Federal Reserve di bawah kebijakan tarif Trump: Ketidakpastian dan pilihan untuk menurunkan suku bunga dengan hati-hati


Pada 29 Mei, Federal Reserve mengumumkan notulen pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) yang berlangsung pada 6-7 Mei. Notulen pertemuan ini menunjukkan bahwa para pembuat kebijakan Federal Reserve umumnya berpendapat bahwa ketidakpastian prospek ekonomi semakin meningkat, terutama dampak kebijakan tarif pemerintahan Trump terhadap ekonomi yang masih belum jelas. Oleh karena itu, mereka percaya bahwa harus ada sikap hati-hati sebelum mempertimbangkan untuk menurunkan suku bunga.
Ketidakpastian yang disebabkan oleh kebijakan tarif
Notulen rapat menunjukkan bahwa kebijakan tarif pemerintah Trump adalah salah satu sumber ketidakpastian ekonomi saat ini. Tingkat dan cakupan penyesuaian kebijakan tarif jauh melampaui yang diperkirakan oleh pejabat Federal Reserve, yang meningkatkan ketidakpastian prospek ekonomi. Beberapa peserta rapat berpendapat bahwa mengenakan tarif pada produk antara dapat menyebabkan inflasi terus meningkat, dan gangguan rantai pasokan akibat tarif juga dapat memiliki dampak berkelanjutan pada inflasi.
"Pertimbangan sulit" antara inflasi dan lapangan kerja
Para pejabat Federal Reserve umumnya khawatir bahwa kebijakan tarif dapat mendorong harga naik, menyebabkan inflasi meningkat. Sementara itu, ketidakpastian tentang pertumbuhan ekonomi dan prospek lapangan kerja juga semakin meningkat. Ini membuat Federal Reserve menghadapi "perimbangan yang sulit" antara menstabilkan harga dan mendorong pekerjaan. Hampir semua peserta yang hadir menyebutkan bahwa inflasi mungkin lebih bertahan lama dari yang diperkirakan, yang menambah kompleksitas kebijakan moneter.
Sikap hati-hati terhadap kebijakan moneter
Mengingat ketidakpastian di atas, Federal Reserve memutuskan untuk mempertahankan tingkat suku bunga saat ini dan menekankan bahwa mengambil sikap hati-hati adalah tepat hingga prospek ekonomi menjadi lebih jelas. Semua peserta sepakat bahwa, mengingat pertumbuhan ekonomi dan pasar tenaga kerja yang tetap kuat, serta kebijakan moneter saat ini yang moderat, Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) memiliki kondisi untuk menunggu prospek inflasi dan aktivitas ekonomi menjadi lebih jelas.
Reaksi pasar dan prospek masa depan
Dipengaruhi oleh notulen rapat yang cenderung "hawkish" ini, ketiga indeks utama saham AS melemah secara kolektif di akhir sesi. Analisis pasar berpendapat bahwa sikap hati-hati The Fed menunjukkan kemungkinan penurunan suku bunga dalam waktu dekat cukup rendah, sementara ketidakpastian mengenai inflasi dan prospek ekonomi akan terus mempengaruhi sentimen pasar.
Ringkasan
Notulensi terbaru dari Federal Reserve menyoroti dampak signifikan dari kebijakan tarif terhadap prospek ekonomi, serta risiko inflasi dan pekerjaan yang ditimbulkannya. Dalam konteks meningkatnya ketidakpastian prospek ekonomi, Federal Reserve memilih untuk mempertahankan suku bunga tetap dan menekankan perlunya tindakan hati-hati. Ke depan, kebijakan moneter Federal Reserve akan sangat bergantung pada data ekonomi, tren inflasi, serta perkembangan lebih lanjut dari kebijakan tarif.
TRUMP0,3%
Lihat Asli
post-image
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan