Pasar menemukan bahwa harga BTC mengalami fenomena likuiditas yang tipis selama periode liburan. Data tanggal 29 Desember menunjukkan bahwa Bitcoin naik sekitar 2,6% di awal hari perdagangan, tetapi keaslian kenaikan ini diragukan—selama liburan aktivitas perdagangan yang rendah menyebabkan sinyal harga menjadi sangat distortif.
Dominasi Spot dan Perpetual Mengangkat Harga, Tidak Ada Kekuatan Liquidasi
Berbeda dengan pasar konvensional, kenaikan harga BTC yang dihitung dalam dolar saat ini didorong oleh akumulasi spot dan posisi panjang perpetual, bukan oleh resonansi teknikal yang dipicu oleh liquidasi. Perbedaan struktur ini mencerminkan penurunan partisipasi pasar, dengan dana besar cenderung menunggu dan mengamati.
Data dari pasar derivatif Deribit lebih menunjukkan masalah ini: tingkat biaya dana perpetual BTC telah naik di atas 30%, yang berarti para trader secara kolektif melakukan short hedge, membentuk struktur pasar “short gamma”. Jika harga BTC stabil di atas level 94.000 dolar, ini dapat memicu rangkaian pembelian hedge yang lebih luas, mendorong harga lebih tinggi.
Pasar Opsi Mencerminkan Sikap Menunggu Dana
Di sisi penurunan, juga menunjukkan keragu-raguan pasar. Opsi put di sekitar 85.000 dolar pada bulan Desember tidak dipilih untuk diperpanjang oleh trader, menyebabkan volume posisi terbuka setelah jatuh tempo menurun sekitar 50%. Fenomena ini biasanya menandakan dana pasar sedang menunggu dan masih memiliki ketidaksepakatan tentang arah pasar di masa depan.
Pilihan Arah yang Terlambat Sebelum Likuiditas Kembali
Secara keseluruhan, sulit bagi arah jangka pendek BTC untuk terbentuk karena aksi pasar saat ini lebih banyak dipicu oleh “kemakmuran palsu” akibat kurangnya likuiditas selama liburan. Hanya ketika likuiditas perdagangan kembali penuh, peserta pasar dapat membuat pilihan arah yang lebih jelas, dan harga akan mencerminkan konsensus pasar yang sebenarnya.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Perdagangan liburan yang sepi menyebabkan sinyal harga BTC terdistorsi, arah jangka pendek perlu menunggu rekonstruksi likuiditas
Pasar menemukan bahwa harga BTC mengalami fenomena likuiditas yang tipis selama periode liburan. Data tanggal 29 Desember menunjukkan bahwa Bitcoin naik sekitar 2,6% di awal hari perdagangan, tetapi keaslian kenaikan ini diragukan—selama liburan aktivitas perdagangan yang rendah menyebabkan sinyal harga menjadi sangat distortif.
Dominasi Spot dan Perpetual Mengangkat Harga, Tidak Ada Kekuatan Liquidasi
Berbeda dengan pasar konvensional, kenaikan harga BTC yang dihitung dalam dolar saat ini didorong oleh akumulasi spot dan posisi panjang perpetual, bukan oleh resonansi teknikal yang dipicu oleh liquidasi. Perbedaan struktur ini mencerminkan penurunan partisipasi pasar, dengan dana besar cenderung menunggu dan mengamati.
Data dari pasar derivatif Deribit lebih menunjukkan masalah ini: tingkat biaya dana perpetual BTC telah naik di atas 30%, yang berarti para trader secara kolektif melakukan short hedge, membentuk struktur pasar “short gamma”. Jika harga BTC stabil di atas level 94.000 dolar, ini dapat memicu rangkaian pembelian hedge yang lebih luas, mendorong harga lebih tinggi.
Pasar Opsi Mencerminkan Sikap Menunggu Dana
Di sisi penurunan, juga menunjukkan keragu-raguan pasar. Opsi put di sekitar 85.000 dolar pada bulan Desember tidak dipilih untuk diperpanjang oleh trader, menyebabkan volume posisi terbuka setelah jatuh tempo menurun sekitar 50%. Fenomena ini biasanya menandakan dana pasar sedang menunggu dan masih memiliki ketidaksepakatan tentang arah pasar di masa depan.
Pilihan Arah yang Terlambat Sebelum Likuiditas Kembali
Secara keseluruhan, sulit bagi arah jangka pendek BTC untuk terbentuk karena aksi pasar saat ini lebih banyak dipicu oleh “kemakmuran palsu” akibat kurangnya likuiditas selama liburan. Hanya ketika likuiditas perdagangan kembali penuh, peserta pasar dapat membuat pilihan arah yang lebih jelas, dan harga akan mencerminkan konsensus pasar yang sebenarnya.