Agar blockchain terus berfungsi dengan baik, sistem yang tidak terlihat harus bekerja selama 24 jam. Bentuk dari sistem ini adalah daemon (demon). Meskipun terdengar seperti istilah mitos, dalam dunia aset kripto, daemon memainkan peran yang sangat praktis dan penting.
Esensi dari daemon—Jantung dari blockchain
Daemon berasal dari mitologi Yunani, tetapi dalam bidang teknologi, istilah ini merujuk pada program yang berjalan otomatis di latar belakang. Tanpa instruksi eksplisit dari pengguna, sistem ini terus secara mandiri menangani tugas-tugas penting di dalam jaringan blockchain.
Peran utama daemon dalam blockchain sangat beragam. Mulai dari memverifikasi dan memproses transaksi baru, menghasilkan dan menambahkan blok baru, komunikasi dan sinkronisasi antar node di jaringan, hingga menjaga konsistensi data secara keseluruhan, semuanya dilakukan secara terus-menerus oleh daemon.
Mewujudkan keamanan tanpa disadari pengguna
Ciri utama dari daemon adalah tidak memerlukan interaksi langsung dengan pengguna. Miner maupun pengguna umum tidak perlu melakukan tindakan apa pun, karena daemon secara otomatis memelihara jaringan dan memastikan semua peserta berbagi informasi yang sama.
Dengan demikian, kepercayaan terhadap aset kripto dan blockchain terjamin. Dengan daemon yang selalu aktif, kondisi sinkronisasi jaringan tetap terbaru, dan mekanisme untuk mencegah penipuan seperti pengubahan data atau pembayaran ganda dapat berjalan dengan baik.
Penopang sistem terdesentralisasi
Blockchain dapat mencapai desentralisasi penuh berkat keberadaan daemon. Setiap node dalam jaringan yang menjalankan daemon membantu menjaga desentralisasi dan keamanan sistem secara keseluruhan. Pengelola node individu dapat berfungsi sebagai bagian dari sistem terdesentralisasi yang andal tanpa harus menanggung beban manajemen yang rumit.
Daemon adalah entitas yang bekerja diam-diam di tempat tersembunyi, tetapi merupakan mekanisme penting yang menopang fondasi aset kripto dan teknologi blockchain, dan tidak dapat digantikan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Apa itu daemon? Pekerja keras di balik layar yang mendukung blockchain
Agar blockchain terus berfungsi dengan baik, sistem yang tidak terlihat harus bekerja selama 24 jam. Bentuk dari sistem ini adalah daemon (demon). Meskipun terdengar seperti istilah mitos, dalam dunia aset kripto, daemon memainkan peran yang sangat praktis dan penting.
Esensi dari daemon—Jantung dari blockchain
Daemon berasal dari mitologi Yunani, tetapi dalam bidang teknologi, istilah ini merujuk pada program yang berjalan otomatis di latar belakang. Tanpa instruksi eksplisit dari pengguna, sistem ini terus secara mandiri menangani tugas-tugas penting di dalam jaringan blockchain.
Peran utama daemon dalam blockchain sangat beragam. Mulai dari memverifikasi dan memproses transaksi baru, menghasilkan dan menambahkan blok baru, komunikasi dan sinkronisasi antar node di jaringan, hingga menjaga konsistensi data secara keseluruhan, semuanya dilakukan secara terus-menerus oleh daemon.
Mewujudkan keamanan tanpa disadari pengguna
Ciri utama dari daemon adalah tidak memerlukan interaksi langsung dengan pengguna. Miner maupun pengguna umum tidak perlu melakukan tindakan apa pun, karena daemon secara otomatis memelihara jaringan dan memastikan semua peserta berbagi informasi yang sama.
Dengan demikian, kepercayaan terhadap aset kripto dan blockchain terjamin. Dengan daemon yang selalu aktif, kondisi sinkronisasi jaringan tetap terbaru, dan mekanisme untuk mencegah penipuan seperti pengubahan data atau pembayaran ganda dapat berjalan dengan baik.
Penopang sistem terdesentralisasi
Blockchain dapat mencapai desentralisasi penuh berkat keberadaan daemon. Setiap node dalam jaringan yang menjalankan daemon membantu menjaga desentralisasi dan keamanan sistem secara keseluruhan. Pengelola node individu dapat berfungsi sebagai bagian dari sistem terdesentralisasi yang andal tanpa harus menanggung beban manajemen yang rumit.
Daemon adalah entitas yang bekerja diam-diam di tempat tersembunyi, tetapi merupakan mekanisme penting yang menopang fondasi aset kripto dan teknologi blockchain, dan tidak dapat digantikan.