## Paradoks Buffett: Mengapa Anak-anak Miliarder Warren Buffett Tidak Akan Menjadi Miliarder



Ketika Anda memikirkan transfer kekayaan antar generasi, Warren Buffett melanggar setiap aturan dalam buku. Oracle Omaha yang berusia 94 tahun ini mengendalikan Berkshire Hathaway — sebuah konglomerat bernilai ratusan miliar — namun ketiga anak dewasa nya hanya akan menerima sebagian kecil dari kekayaannya sebesar $75 166,7 miliar. Lupakan mewarisi sebuah kerajaan besar. Sebaliknya, anak-anak Buffett telah menginternalisasi filosofi bahwa uang bukan segalanya.

## Pilihan yang Disengaja: Membangun Karakter Daripada Memberikan Cek

Pada tahun 1986, Buffett menjelaskan sikap pengasuhannya secara tegas kepada majalah Fortune: anak-anaknya harus "mengukir tempat mereka sendiri di dunia ini." Tantangannya? Dia menolak untuk memungkinkan kemalasan melalui uang tunai yang tak terbatas. Target transfer kekayaannya sangat spesifik: "cukup uang sehingga mereka merasa bisa melakukan apa saja, tetapi tidak sebanyak sehingga mereka tidak bisa melakukan apa-apa."

Ini bukan komentar sembarangan. Ini adalah strategi pengasuhan yang disengaja yang membentuk cara Howard, Susan, dan Peter mendekati ambisi, tanggung jawab, dan harga diri. Bertahun-tahun kemudian, anak-anaknya akan mengulangi sentimen yang sama, membuktikan bahwa filosofi ini tetap melekat.

## Peter Buffett tentang Apa yang Benar-Benar Penting: Cinta Lebih dari Uang

Pengalaman Peter Buffett memberikan ilustrasi paling menyentuh tentang pendekatan ayahnya. Ketika dia menghadapi kesulitan keuangan di usia 20-an, dia tidak meminta bailout — atau mungkin dia melakukannya, tetapi ayahnya memiliki rencana lain. Warren menolak pinjaman itu, tetapi menawarkan sesuatu yang Peter gambarkan sebagai jauh lebih berharga: cinta tanpa syarat, rasa hormat terhadap kemandirian, dan ruang untuk gagal dan belajar.

"Support itu tidak datang dalam bentuk cek," jelas Peter dalam wawancara NPR tahun 2010. "Support itu datang dalam bentuk cinta dan perhatian dan rasa hormat untuk kami menemukan jalan kami, jatuh bangun, dan belajar bagaimana bangkit sendiri."

Saudara perempuannya, Susan, kemudian mengakui keanehan pendekatan ini sambil membelanya sepenuh hati. Kebanyakan orang tua akan memberikan bantuan keuangan kecil, katanya — renovasi dapur, liburan keluarga. Tapi rumah tangga Buffett beroperasi di bawah aturan yang berbeda.

## Warisan Sebenarnya: Mengendalikan $10 Miliar+ dalam Kekuatan Filantropi

Di sinilah cerita mengambil giliran yang tak terduga. Meskipun anak-anak Buffett tidak akan menerima kekayaan pribadi yang besar, mereka akan memegang sesuatu yang bisa dikatakan lebih kuat: kendali atas sekitar 99% kekayaan ayah mereka melalui trust amal.

Untuk memberi gambaran, Bill and Melinda Gates Foundation — salah satu organisasi amal terbesar di dunia — beroperasi dengan dana abadi sekitar $75,2 miliar. Mesin filantropi yang akan dikelola anak-anak Buffett bisa melebihi angka itu, menjadikan mereka trio donor paling berpengaruh di dunia.

Setiap anak telah menerima (juta )dari harta warisan ibunya pada tahun 2004$3 dan tambahan $62 miliar dalam donasi dari Warren untuk memulai yayasan mereka masing-masing. Ketika harta warisan Warren diselesaikan, trust amal akan berisi sebagian besar kekayaannya — di bawah pengelolaan mereka.

## Janji 99%: Mengapa Warren Memberikan, Bukan Mengurangi

Keputusan Buffett untuk menyumbangkan 99% dari kekayaannya yang tersisa bukanlah hukuman kepada anak-anaknya. Ini adalah keyakinan. Dia mendirikan Giving Pledge bersama Bill Gates pada tahun 2010, berkomitmen untuk menyumbangkan setidaknya separuh kekayaannya. Tapi 50% dirasa tidak cukup. Dia sudah menyumbangkan $50 miliar untuk tujuan amal dan berencana mengarahkan hampir semua sisa kekayaannya untuk mengatasi tantangan global.

Anak-anaknya tidak merasa dendam. Howard mengungkapkannya dengan baik dalam wawancara New York Times tahun 2006: jika harus memilih antara $50 juta setiap tahun untuk penggunaan pribadi atau juta untuk yayasan, dia akan mengarahkan ke yayasan tanpa ragu.

## Kesimpulan: Membangun Pewaris, Bukan Sekadar Penerima Waris

Model keluarga Buffett mengungkapkan sebuah kebenaran yang kontradiktif: keluarga terkaya tidak selalu mentransfer kekayaan; mereka mentransfer tujuan. Dengan menolak memberikan cek kosong kepada anak-anaknya, Warren Buffett memberi mereka sesuatu yang bisa dikatakan lebih tahan lama — agen, ketahanan, dan kepuasan membangun sesuatu sendiri.

Di era di mana dinasti miliarder sering melahirkan hak istimewa, anak-anak Buffett berdiri sebagai sebuah anomali: pewaris yang memandang warisan sebagai tanggung jawab daripada hadiah.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)