Hari-hari perusahaan Australia tidak berjalan dengan baik. Menurut laporan terbaru, karena kenaikan kembali inflasi dan ketidakpastian prospek ekonomi, banyak perusahaan sedang mengencangkan ikat pinggang. Data survei secara langsung menunjukkan — sekitar 65% perusahaan telah menginjak rem investasi, 3/4 dari para pemilik menganggap kenaikan biaya sebagai hambatan terbesar untuk pertumbuhan. Lebih menyakitkan lagi, hampir setengah dari perusahaan menyatakan bahwa mereka sama sekali tidak memiliki rencana perekrutan dalam 12 bulan ke depan. Di balik rangkaian data dingin ini, mencerminkan kekhawatiran pasar terhadap prospek ekonomi yang sedang meningkat. Seiring dengan itu, investor dan analis sedang memikirkan satu pertanyaan: Apakah bank sentral akan kembali menggunakan senjata kenaikan suku bunga?
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
13 Suka
Hadiah
13
8
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
BitcoinDaddy
· 1jam yang lalu
Di Australia sini benar-benar sulit, perusahaan semua mengurangi skala...
Tidak benar, kalau begitu bank sentral masih berani menaikkan suku bunga? Bukankah itu menambah beban?
65% perusahaan sudah tidak berinvestasi lagi, rasanya ekonomi benar-benar akan mengalami hard landing
Tidak ada uang lagi untuk merekrut, lalu siapa yang akan bekerja nanti... logikanya agak membingungkan
Jadi sekarang ini stagflasi? Sangat menyakitkan, ini lebih menyakitkan daripada resesi murni
Lihat AsliBalas0
GasFeeNightmare
· 4jam yang lalu
Perusahaan Australia benar-benar sedang berburu kali ini, untung saja saya sudah pindah ke chain sejak awal
Lihat AsliBalas0
MEVHunter
· 01-21 04:49
Logika kenaikan costbase di Australia ini sama seperti perang gas di on-chain haha, semua sudah tidak bisa lagi menyisakan ruang arbitrase
Lihat AsliBalas0
GateUser-74b10196
· 01-21 04:44
Perusahaan Australia benar-benar sedang berjuang, 65% dari mereka telah menghentikan investasi, data ini cukup menakutkan.
Lihat AsliBalas0
retroactive_airdrop
· 01-21 04:37
Hmm, di Australia sini benar-benar menyebalkan, spiral kenaikan suku bunga akan datang
Lihat AsliBalas0
SandwichTrader
· 01-21 04:32
Akan ada kenaikan suku bunga lagi, sekarang perusahaan Australia benar-benar harus makan tanah
Lihat AsliBalas0
OneBlockAtATime
· 01-21 04:26
Perusahaan Australia benar-benar terjebak dalam situasi ini, tekanan biaya sangat besar, dan harus khawatir tentang kenaikan suku bunga bank sentral, bertahan hidup saja sudah seperti berjudi
Lihat AsliBalas0
FlashLoanLarry
· 01-21 04:21
nah aussie corps just realized their capital utilization was mid anyway... 65% pumping the brakes? itu sebenarnya pasar yang melakukan pekerjaannya, memisahkan sinyal dari kebisingan. setengah dari "pertumbuhan" mungkin hanya pertunjukan uang murah lmao
Hari-hari perusahaan Australia tidak berjalan dengan baik. Menurut laporan terbaru, karena kenaikan kembali inflasi dan ketidakpastian prospek ekonomi, banyak perusahaan sedang mengencangkan ikat pinggang. Data survei secara langsung menunjukkan — sekitar 65% perusahaan telah menginjak rem investasi, 3/4 dari para pemilik menganggap kenaikan biaya sebagai hambatan terbesar untuk pertumbuhan. Lebih menyakitkan lagi, hampir setengah dari perusahaan menyatakan bahwa mereka sama sekali tidak memiliki rencana perekrutan dalam 12 bulan ke depan. Di balik rangkaian data dingin ini, mencerminkan kekhawatiran pasar terhadap prospek ekonomi yang sedang meningkat. Seiring dengan itu, investor dan analis sedang memikirkan satu pertanyaan: Apakah bank sentral akan kembali menggunakan senjata kenaikan suku bunga?