Dalam diskusi pasar terbaru, tokoh industri terkemuka Mike Alfred telah mengemukakan tuduhan serius tentang perilaku institusional di pasar cryptocurrency. Menurut analisisnya, pemain besar diduga memanfaatkan pasar derivatif sebagai alat untuk memanipulasi harga aset dan merusak kepercayaan investor ritel.
Strategi Manipulasi Derivatif
Mike Alfred, pendiri Alpine Fox LP, menyarankan bahwa institusi sedang melakukan langkah agresif di pasar kontrak berjangka dan futures dengan tujuan tertentu: secara artifisial menurunkan nilai Bitcoin dan memicu panik jual di kalangan trader ritel. Dia menggambarkan pendekatan ini sebagai “salah satu skema paling signifikan yang pernah dihadapi pasar.” Perspektif ini membuka wawasan tentang bagaimana derivatif—yang memungkinkan posisi leverage—dapat digunakan sebagai senjata untuk mempengaruhi sentimen pasar secara lebih luas.
Mekanismanya sederhana: dengan membanjiri pasar futures dengan posisi short besar atau melikuidasi pemegang posisi long melalui tekanan terkoordinasi, institusi yang memiliki modal besar dapat secara artifisial menekan harga tanpa memerlukan transaksi besar di pasar spot. Pendekatan ini memungkinkan mereka menciptakan ketakutan sambil meminimalkan eksposur modal mereka sendiri.
Kekhawatiran Dikutip oleh Pemimpin Pasar
Tom Lee, ketua BitMine, dengan cepat membagikan kembali pengamatan Mike Alfred dan menyatakan kesetujuannya terhadap penilaian tersebut. Validasi dari suara pasar yang dihormati ini menunjukkan kekhawatiran tentang manipulasi berbasis derivatif yang resonan di industri. Koordinasi antara tokoh berpengaruh mengenai isu ini menegaskan kekhawatiran yang semakin meningkat tentang praktik pasar yang adil dalam perdagangan derivatif crypto.
Tuduhan semacam ini menyoroti ketegangan yang sedang berlangsung di pasar crypto: konsentrasi leverage di pasar derivatif versus perlindungan peserta ritel. Seiring perdagangan Bitcoin terus berkembang, pertanyaan tentang manipulasi pasar melalui derivatif tetap menjadi fokus utama diskursus industri, dengan pengamat seperti Mike Alfred mendorong transparansi yang lebih besar dan praktik perdagangan yang adil.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Apakah Institusi Menggunakan Derivatif untuk Menekan Bitcoin? Klaim Kontroversial Mike Alfred
Dalam diskusi pasar terbaru, tokoh industri terkemuka Mike Alfred telah mengemukakan tuduhan serius tentang perilaku institusional di pasar cryptocurrency. Menurut analisisnya, pemain besar diduga memanfaatkan pasar derivatif sebagai alat untuk memanipulasi harga aset dan merusak kepercayaan investor ritel.
Strategi Manipulasi Derivatif
Mike Alfred, pendiri Alpine Fox LP, menyarankan bahwa institusi sedang melakukan langkah agresif di pasar kontrak berjangka dan futures dengan tujuan tertentu: secara artifisial menurunkan nilai Bitcoin dan memicu panik jual di kalangan trader ritel. Dia menggambarkan pendekatan ini sebagai “salah satu skema paling signifikan yang pernah dihadapi pasar.” Perspektif ini membuka wawasan tentang bagaimana derivatif—yang memungkinkan posisi leverage—dapat digunakan sebagai senjata untuk mempengaruhi sentimen pasar secara lebih luas.
Mekanismanya sederhana: dengan membanjiri pasar futures dengan posisi short besar atau melikuidasi pemegang posisi long melalui tekanan terkoordinasi, institusi yang memiliki modal besar dapat secara artifisial menekan harga tanpa memerlukan transaksi besar di pasar spot. Pendekatan ini memungkinkan mereka menciptakan ketakutan sambil meminimalkan eksposur modal mereka sendiri.
Kekhawatiran Dikutip oleh Pemimpin Pasar
Tom Lee, ketua BitMine, dengan cepat membagikan kembali pengamatan Mike Alfred dan menyatakan kesetujuannya terhadap penilaian tersebut. Validasi dari suara pasar yang dihormati ini menunjukkan kekhawatiran tentang manipulasi berbasis derivatif yang resonan di industri. Koordinasi antara tokoh berpengaruh mengenai isu ini menegaskan kekhawatiran yang semakin meningkat tentang praktik pasar yang adil dalam perdagangan derivatif crypto.
Tuduhan semacam ini menyoroti ketegangan yang sedang berlangsung di pasar crypto: konsentrasi leverage di pasar derivatif versus perlindungan peserta ritel. Seiring perdagangan Bitcoin terus berkembang, pertanyaan tentang manipulasi pasar melalui derivatif tetap menjadi fokus utama diskursus industri, dengan pengamat seperti Mike Alfred mendorong transparansi yang lebih besar dan praktik perdagangan yang adil.