最近 harga emas kembali menunjukkan aksi baru. Tim analisis pasar ABC Refinery menunjukkan bahwa emas menembus batas $4800, mencerminkan bahwa peserta pasar dalam jangka pendek tidak berniat untuk menjual — banyak yang sedang menunggu dan melihat apakah $5000 akan menjadi titik berikutnya.
Kenaikan ini sebenarnya didukung oleh beberapa kekuatan. Pertama, skala utang pemerintah terus membesar, dan daya tarik hasil obligasi tradisional menurun. Kedua, dolar AS baru-baru ini menunjukkan tren yang lemah, sehingga biaya membeli emas dengan dolar menjadi lebih rendah. Ketiga, ketidakpastian situasi geopolitik meningkat, dan investor cenderung meningkatkan kepemilikan aset safe haven. Ketiga faktor ini bersatu, menjadi kekuatan utama yang mendukung harga logam mulia.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
10 Suka
Hadiah
10
6
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
CascadingDipBuyer
· 7jam yang lalu
5000 dolar ini tergantung bagaimana langkah Federal Reserve...
Emas adalah cermin yang memantulkan depresiasi dolar
Inflasi utang + risiko geopolitik, ini benar-benar badai sempurna
Ragu apakah ini benar-benar kenaikan atau hanya trik...
Tunggu sampai 5000, tapi harus waspada terhadap rebound dolar yang tiba-tiba menekan pasar
Lihat AsliBalas0
ChainDetective
· 12jam yang lalu
Harga emas $4800 hanyalah pembuka, $5000 adalah inti acaranya
Ngapain nunggu, utang menumpuk, dolar melemah, ketegangan geopolitik, ketiga hal ini sebenarnya sama saja seperti menunggu emas mengapung nilainya
Data pengguna nyata apa, jangan cuma dengar analisisnya
Lihat AsliBalas0
WalletAnxietyPatient
· 12jam yang lalu
Harga emas ini benar-benar belum selesai, apakah benar-benar bisa menembus 5000 dolar?
Emas ini adalah indikator ketidakstabilan politik, tetap harus memegang sedikit
Sudah menembus 4800, rasanya 5000 juga tidak jauh... tapi siapa yang tahu
Ketika situasi geopolitik kacau, langsung lari ke emas, pola ini sudah sangat umum
Utang yang meledak + dolar yang melemah, kenaikan emas juga pasti terjadi
Tantangan 5000 ini saya yakin bisa dilewati, hanya masalah waktu
Dolar yang lemah memang benar-benar lemah, harga emas naik juga wajar
Pemerintah mengelola utang, kita mengelola emas, logika sederhananya
Ketiga faktor ini saling bertumpuk, tidak heran institusi banyak menimbun emas
Lihat AsliBalas0
MEVHunter
· 12jam yang lalu
Pecahnya level 4800 emas, sebenarnya, adalah tentang penempatan dana besar. Titik psikologis 5000 dolar, saya bertaruh sepuluh dolar bahwa nanti akan ada ruang arbitrase...
Lihat AsliBalas0
SchrodingerProfit
· 12jam yang lalu
Harga emas menembus 4800? Tunggu sampai 5000, bagaimanapun sekarang siapa pun tidak berani menjual
Lihat AsliBalas0
ImpermanentLossEnjoyer
· 12jam yang lalu
Apakah batas 5000 untuk emas ini bisa ditembus? Saya rasa ini cukup mengkhawatirkan, inflasi utang memang mendukung pasar tapi ya begitu saja
Tunggu dulu, dolar AS melemah? Jadi saya harus pertimbangkan untuk menukar USDT yang saya pegang
Situasi geopolitik yang tegang selalu menyebabkan kenaikan saat menghindari risiko, siklusnya terlalu kuat, rasanya tidak ada yang baru
Kalau tembus 4800 lalu ke 5000? Logika ini kok begitu linier... pasar mana ada yang begitu teratur
Orang yang menunggu terlalu banyak malah paling berbahaya, ini cuma permainan para pembeli yang ingin menampung posisi
最近 harga emas kembali menunjukkan aksi baru. Tim analisis pasar ABC Refinery menunjukkan bahwa emas menembus batas $4800, mencerminkan bahwa peserta pasar dalam jangka pendek tidak berniat untuk menjual — banyak yang sedang menunggu dan melihat apakah $5000 akan menjadi titik berikutnya.
Kenaikan ini sebenarnya didukung oleh beberapa kekuatan. Pertama, skala utang pemerintah terus membesar, dan daya tarik hasil obligasi tradisional menurun. Kedua, dolar AS baru-baru ini menunjukkan tren yang lemah, sehingga biaya membeli emas dengan dolar menjadi lebih rendah. Ketiga, ketidakpastian situasi geopolitik meningkat, dan investor cenderung meningkatkan kepemilikan aset safe haven. Ketiga faktor ini bersatu, menjadi kekuatan utama yang mendukung harga logam mulia.