Mengapa selain pasar mata uang kripto, pasar keuangan lainnya juga naik? ① Pengaruh kebijakan makro dan ekspektasi ekonomi: Pasar secara umum mengantisipasi Federal Reserve akan melanjutkan penurunan suku bunga, lingkungan suku bunga rendah menurunkan biaya pinjaman perusahaan, membuat aset seperti saham menjadi lebih menarik. Selain itu, di bawah tekanan pemilihan umum Amerika Serikat tahun 2026, partai yang berkuasa cenderung menerapkan kebijakan longgar untuk mendapatkan suara, yang memberikan likuiditas dan dukungan keuntungan bagi pasar saham, emas, dan aset lainnya. ② Peningkatan permintaan aset safe haven: Trump mengumumkan kenaikan tarif terhadap negara-negara Eropa, yang dipandang sebagai sinyal peningkatan geopolitik dan perang dagang, memicu sentimen safe haven di pasar. Investor berbondong-bondong masuk ke aset safe haven tradisional, seperti harga emas yang mencapai rekor tertinggi, sementara mata uang kripto sebagai aset risiko justru dijual. ③ Kinerja laba perusahaan yang baik: Laba perusahaan adalah dasar penting kenaikan pasar saham. Perusahaan dalam indeks S&P 500 mencatat laba kuartal ketiga meningkat sekitar 8% secara tahunan, mempertahankan pertumbuhan selama sembilan kuartal berturut-turut, dan diperkirakan laba tahun 2026 akan meningkat hingga 13,8%. Kemampuan laba seperti ini memberi alasan bagi investor untuk terus memegang saham bahkan menambah posisi. ④ Masalah struktural pasar mata uang kripto sendiri: Di satu sisi, pasar mata uang kripto sangat bergantung pada perdagangan leverage, ketika harga berfluktuasi tajam, leverage tinggi akan mempercepat kerugian dan memicu mekanisme margin call, membentuk siklus buruk “penurunan—penutupan posisi paksa—penurunan lagi”. Di sisi lain, penguatan regulasi global membuat kerentanan pasar kripto semakin parah, sebagian dana institusi mulai berhati-hati menarik diri, dan investor biasa juga mengurangi posisi karena biaya kepatuhan yang meningkat, sehingga likuiditas pasar menjadi semakin ketat.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
#Harga emas dan perak mencapai rekor tertinggi
Mengapa selain pasar mata uang kripto, pasar keuangan lainnya juga naik?
① Pengaruh kebijakan makro dan ekspektasi ekonomi: Pasar secara umum mengantisipasi Federal Reserve akan melanjutkan penurunan suku bunga, lingkungan suku bunga rendah menurunkan biaya pinjaman perusahaan, membuat aset seperti saham menjadi lebih menarik. Selain itu, di bawah tekanan pemilihan umum Amerika Serikat tahun 2026, partai yang berkuasa cenderung menerapkan kebijakan longgar untuk mendapatkan suara, yang memberikan likuiditas dan dukungan keuntungan bagi pasar saham, emas, dan aset lainnya.
② Peningkatan permintaan aset safe haven: Trump mengumumkan kenaikan tarif terhadap negara-negara Eropa, yang dipandang sebagai sinyal peningkatan geopolitik dan perang dagang, memicu sentimen safe haven di pasar. Investor berbondong-bondong masuk ke aset safe haven tradisional, seperti harga emas yang mencapai rekor tertinggi, sementara mata uang kripto sebagai aset risiko justru dijual.
③ Kinerja laba perusahaan yang baik: Laba perusahaan adalah dasar penting kenaikan pasar saham. Perusahaan dalam indeks S&P 500 mencatat laba kuartal ketiga meningkat sekitar 8% secara tahunan, mempertahankan pertumbuhan selama sembilan kuartal berturut-turut, dan diperkirakan laba tahun 2026 akan meningkat hingga 13,8%. Kemampuan laba seperti ini memberi alasan bagi investor untuk terus memegang saham bahkan menambah posisi.
④ Masalah struktural pasar mata uang kripto sendiri: Di satu sisi, pasar mata uang kripto sangat bergantung pada perdagangan leverage, ketika harga berfluktuasi tajam, leverage tinggi akan mempercepat kerugian dan memicu mekanisme margin call, membentuk siklus buruk “penurunan—penutupan posisi paksa—penurunan lagi”. Di sisi lain, penguatan regulasi global membuat kerentanan pasar kripto semakin parah, sebagian dana institusi mulai berhati-hati menarik diri, dan investor biasa juga mengurangi posisi karena biaya kepatuhan yang meningkat, sehingga likuiditas pasar menjadi semakin ketat.