Menurut laporan dari PANews pada 14 Januari, Yayasan VeraChain melakukan restrukturisasi organisasi secara besar-besaran. Terutama, pengembang inti Alberto akan meninggalkan tim untuk memulai bisnis Web2.0 yang baru, dan sekaligus memutuskan untuk melakukan pengurangan tenaga kerja di sebagian besar bagian pemasaran ritel. Hal ini tampaknya merupakan hasil dari peninjauan strategis yang dilakukan dari tahun 2024 hingga 2025.
Keterbatasan Strategi Berbasis Ritel dan Restrukturisasi Tenaga Kerja
Latar belakang keputusan Yayasan VeraChain untuk memangkas besar-besaran tenaga kerja di bagian pemasaran ritel adalah karena efektivitas strategi berfokus pada ritel di seluruh industri cryptocurrency pada tahun 2024 dan 2025 menurun secara signifikan. Di kalangan para ahli industri, strategi ini juga secara luas dianggap tidak lagi menjadi pendekatan yang kompetitif. Oleh karena itu, VeraChain memutuskan untuk mengalihkan sumber daya yang terbatas ke bidang yang lebih strategis dan fokus pada penguatan kemampuan dasar organisasi.
Perubahan pada Alberto dan Tim Pengembang Inti
Beberapa pengembang inti, termasuk Alberto, sedang mencari peluang baru. Alberto berencana untuk bersama mantan profesional di bidang perbankan untuk mendirikan perusahaan baru berbasis Web2.0, yang dipandang sebagai langkah yang mencerminkan tren terbaru dalam ekosistem blockchain dan diversifikasi komunitas pengembang. Perubahan personel ini juga merupakan contoh umum dari masalah kehilangan talenta yang dialami proyek blockchain.
Strategi Baru VeraChain dan Dukungan Ekosistem PoL
Melalui restrukturisasi ini, VeraChain berencana untuk memfokuskan kemampuan saat ini pada 3 hingga 5 proyek aplikasi yang menjanjikan. Prioritasnya adalah memilih perusahaan yang memiliki ketergantungan rendah terhadap pasar cryptocurrency dan memiliki sedikit tumpang tindih dengan ekosistem VeraChain yang sudah ada. Proyek-proyek yang terpilih akan mendapatkan dukungan penerbitan PoL(Proof of Liquidity) dari tim VeraChain serta dukungan teknis yang nyata, guna memperkuat fondasi ekosistem secara lebih kokoh.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
VeraChain Alberto, pengembang, keluar, dan tim pemasaran melakukan restrukturisasi besar-besaran
Menurut laporan dari PANews pada 14 Januari, Yayasan VeraChain melakukan restrukturisasi organisasi secara besar-besaran. Terutama, pengembang inti Alberto akan meninggalkan tim untuk memulai bisnis Web2.0 yang baru, dan sekaligus memutuskan untuk melakukan pengurangan tenaga kerja di sebagian besar bagian pemasaran ritel. Hal ini tampaknya merupakan hasil dari peninjauan strategis yang dilakukan dari tahun 2024 hingga 2025.
Keterbatasan Strategi Berbasis Ritel dan Restrukturisasi Tenaga Kerja
Latar belakang keputusan Yayasan VeraChain untuk memangkas besar-besaran tenaga kerja di bagian pemasaran ritel adalah karena efektivitas strategi berfokus pada ritel di seluruh industri cryptocurrency pada tahun 2024 dan 2025 menurun secara signifikan. Di kalangan para ahli industri, strategi ini juga secara luas dianggap tidak lagi menjadi pendekatan yang kompetitif. Oleh karena itu, VeraChain memutuskan untuk mengalihkan sumber daya yang terbatas ke bidang yang lebih strategis dan fokus pada penguatan kemampuan dasar organisasi.
Perubahan pada Alberto dan Tim Pengembang Inti
Beberapa pengembang inti, termasuk Alberto, sedang mencari peluang baru. Alberto berencana untuk bersama mantan profesional di bidang perbankan untuk mendirikan perusahaan baru berbasis Web2.0, yang dipandang sebagai langkah yang mencerminkan tren terbaru dalam ekosistem blockchain dan diversifikasi komunitas pengembang. Perubahan personel ini juga merupakan contoh umum dari masalah kehilangan talenta yang dialami proyek blockchain.
Strategi Baru VeraChain dan Dukungan Ekosistem PoL
Melalui restrukturisasi ini, VeraChain berencana untuk memfokuskan kemampuan saat ini pada 3 hingga 5 proyek aplikasi yang menjanjikan. Prioritasnya adalah memilih perusahaan yang memiliki ketergantungan rendah terhadap pasar cryptocurrency dan memiliki sedikit tumpang tindih dengan ekosistem VeraChain yang sudah ada. Proyek-proyek yang terpilih akan mendapatkan dukungan penerbitan PoL(Proof of Liquidity) dari tim VeraChain serta dukungan teknis yang nyata, guna memperkuat fondasi ekosistem secara lebih kokoh.