara resmi.

Pertanyaan Umum

Apa sebenarnya kerangka “Gold-as-a-Service” dari World Gold Council?

“Gold-as-a-Service” adalah kerangka platform terbuka yang diajukan bersama oleh World Gold Council dan BCG, dengan tujuan utama menghubungkan sistem penyimpanan emas fisik dengan infrastruktur penerbitan dan pengelolaan produk emas tokenisasi secara digital, serta membangun standar industri yang meliputi regulasi penerbitan token, peningkatan interoperabilitas, mekanisme audit yang disematkan, dan peningkatan likuiditas pasar pinjaman.

Bagaimana kerangka World Gold Council berbeda dari produk seperti Tether Gold dan Pax Gold?

Tether Gold dan Pax Gold adalah produk berbasis kripto asli yang masing-masing memiliki model operasional independen. Kerangka World Gold Council bertujuan membangun standar industri yang seragam, dan kepercayaan institusionalnya dapat memudahkan adopsi oleh lembaga keuangan tradisional, serta memberikan pengaruh sistemik yang lebih besar dalam pengakuan institusional terhadap emas tokenisasi.

Seberapa besar pasar emas tokenisasi saat ini?

Menurut data RWA.xyz, nilai pasar produk tokenisasi berbasis emas di blockchain sekitar 5,5 miliar dolar AS, mewakili 20% dari total aset dunia nyata yang tokenisasi, dengan pertumbuhan 340% dalam 12 bulan terakhir. Ini adalah salah satu segmen dengan pertumbuhan tercepat di antara aset tokenisasi, dengan Tether Gold dan Pax Gold memiliki total kapitalisasi lebih dari 4,9 miliar dolar AS.

Lihat Asli
Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar