Mau memahami kapan benar-benar keluar dan kapan hanya sekadar tipu-tipu? Belajar membaca indikator CVD sudah cukup, karena indikator ini dapat langsung mencerminkan apa yang sedang dilakukan oleh dana.
CVD pada dasarnya adalah sebuah rumus: jumlah pembelian aktif dikurangi jumlah penjualan aktif. Ini terlihat sederhana, tetapi dalam praktiknya ada banyak ilmu di baliknya. Ketika CVD bergerak ke atas, itu menunjukkan adanya dana nyata yang masuk; sebaliknya, jika CVD berbalik turun, biasanya itu adalah dana besar yang diam-diam keluar dari pasar.
Namun, ada satu jebakan yang harus dihindari: CVD kontrak perpetual dan CVD spot benar-benar berbeda. CVD kontrak perpetual lebih banyak mencerminkan fluktuasi emosi dari dana leverage, mudah dipengaruhi oleh manipulasi pasar atau tekanan short squeeze, sehingga banyak mengandung "air" (informasi palsu). Sebaliknya, CVD spot lebih nyata karena didasarkan pada transaksi nyata, sehingga dapat menggambarkan niat dana jangka menengah dan panjang dengan lebih akurat.
Yang paling berguna adalah melihat sinyal divergensi. Ketika harga naik tetapi CVD justru menurun, ini adalah sinyal kontra arah yang sangat besar kemungkinannya, dan sering kali menandakan breakout palsu, sehingga harga bisa langsung jatuh dari posisi tertingginya. Jika saat harga turun, CVD juga berhenti menurun, itu menunjukkan kekuatan penjualan mulai melemah, dan pasar hampir tidak mampu lagi menekan harga. Singkatnya, harga bisa menipu, tetapi aliran dana tidak.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
11 Suka
Hadiah
11
8
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
LiquidityWizard
· 5jam yang lalu
CVD spot tidak menipu, kontrak yang penuh dengan air palsu itu sudah bosan dilihat, setiap kali selalu jebakan untuk mengerek harga
Lihat AsliBalas0
BlockchainFries
· 01-21 11:53
又是CVD? Bro, aku sudah pakai selama setengah tahun, sistem spot itu memang jauh lebih andal daripada kontrak
Lihat AsliBalas0
LowCapGemHunter
· 01-21 11:53
CVD spot ini benar-benar hebat, di sana terlalu dalam, selalu tertipu. Begitu sinyal divergensi muncul, saya langsung kabur, agar tidak terjatuh di posisi tinggi.
Lihat AsliBalas0
DeepRabbitHole
· 01-21 11:52
CVD spot adalah teman sejati, yang perpetual itu palsu banget
Lihat AsliBalas0
StablecoinAnxiety
· 01-21 11:49
Sial, akhirnya ada yang menjelaskan dengan jelas, CVD spot adalah yang sebenarnya, di bagian perpetual terlalu dalam airnya
Lihat AsliBalas0
SlowLearnerWang
· 01-21 11:46
Eh... Kalau tahu dari awal, saya akan lihat CVD spot saja, di bagian perpetual sudah main-main selama setengah hari semuanya cuma air kosong
Lihat AsliBalas0
MagicBean
· 01-21 11:45
CVD spot benar-benar luar biasa, semua kekurangan di perpetual yang sudah saya lihat bosan, begitu sinyal divergensi muncul langsung kabur
Lihat AsliBalas0
DegenWhisperer
· 01-21 11:40
CVD spot tidak akan menipu, banyak sekali manipulasi di perpetual, saya sudah lama melihatnya dengan jelas
Mau memahami kapan benar-benar keluar dan kapan hanya sekadar tipu-tipu? Belajar membaca indikator CVD sudah cukup, karena indikator ini dapat langsung mencerminkan apa yang sedang dilakukan oleh dana.
CVD pada dasarnya adalah sebuah rumus: jumlah pembelian aktif dikurangi jumlah penjualan aktif. Ini terlihat sederhana, tetapi dalam praktiknya ada banyak ilmu di baliknya. Ketika CVD bergerak ke atas, itu menunjukkan adanya dana nyata yang masuk; sebaliknya, jika CVD berbalik turun, biasanya itu adalah dana besar yang diam-diam keluar dari pasar.
Namun, ada satu jebakan yang harus dihindari: CVD kontrak perpetual dan CVD spot benar-benar berbeda. CVD kontrak perpetual lebih banyak mencerminkan fluktuasi emosi dari dana leverage, mudah dipengaruhi oleh manipulasi pasar atau tekanan short squeeze, sehingga banyak mengandung "air" (informasi palsu). Sebaliknya, CVD spot lebih nyata karena didasarkan pada transaksi nyata, sehingga dapat menggambarkan niat dana jangka menengah dan panjang dengan lebih akurat.
Yang paling berguna adalah melihat sinyal divergensi. Ketika harga naik tetapi CVD justru menurun, ini adalah sinyal kontra arah yang sangat besar kemungkinannya, dan sering kali menandakan breakout palsu, sehingga harga bisa langsung jatuh dari posisi tertingginya. Jika saat harga turun, CVD juga berhenti menurun, itu menunjukkan kekuatan penjualan mulai melemah, dan pasar hampir tidak mampu lagi menekan harga. Singkatnya, harga bisa menipu, tetapi aliran dana tidak.