Di Forum Davos di Swiss, pendiri SkyBridge Capital Anthony Scaramucci memberikan penilaian terbaru tentang Bitcoin. Meskipun harga Bitcoin saat ini sekitar 89.000 dolar AS, jauh di bawah target yang pernah dia prediksi, dia tetap berpegang pada pandangan bahwa fundamentalnya belum berubah, dan menyatakan harapan agar harga bisa kembali ke kisaran 125.000 hingga 150.000 dolar AS. Pernyataan ini mencerminkan bagaimana investor institusional menjaga strategi mereka di tengah fluktuasi harga.
Perbedaan besar antara ekspektasi harga dan kondisi saat ini
Waktu
Prediksi/Kondisi saat ini
Tingkat harga
Tingkat pencapaian
Prediksi 2024
Capai akhir 2025
170.000 dolar AS
Belum tercapai
Target harapan terbaru
Kisaran target dekat
125.000-150.000 dolar AS
Gap 31-69%
Harga aktual saat ini
Per 21 Januari 2026
89.000 dolar AS
Referensi
Dari data tersebut, prediksi Scaramucci menghadapi “pukulan” yang cukup nyata. Tahun lalu di awal tahun dia memprediksi akan mencapai 170.000 dolar AS pada akhir 2025, tetapi kenyataannya tidak tercapai. Kini dia menyesuaikan targetnya ke kisaran 125.000-150.000 dolar AS, namun harga saat ini masih memiliki potensi kenaikan sebesar 31%-69%. Perbedaan antara ekspektasi tinggi dan kenyataan ini adalah pengalaman yang banyak dialami oleh investor institusional di tahun 2025.
Logika inti: “Masalah waktu” bukan “arah”
Pernyataan Scaramucci sangat penting: ini lebih kepada masalah waktu, bukan masalah arah. Dia berpendapat bahwa fundamental Bitcoin tidak berubah, dan pasar sedang mengalami konsolidasi besar-besaran. Penilaian ini mencerminkan filosofi investasi penting—membedakan antara fluktuasi harga dan perubahan fundamental.
Mengapa menekankan fundamental tidak berubah
Dari informasi terkait, Scaramucci baru-baru ini di Forum Davos juga mempromosikan potensi tokenisasi jaringan blockchain seperti Solana, yang dianggap dapat mengurangi lebih dari 75% friksi transaksi di keuangan tradisional. Ini menunjukkan pandangannya yang konsisten terhadap prospek jangka panjang ekosistem kripto, dan posisi dasar Bitcoin sebagai aset kripto tidak tergoyahkan oleh koreksi harga.
Ciri-ciri konsolidasi pasar
Pergerakan harga Bitcoin terbaru menunjukkan:
Penurunan 3,98% dalam 24 jam
Penurunan 6,62% dalam 7 hari
Hampir datar dalam 30 hari (penurunan 0,13%)
Polanya yang fluktuatif jangka pendek namun dalam fase konsolidasi menegaskan apa yang disebut Scaramucci sebagai “pasar mengalami konsolidasi besar-besaran”. Bukan berarti pasar runtuh, melainkan berfluktuasi dalam rentang tertentu.
Kehati-hatian investor institusional yang optimis
Scaramucci menggunakan istilah “hati-hati dan optimis”, dan menyatakan “Saya rasa tahun ini akan cukup baik”. Ini bukan optimisme buta, melainkan pengakuan terhadap ketidakpastian harga sambil tetap berpegang pada arah jangka panjang. Dia bahkan bercanda, “Bitcoin begitulah, mau naik bagaimana, ya naik,” yang mengisyaratkan kesulitan prediksi jangka pendek.
Sikap ini memberi pelajaran bagi investor umum: bahkan institusi besar pun tidak bisa memprediksi harga secara tepat, tetapi mereka percaya arah itu benar. Dari sudut pandang ini, meskipun prediksi 2025-nya meleset, dia tetap yakin terhadap nilai jangka panjang Bitcoin.
Kesimpulan
Pernyataan terbaru Scaramucci inti nya adalah: harga turun, tapi ceritanya belum selesai. Bitcoin di angka 89.000 dolar AS masih jauh dari target 125.000-150.000 dolar AS yang dia harapkan, tetapi ini adalah peluang, bukan sinyal risiko. Dia memandang koreksi saat ini sebagai fase konsolidasi pasar, bukan keruntuhan fundamental.
