#流动性激励与收益 Perangkat mekanisme biaya dana kontrak perpetual pada dasarnya adalah penetapan harga dinamis untuk likuiditas. Setelah saya teliti lebih dalam logika operasional sistem BitMEX ini, saya menyadari bahwa yang paling patut diperhatikan bukanlah teknologi itu sendiri, melainkan kebenaran pasar yang diungkapkannya.
Biaya dana dihitung setiap 8 jam, secara otomatis menyesuaikan berdasarkan indeks premium relatif kontrak perpetual terhadap spot. Mekanisme yang tampaknya sederhana ini secara cerdik menyelesaikan satu masalah yang selama bertahun-tahun belum mampu diatasi secara elegan oleh keuangan tradisional: bagaimana membuat peserta pasar secara sukarela melakukan koreksi harga melalui insentif ekonomi dalam lingkungan yang terdesentralisasi. Ketika posisi long mendorong harga kontrak naik, tingkat biaya yang meningkat segera menarik posisi short untuk melakukan arbitrase, kekuatan balik ini cukup untuk menarik harga kembali ke kisaran yang wajar.
Logika yang lebih mendalam adalah bahwa mekanisme ini sebenarnya mengukur biaya likuiditas dolar AS yang tersembunyi di dalam sistem offshore. Seiring dengan meningkatnya skala stablecoin, biaya dana kontrak perpetual mulai berperan seperti LIBOR, dengan penyelesaian harian terhadap aliran dana triliunan dolar. Jika biaya ini tetap tinggi melebihi suku bunga kebijakan Federal Reserve, jalur arbitrase akan muncul: meminjam dolar dari sistem perbankan, mengubahnya menjadi stablecoin, dan mendapatkan keuntungan lebih tinggi di pasar perpetual. Sebaliknya, juga berlaku.
Ironisnya, sistem keuangan resmi telah menghabiskan bertahun-tahun merancang pengganti LIBOR, sementara mekanisme penetapan harga yang sepenuhnya berkembang secara sukarela ini menunjukkan adaptabilitas dan transparansi yang lebih besar dalam operasinya sehari-hari. Masalahnya adalah—resistensi institusi tradisional terhadap transparansi ini juga sangat nyata, karena hal itu akan langsung mengungkap struktur ekonomi dari pasar pembiayaan. Begitu data biaya dana kontrak perpetual ini dipantau secara luas, biaya marginal pembiayaan dolar offshore tidak lagi bisa disembunyikan. Mungkin inilah sebabnya mengapa sistem keuangan resmi hingga saat ini belum benar-benar memasukkannya ke dalam kerangka pengambilan keputusan makro.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
#流动性激励与收益 Perangkat mekanisme biaya dana kontrak perpetual pada dasarnya adalah penetapan harga dinamis untuk likuiditas. Setelah saya teliti lebih dalam logika operasional sistem BitMEX ini, saya menyadari bahwa yang paling patut diperhatikan bukanlah teknologi itu sendiri, melainkan kebenaran pasar yang diungkapkannya.
Biaya dana dihitung setiap 8 jam, secara otomatis menyesuaikan berdasarkan indeks premium relatif kontrak perpetual terhadap spot. Mekanisme yang tampaknya sederhana ini secara cerdik menyelesaikan satu masalah yang selama bertahun-tahun belum mampu diatasi secara elegan oleh keuangan tradisional: bagaimana membuat peserta pasar secara sukarela melakukan koreksi harga melalui insentif ekonomi dalam lingkungan yang terdesentralisasi. Ketika posisi long mendorong harga kontrak naik, tingkat biaya yang meningkat segera menarik posisi short untuk melakukan arbitrase, kekuatan balik ini cukup untuk menarik harga kembali ke kisaran yang wajar.
Logika yang lebih mendalam adalah bahwa mekanisme ini sebenarnya mengukur biaya likuiditas dolar AS yang tersembunyi di dalam sistem offshore. Seiring dengan meningkatnya skala stablecoin, biaya dana kontrak perpetual mulai berperan seperti LIBOR, dengan penyelesaian harian terhadap aliran dana triliunan dolar. Jika biaya ini tetap tinggi melebihi suku bunga kebijakan Federal Reserve, jalur arbitrase akan muncul: meminjam dolar dari sistem perbankan, mengubahnya menjadi stablecoin, dan mendapatkan keuntungan lebih tinggi di pasar perpetual. Sebaliknya, juga berlaku.
Ironisnya, sistem keuangan resmi telah menghabiskan bertahun-tahun merancang pengganti LIBOR, sementara mekanisme penetapan harga yang sepenuhnya berkembang secara sukarela ini menunjukkan adaptabilitas dan transparansi yang lebih besar dalam operasinya sehari-hari. Masalahnya adalah—resistensi institusi tradisional terhadap transparansi ini juga sangat nyata, karena hal itu akan langsung mengungkap struktur ekonomi dari pasar pembiayaan. Begitu data biaya dana kontrak perpetual ini dipantau secara luas, biaya marginal pembiayaan dolar offshore tidak lagi bisa disembunyikan. Mungkin inilah sebabnya mengapa sistem keuangan resmi hingga saat ini belum benar-benar memasukkannya ke dalam kerangka pengambilan keputusan makro.