Geopolitical tensions intensify coupled with Japanese debt pressure, leading to continuous inflows of safe-haven funds into the precious metals market. Pada perdagangan pagi hari Rabu, emas spot melanjutkan kekuatannya, menembus angka kunci 4800 dolar/ons untuk pertama kalinya, kemudian terus menguat, mencapai sekitar 4819.75 dolar/ons, mencatat rekor tertinggi baru.
Logika di balik tren kenaikan ini sangat jelas—sentimen risiko global melemah, dan dana mencari tempat perlindungan. Obligasi pemerintah Jepang tertekan dan ketegangan geopolitik saling terkait, mendorong investor menambah posisi dalam emas. Sebaliknya, kinerja perak spot relatif lemah, mengalami koreksi jangka pendek yang signifikan, sempat turun di bawah 94 dolar/ons.
Dari sudut pandang pola pasar, perbedaan antara emas dan perak mencerminkan ekspektasi berbeda terhadap aset risiko. Emas, sebagai logam mulia yang secara tradisional dianggap sebagai aset safe-haven, mendapatkan lebih banyak perhatian, sementara perak, yang memiliki atribut industri yang lebih kuat, tertahan oleh penurunan preferensi risiko. Posisi kuat emas saat ini sulit dibalik dalam waktu dekat.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
14 Suka
Hadiah
14
6
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
MetaverseLandlord
· 23jam yang lalu
Emas kembali mencapai rekor tertinggi, sementara perak yang sampah ini malah turun...Benar-benar harus all in di emas
Lihat AsliBalas0
BoredApeResistance
· 23jam yang lalu
Emas kembali mencapai rekor tertinggi baru, tetapi bagaimana dengan perak yang masih tidur... Rasanya dalam gelombang perlindungan ini, perak benar-benar terlupakan
Lihat AsliBalas0
BlockDetective
· 23jam yang lalu
Emas mencapai rekor tertinggi lagi, tetapi perak malah melempem, perbedaan ini membuat saya agak tidak nyaman.
Lihat AsliBalas0
SmartContractRebel
· 23jam yang lalu
Emas sudah menembus 4800, perak masih berjuang di sana... Perbedaan ini memang cukup tajam.
Lihat AsliBalas0
DeFiVeteran
· 23jam yang lalu
Emas kembali mencapai rekor tertinggi, ritme ini... benar-benar menunjukkan suasana perlindungan risiko yang penuh
Lalu bagaimana dengan perak yang masih saja menurun, kapan industri akan bangkit kembali
Ketika situasi geopolitik tegang, orang harus menimbun emas, pola ini sudah terlalu umum
Sudah menembus 4800? Berapa banyak ketakutan yang dibutuhkan untuk mendorong harga setinggi ini
Tidak bisa melawan tren jangka pendek... ngomong-ngomong, bagaimana dengan jangka panjang, siapa yang tahu
Dengan cara ini, utang Jepang membuat investor Asia harus merasa sangat tidak nyaman
Perak kali ini diperlakukan berbeda, tapi itu masuk akal
Pasar perlindungan risiko begitu agresif, rasanya pasar saham akan terus turun
Sekarang masuk ke pasar emas, apakah mengejar harga tinggi atau membeli saat harga rendah, kalian semua
Peningkatan risiko geopolitik = perayaan emas, rumus ini sangat stabil
Lihat AsliBalas0
BlockBargainHunter
· 23jam yang lalu
Emas kembali mencapai rekor tertinggi baru, ini benar-benar raja perlindungan sejati, kali ini perak benar-benar tertinggal.
Geopolitical tensions intensify coupled with Japanese debt pressure, leading to continuous inflows of safe-haven funds into the precious metals market. Pada perdagangan pagi hari Rabu, emas spot melanjutkan kekuatannya, menembus angka kunci 4800 dolar/ons untuk pertama kalinya, kemudian terus menguat, mencapai sekitar 4819.75 dolar/ons, mencatat rekor tertinggi baru.
Logika di balik tren kenaikan ini sangat jelas—sentimen risiko global melemah, dan dana mencari tempat perlindungan. Obligasi pemerintah Jepang tertekan dan ketegangan geopolitik saling terkait, mendorong investor menambah posisi dalam emas. Sebaliknya, kinerja perak spot relatif lemah, mengalami koreksi jangka pendek yang signifikan, sempat turun di bawah 94 dolar/ons.
Dari sudut pandang pola pasar, perbedaan antara emas dan perak mencerminkan ekspektasi berbeda terhadap aset risiko. Emas, sebagai logam mulia yang secara tradisional dianggap sebagai aset safe-haven, mendapatkan lebih banyak perhatian, sementara perak, yang memiliki atribut industri yang lebih kuat, tertahan oleh penurunan preferensi risiko. Posisi kuat emas saat ini sulit dibalik dalam waktu dekat.