Apakah logika ini benar? Pasar akan membuktikan melalui pergerakan selanjutnya. Tapi setidaknya dari sudut pandang investor institusional, “masalah waktu” Bitcoin lebih penting daripada “arah”. Kuncinya adalah apakah selama fase konsolidasi ini harga mampu menemukan titik dukungan, dan mempersiapkan diri untuk kenaikan berikutnya.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Perkiraan yang tidak akurat tetapi tidak menyesal: Mengapa para institusi besar tetap optimis terhadap Bitcoin sebesar $89.000
Di Forum Davos di Swiss, pendiri SkyBridge Capital Anthony Scaramucci memberikan penilaian terbaru tentang Bitcoin. Meskipun harga Bitcoin saat ini sekitar 89.000 dolar AS, jauh di bawah target yang pernah dia prediksi, dia tetap berpegang pada pandangan bahwa fundamentalnya belum berubah, dan menyatakan harapan agar harga bisa kembali ke kisaran 125.000 hingga 150.000 dolar AS. Pernyataan ini mencerminkan bagaimana investor institusional menjaga strategi mereka di tengah fluktuasi harga.
Perbedaan besar antara ekspektasi harga dan kondisi saat ini
Dari data tersebut, prediksi Scaramucci menghadapi “pukulan” yang cukup nyata. Tahun lalu di awal tahun dia memprediksi akan mencapai 170.000 dolar AS pada akhir 2025, tetapi kenyataannya tidak tercapai. Kini dia menyesuaikan targetnya ke kisaran 125.000-150.000 dolar AS, namun harga saat ini masih memiliki potensi kenaikan sebesar 31%-69%. Perbedaan antara ekspektasi tinggi dan kenyataan ini adalah pengalaman yang banyak dialami oleh investor institusional di tahun 2025.
Logika inti: “Masalah waktu” bukan “arah”
Pernyataan Scaramucci sangat penting: ini lebih kepada masalah waktu, bukan masalah arah. Dia berpendapat bahwa fundamental Bitcoin tidak berubah, dan pasar sedang mengalami konsolidasi besar-besaran. Penilaian ini mencerminkan filosofi investasi penting—membedakan antara fluktuasi harga dan perubahan fundamental.
Mengapa menekankan fundamental tidak berubah
Dari informasi terkait, Scaramucci baru-baru ini di Forum Davos juga mempromosikan potensi tokenisasi jaringan blockchain seperti Solana, yang dianggap dapat mengurangi lebih dari 75% friksi transaksi di keuangan tradisional. Ini menunjukkan pandangannya yang konsisten terhadap prospek jangka panjang ekosistem kripto, dan posisi dasar Bitcoin sebagai aset kripto tidak tergoyahkan oleh koreksi harga.
Ciri-ciri konsolidasi pasar
Pergerakan harga Bitcoin terbaru menunjukkan:
Polanya yang fluktuatif jangka pendek namun dalam fase konsolidasi menegaskan apa yang disebut Scaramucci sebagai “pasar mengalami konsolidasi besar-besaran”. Bukan berarti pasar runtuh, melainkan berfluktuasi dalam rentang tertentu.
Kehati-hatian investor institusional yang optimis
Scaramucci menggunakan istilah “hati-hati dan optimis”, dan menyatakan “Saya rasa tahun ini akan cukup baik”. Ini bukan optimisme buta, melainkan pengakuan terhadap ketidakpastian harga sambil tetap berpegang pada arah jangka panjang. Dia bahkan bercanda, “Bitcoin begitulah, mau naik bagaimana, ya naik,” yang mengisyaratkan kesulitan prediksi jangka pendek.
Sikap ini memberi pelajaran bagi investor umum: bahkan institusi besar pun tidak bisa memprediksi harga secara tepat, tetapi mereka percaya arah itu benar. Dari sudut pandang ini, meskipun prediksi 2025-nya meleset, dia tetap yakin terhadap nilai jangka panjang Bitcoin.
Kesimpulan
Pernyataan terbaru Scaramucci inti nya adalah: harga turun, tapi ceritanya belum selesai. Bitcoin di angka 89.000 dolar AS masih jauh dari target 125.000-150.000 dolar AS yang dia harapkan, tetapi ini adalah peluang, bukan sinyal risiko. Dia memandang koreksi saat ini sebagai fase konsolidasi pasar, bukan keruntuhan fundamental.
Apakah logika ini benar? Pasar akan membuktikan melalui pergerakan selanjutnya. Tapi setidaknya dari sudut pandang investor institusional, “masalah waktu” Bitcoin lebih penting daripada “arah”. Kuncinya adalah apakah selama fase konsolidasi ini harga mampu menemukan titik dukungan, dan mempersiapkan diri untuk kenaikan berikutnya.