Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Eksekutif Fidelity menyarankan: alokasi emas dan Bitcoin 4:1, arah investasi baru?
-
Pandangan terbaru dari eksekutif Fidelity
-
Dalam bidang investasi, emas dan Bitcoin selalu menjadi dua aset yang sangat diperhatikan. Emas sebagai aset safe haven tradisional, memiliki sejarah yang panjang dan posisi pasar yang stabil; sementara Bitcoin sebagai aset digital yang muncul, menarik perhatian banyak investor dengan desentralisasi dan kelangkaannya. Baru-baru ini, Direktur Ekonomi Makro Global Fidelity, Jurrien Timmer, menulis di platform X bahwa saat ini rasio alokasi investasi yang memiliki emas dan Bitcoin dengan perbandingan 4:1 cukup wajar. Pandangan ini memicu perhatian luas di pasar.
-
Mengapa 4:1?
-
Jurrien Timmer menunjukkan bahwa Bitcoin baru-baru ini telah kembali ke level 100.000 dolar AS, dan rasio Sharpe 52 minggunya sejalan dengan emas. Secara spesifik, volatilitas emas dan rasio Sharpe Bitcoin adalah 4:1. Ini berarti bahwa dalam hal pengembalian yang disesuaikan dengan risiko, kinerja relatif emas dan Bitcoin cukup konsisten. Oleh karena itu, dengan mengalokasikan emas dan Bitcoin dalam rasio 4:1, dapat menjaga stabilitas portofolio sambil memanfaatkan potensi pengembalian tinggi dari Bitcoin.
-
Keseimbangan dan imbal hasil portofolio
-
Timmer lebih lanjut menjelaskan bahwa rasio alokasi investasi 4:1 ini tidak hanya dapat meredakan risiko penurunan Bitcoin, tetapi juga dapat menjaga keseimbangan portofolio tanpa mengorbankan potensi pengembalian nyata jangka panjang. Emas sebagai aset lindung nilai tradisional dapat memberikan stabilitas selama periode pasar yang bergejolak; sementara Bitcoin sebagai aset yang sangat volatil, meskipun memiliki risiko yang lebih tinggi, juga dapat memberikan pengembalian yang lebih tinggi. Dengan menggabungkan keduanya, investor dapat menemukan titik keseimbangan yang lebih ideal antara risiko dan imbal hasil.
-
Reaksi pasar dan pemikiran investor
-
Pandangan eksekutif Fidelity ini memicu diskusi luas di pasar. Banyak investor percaya bahwa rasio alokasi 4:1 ini memberikan mereka pemikiran investasi baru. Namun, ada juga investor yang khawatir tentang volatilitas tinggi dan ketidakpastian Bitcoin. Bagaimanapun, volatilitas pasar Bitcoin jauh lebih tinggi daripada pasar keuangan tradisional, dan harganya dapat berfluktuasi secara signifikan dalam waktu singkat. Oleh karena itu, investor perlu mengevaluasi kemampuan mereka untuk menanggung risiko dan tujuan investasi mereka dengan baik saat mempertimbangkan rasio alokasi ini.
-
Kesimpulan
Direktur Ekonomi Makro Global Fidelity, Jurrien Timmer, mengusulkan rasio alokasi investasi emas dan Bitcoin 4:1, yang memberikan perspektif baru bagi para investor. Rasio alokasi ini tidak hanya mempertimbangkan imbal hasil yang disesuaikan dengan risiko, tetapi juga memperhatikan stabilitas portofolio dan potensi pengembalian jangka panjang.
———
Jika Anda tertarik dengan strategi investasi ini, atau memiliki pandangan lain, silakan beri like, balas, mari kita diskusikan lebih banyak kemungkinan di pasar investasi!