Kota Alpine Lugano, Swiss, menjadi berita utama dengan mengintegrasikan Bitcoin dan USDT ke dalam ekosistem pembayaran sehari-harinya. Langkah inovatif ini mencakup segala hal mulai dari pembelian makanan cepat saji di McDonald’s hingga pembayaran pajak kota setempat, menandai pergeseran besar dalam bagaimana kota-kota Eropa tradisional mengadopsi mata uang digital.
Rencana ₿: Membangun Infrastruktur Bitcoin dengan Kemitraan Tether
Di inti dari inisiatif ini adalah Rencana ₿, sebuah proyek ambisius yang dikembangkan bekerja sama dengan Tether, penerbit USDT. Program ini dirancang untuk menciptakan infrastruktur yang kokoh sehingga cryptocurrency menjadi lancar untuk transaksi harian. Alih-alih memperlakukan Bitcoin sebagai aset spekulatif, Lugano memposisikannya sebagai metode pembayaran praktis yang terintegrasi dalam kehidupan keuangan warga, mulai dari biaya parkir hingga biaya sekolah.
Mengapa Pedagang Beralih Sepenuhnya ke Lightning Network
Insentif ekonomi sangat menarik. Transaksi Bitcoin yang diproses melalui Lightning Network biasanya dikenai biaya di bawah 1%, berbeda jauh dari sekitar 3% yang dikenakan oleh jaringan kartu kredit tradisional. Bagi pedagang yang beroperasi dengan margin tipis—baik menjalankan kafe maupun mengelola layanan kota—perbedaan ini langsung berdampak pada peningkatan profitabilitas. Keunggulan biaya ini menjadi pendorong utama partisipasi pedagang di seluruh Lugano, Swiss.
Solusi Pembayaran Tanpa Hambatan untuk Warga
Selain kenyamanan pedagang, warga menikmati fleksibilitas yang belum pernah ada sebelumnya. Kota ini telah menerapkan sistem pembayaran tagihan berbasis kode QR yang memungkinkan warga menyelesaikan kewajibannya langsung dalam Bitcoin atau USDT. Ini mencakup pajak kota, denda lalu lintas, biaya pendidikan, dan pembayaran sipil lainnya. Keanggunan sistem ini terletak pada kesederhanaannya: scan, konfirmasi, dan bayar—tanpa perlu trik rumit.
Perkembangan yang terjadi di Lugano, Swiss menunjukkan bahwa cryptocurrency bukan hanya inovasi teoretis; ia mulai tertanam dalam struktur ekonomi perkotaan dunia nyata. Saat semakin banyak kota di Swiss yang mengamati dan mempertimbangkan model serupa, eksperimen Lugano mungkin akan menjadi penentu jalur adopsi cryptocurrency di seluruh Eropa.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Bagaimana Lugano, Swiss Memimpin Revolusi Pembayaran Crypto
Kota Alpine Lugano, Swiss, menjadi berita utama dengan mengintegrasikan Bitcoin dan USDT ke dalam ekosistem pembayaran sehari-harinya. Langkah inovatif ini mencakup segala hal mulai dari pembelian makanan cepat saji di McDonald’s hingga pembayaran pajak kota setempat, menandai pergeseran besar dalam bagaimana kota-kota Eropa tradisional mengadopsi mata uang digital.
Rencana ₿: Membangun Infrastruktur Bitcoin dengan Kemitraan Tether
Di inti dari inisiatif ini adalah Rencana ₿, sebuah proyek ambisius yang dikembangkan bekerja sama dengan Tether, penerbit USDT. Program ini dirancang untuk menciptakan infrastruktur yang kokoh sehingga cryptocurrency menjadi lancar untuk transaksi harian. Alih-alih memperlakukan Bitcoin sebagai aset spekulatif, Lugano memposisikannya sebagai metode pembayaran praktis yang terintegrasi dalam kehidupan keuangan warga, mulai dari biaya parkir hingga biaya sekolah.
Mengapa Pedagang Beralih Sepenuhnya ke Lightning Network
Insentif ekonomi sangat menarik. Transaksi Bitcoin yang diproses melalui Lightning Network biasanya dikenai biaya di bawah 1%, berbeda jauh dari sekitar 3% yang dikenakan oleh jaringan kartu kredit tradisional. Bagi pedagang yang beroperasi dengan margin tipis—baik menjalankan kafe maupun mengelola layanan kota—perbedaan ini langsung berdampak pada peningkatan profitabilitas. Keunggulan biaya ini menjadi pendorong utama partisipasi pedagang di seluruh Lugano, Swiss.
Solusi Pembayaran Tanpa Hambatan untuk Warga
Selain kenyamanan pedagang, warga menikmati fleksibilitas yang belum pernah ada sebelumnya. Kota ini telah menerapkan sistem pembayaran tagihan berbasis kode QR yang memungkinkan warga menyelesaikan kewajibannya langsung dalam Bitcoin atau USDT. Ini mencakup pajak kota, denda lalu lintas, biaya pendidikan, dan pembayaran sipil lainnya. Keanggunan sistem ini terletak pada kesederhanaannya: scan, konfirmasi, dan bayar—tanpa perlu trik rumit.
Perkembangan yang terjadi di Lugano, Swiss menunjukkan bahwa cryptocurrency bukan hanya inovasi teoretis; ia mulai tertanam dalam struktur ekonomi perkotaan dunia nyata. Saat semakin banyak kota di Swiss yang mengamati dan mempertimbangkan model serupa, eksperimen Lugano mungkin akan menjadi penentu jalur adopsi cryptocurrency di seluruh Eropa.